harap mangsa petaka.
“Katanya di Selatan ada danau yang bisa lihat masa depan.”
Bilamana yang berkata adalah Figaro Garcia, maka wajib hukumnya untuk memandang sang penyihir dengan tanda tanya, bila tidak dengan penuh curiga. Namun, yang berkata adalah sang pangeran muda berambut platina, dengan kuriositas semanis gula dan suara penuh tanya, seolah kata-katanya bukan fakta, dan yang berada di hadapannya bukanlah seorang mantan satria dari wilayah tengah negara dan wira yang dielukan sebagai orang bijaksana.
Keep reading

























