#13 : Menutup Pesona
Diam-diam aku mengambil potret lelaki yg berada di hadapanku. Kamera handphone-ku berbunyi dan dia seketika menoleh.
“Ck, dasar paparazi,” katanya.
Namun aku hanya senyum cengengesan mendengar dia berujar seperti itu.
“Jadi udah berapa ratus foto gue yg ada di galeri HP lo?” tanyanya.
“Hm, lumayan banyak lah kalau dikumpulin sejak SMA.”
“Gimana lo mau punya cowok, di galeri HP lo foto gue yg ganteng semua.”
“Ya emang ganteng gimana dong?”
“Dih lo tuh gak ada jaim-jaimnya kenapa sih!”
Aku terbahak menertawakan ekspresinya yg seolah risih.
.
“Kenapa sih lo suka banget sama cowok pakai topi?”
“Suka aja.”
“Nah tuh cowo pakai topi, foto juga gih,” katanya menunjuk orang secara random.
“Nggak ah, lo model yg pas buat jadi koleksi gue.”
“Kalau dipikir-pikir yg lo upload di socmed lo juga muka gue gak pernah kelihatan, kan gak bisa pamer kegantengan gue.”
“Suka-suka gue dong!”
“Ya mubadzir kan. Tapi lumayan lah jadi ada sponsor selama ini gue gak pernah beli topi, lo semua yg beliin.”
“Tiap anniversary.”
“Iya setahun sekali. Dan tahun ini topi ke-13 hm lama juga ya kita temenan.”
.
Kami cukup mengenal selama 13 tahun ini, hidup bertetangga dengannya tidak serta merta hanya bertegur sapa ketika jumpa. Kami sering jalan berdua, kadang terlihat seperti adik-kakak, kadang juga mungkin seperti sepasang kekasih.
Dan aku selalu memberikan sebuah topi setiap tahun kebersamaan kami. Bukan hanya karena aku menyukai lelaki dengan topi.
.
“Btw kalau pakai topi kan rambut kece gue gak kelihatan.”
“Rambut lo gak ngaruh, tapi kegantengan lo nambah 80% kalau pakai topi.”
“Riset dari mana tuh?”
“Riset gue haha.”
“Kalau gitu besok gue gundulin aja kepala gue.”
“Jangaaaann!!”
“Kenapa? Kan pakai topi.”
“Gue gak suka cowok botak!”
“Lah gimana sih lo?”
.
Aku membiarkan dia memakai semua topi yg kuberikan, agar dia terbiasa. Namun maksudku, topi itu juga untuk menutupi dirinya. Agar orang lain tidak terlalu menyadari setiap lekuk indah wajahnya. Aku juga tidak ingin orang lain cepat terpesona dengan lelaki yg aku sukai sejak lama.
.
Cr : We Heart It















