Setiap kali aku kangen dengan hubungan kita, aku selalu mendoakan banyak hal tentangmu. Terakhir kali kita ketemu setahun yang lalu, aku merasa doaku untukmu dikabulkan pelan-pelan oleh Tuhan. Tapi sayang, doaku untuk diriku sendiri belum dikabulkan. Bantu doakan, ya.
Aku tiada lagi bisa berpikir untuk mendoakan kebaikanmu. Kali ini aku ingin egois. Aku ingin mendoakan diriku sendiri. Aku tiada peduli bagaimana hidupmu seperti kau tiada pernah peduli perasaanku.
















