Kabar baiknya, dia menjadi baja yang tidak mudah patah.
Kabar buruknya, jiwa nya mati rasa dan tak bisa lagi merasakan apa-apa.
Gapapa.. Kita masih punya Allah

Origami Around
Sade Olutola
todays bird

PR's Tumblrdome

祝日 / Permanent Vacation
Alisa U Zemlji Chuda

Janaina Medeiros
TVSTRANGERTHINGS
I'd rather be in outer space 🛸
sheepfilms
occasionally subtle

roma★

❣ Chile in a Photography ❣
Misplaced Lens Cap
YOU ARE THE REASON
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

#extradirty
KIROKAZE
seen from United States
seen from United Arab Emirates
seen from Bangladesh

seen from United States

seen from United States

seen from Bangladesh
seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Trinidad & Tobago

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Poland
seen from Kenya

seen from Austria
seen from France
seen from Türkiye
seen from United States
@prihandini
Kabar baiknya, dia menjadi baja yang tidak mudah patah.
Kabar buruknya, jiwa nya mati rasa dan tak bisa lagi merasakan apa-apa.
Gapapa.. Kita masih punya Allah

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ya Allah
Tidak ada hati yang benar benar sembuh sampai ia menuju keridhaanMu.
Tidak ada pulang yang menjamin aman jika tidak menjadikan Engkau sebagai rumahnya.
Tidak ada patah yang bisa kembali tumbuh kecuali ditanami kembali dengan benih cinta kepadaMu.
Semua hal yang diusahakan didunia ini belum benar-benar tepat sasaran sampai engkau yang menjadi titik tumpunya.
Aku lemah. Aku rapuh. Hatiku mudah goyah, mudah hilang arah, mudah berubah-ubah karena itu kuatkan aku, bimbing aku, sembuhkan aku.
Berulang kali aku jatuh. Tapi mengapa sakitnya tak membuatku jera sampai kini. Maaf jika aku mencariMu hanya dititik titik terlemah ku, karena aku sadar tak ada zat yang Maha kuat yang bisa menguatkan dan menghidupkan kembali jiwa yang telah mati selain yang menciptakan aku.
Berharap kepada manusia menjadi sebab patah terbesar ku sejauh ini. Menggantungkan harapan pada hal yang fana dan tak pasti.
Gapapa ya Allah jika harus sakit seperti ini. Pinta terbesar ku semoga ini menjadi langkah awal ku yang kesekian untuk kembali berbalik arah menujuMu, menuju keridhaanMu.
Cairo | 23 Feb 2026
01:14 Clt.
#ImDone
Berbaiksangkalah atas kehilangan yang menyapamu. Sebab, barangkali, kehilangan adalah cara Tuhan untuk menemukan dengan sesuatu yang lebih layak untukmu.
Kamu takkan menyukai seseorang kalau bukan Allah yang menggerakkan hatimu.
Kenapa?
Kerana cinta itu rahmat,
dan rahmat hanya datang daripada Allah.
Allah izinkan kamu mengenalnya,
Allah bukakan rasa di hatimu.
Tetapi itu bukan jaminan
dia adalah takdirmu.
Mungkin dia hanya singgah sebagai pengajaran.
Mungkin juga hadir sebagai ujian keimanan.
Bukan semua rasa berakhir dengan memiliki.
Ada rasa yang hadir unituk mendewasakan hati, bukan untuk disimpan selamanya.
Dan bila Allah menariknya pergi, percayalah…
Allah sedang menjaga hatimu dan imanmu.
- dari Threads
Apa yang jadi masa lalu hanyalah masa lalu~
Alhamdulillah ala kulli hallin waa astaghfirullah~
Terima kasih untuk kalian
Sebelumnya rasanya aku tidak pernah jadi favorit siapa pun, sekarang ada kalian pria-pria bucinqu, terutama pria kecil di tengah foto itu.
Terima kasih Allah telah menghadirkan mereka dalam hidupku, semoga aku selalu bersyukur dan menjaga rasa syukur dan kebahagiaanku, memiliki mereka.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Pagi ini bangun tidur teringat seseorang yang udah lama gw lupa. Mbah uti, ibu dari bapak. Bahkan wajahnya pun udah ga inget, karena almarhumah udah lama meninggal sejak gw masih kecil. Yang gw inget hanya namanya. Satu2nya memori yang gw paling inget bersama beliau, waktu gw lagi di rumahnya trus disuapin makan nasi ayam goreng masakannya dengan lahap sampe habis, sambil beliau bilang dengan terseyum lebar, "ya kan enak kan bikinan mbah..". ya Allah, salah satu makanan terbaik dalam hidup gw, nasi ayam goreng yang dimasak pake tungku, disuapin mbah uti. I miss her.. a lot. Semoga Allah selalu menyayangimu..melapangkan dan menerangkan kuburmu, menjauhkan siksa kubur dan mengampuni segala dosamu, aamiin.
ya Allah izinkanlah..
Dear Syams (1)
Dear Syams, anakku sayang. Saat2 paling membahagiakan bagi mama adalah di malam hari ketika bersamamu, mendekapmu ketika tidur, dan menggendong-memangku ketika kamu tidak nyaman tidur di kasur. Membuatkanmu susu (iya, aku memberikan asi+sufor untuk anakku,jangan tanya kenapa, tapi ketahuilah, setiap ibu sejatinya hanya ingin full asi untuk anaknya), menggantikanmu popok. Atau kemudian menidurkanmu di bahu atau dada mama agar kamu merasa lebih hangat dan nyaman, semoga. Ketika kamu tidur di dada mama, mengingatkan proses IMD-jatuh cinta pertama kali melihat matamu, darah dagingku, meskipun boleh dibilang, proses IMD kita ga berhasil2 amat. Sering sekali, ketika kamu terlelap di pangkuan mama, akanku diamkan lama, ingin kunikmati lebih lama menatap wajahmu yang tertidur lelap, calming. Nak,kita tidak pernah bisa memilih terlahir dari ortu yang seperti apa, keluarga yang bagaimana. Semoga kelak nanti kamu tidak menyesal punya ibu seperti umma, yang banyak sekali kekurangannya. Dear Syams, jika nanti kamu telah dewasa sementara umma telah tiada, maka doamu yang akan menerangi di alam kubur mama. Love you nak, always.
Apa yang sering terlupa dari sekian cara untuk meraih ridha suami?
Merendah.
Merendah agar kita ingat terus bahwa kita ini bukan istri yang pandai. Semoga karena itu, kita mau terus dinasehati dan diingatkan.
Tidak marah saat ditegur. Tidak mudah tersinggung saat diberi nasihat.
Sebab merendah berbanding lurus dengan tunduk.
Bila hati telah merendah, maka ia akan mudah tunduk, lalu taat.
Yang demikian, akan mudah diperoleh bila hati kita lembut.
Maka.. Mintalah. Mintalah agar Allaah senantiasa menjadikan hati kita lembut.
Mintalah pertolongan Allaah selalu
Sebab kita ini makhluk lemah dan suka khilaf.
Saking lemahnya diri kita, sampai sampai dalam ibadah terlama ini, tak sedektikpun kita sanggup dan berdaya kecuali hanya karena pertolongan Allaah.
@lolanyunyu
https://www.instagram.com/p/B0AR77iJNoB/?igshid=gkcc6t2cwzs5
Orangtuamu Akan Sempurna Ketika Masa Itu Tiba
Gw lupa baca dimana, di tulisan tentang kematian seorang laki-laki itu, penulis kira-kira bilang gini, “ketika dia pergi, aku baru menyadari bahwa dia adalah ayah yang sempurna bagi anak-anaknya.”
Begitulah sebagian manusia, meninggal kemudian hanya kebaikannya yang tertinggal. Gw dan bapak tuh sering banget berantem, di rumah gw lah yang paling ga sabar ngadepin bapak, jarang akur. Tapi sesekali telponan lama, kayak sahabat cerita macem-macem sampai beberapa jam.
Bapak sering ga mengerti pilihan-pilihan hidup gw yang ga sesuai dengan gengsinya. Kadang gw tertekan karena dia nampak kurang mendukung apa yang gw upayakan. Bapak pendukung 01 garis keras, gw sebaliknya, dan kami sering adu argumen.
Tapi ketika bapak meninggal pada awal Ramadhan lalu, semua kesalahannya menguap. Semua hubungan tak baik kami terlihat tidak penting. Yang terkenang cuma kebaikan-kebaikan dan kesempurnaannya sebagai ayah.
Bapak yang rela pinjam uang supaya gw bisa berangkat tes ke ITB, bapak yang selalu nungguin pengumuman masih dengan seragam ketika gw daftar SMP dan SMA favorit, bapak yang menggenggam tangan gw ketika gw koma di rumah sakit dan membuka mata untuk pertama kali melawan maut, Bapak yang selalu dengan bangga bilang gw S2 gratis tis, Bapak yang mendukung pernikahan gw dengan orang yang gw kira akan dia ragukan, Bapak yang berkaca-kaca menikahkan gw, Bapak yang selalu nganter dan nunggu bus malam mengantarkan gw ke Bandung, Bapak yang dengan semangat mau anter gw dan suami ke rumah mertua di hari kedua lebaran dan ngajak sekampung padahal mobilnya cuma Avanza, Bapak yang selalu mengupayakan yang terbaik buat gw meski itu diluar kemampuannya.
Kalau orang tuamu cuma bawel, melarang kamu menikah dengan si ini, cerewetin ini itu, ngelarang kamu kerja atau sekolah di tempat tertentu, nyuruh sholat mulu, inget ini :
Suatu hari, ketika mereka ga ada dan ga bisa kembali, yang bakal kamu ingat adalah kesempurnaan mereka sebagai orang tua. Kesempurnaan ini akan membuatmu tersiksa, karena sudah terlalu banyak mengeluhkan mereka, di saat mereka sibuk berbuat yang terbaik buat kamu.
Percaya deh, kekurangan mereka tidak akan ada artinya bagi kita ketika mereka sudah ga ada. Kita akan begitu mudah memaklumi kesalahan-kesalahan mereka, karena baru tahu bahwa kebaikannya luar biasa. Lalu kita akan berpikir, kenapa ga ketika mereka masih hidup kita memakluminya jadi punya hubungan yang lebih baik sama mereka?
Percaya deh, orang tuamu sudah melakukan hal terbaik yang bisa mereka lakukan. Mumpung masih ada, banyak - banyak maklumi kekurangannya. Sebelum kamu nyesel kayak gw.
Malam 1 Syawal, pertama kalinya tanpa Bapak. Yang dikira bakal fullteam sama 2 anak 2 mantu 1 cucu, ternyata jadi tanpa Bapak.
😭😭😭

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
ayah.. dalam hening sepi kurindu..
Jangan lupa mohon maaf juga untuk yang sering kau beri harapan palsu; dirimu sendiri.
:’)
Klo bosan bersabar, ganti gaya dengan bersyukur
anonymous
Setelah Kita Mati
Kebanyakan kita—terutama saya memandang alam kubur, padang mahsyar, dan akhirat hanya sebatas alam dan tahapan yang harus dipercaya semata.
Kita gagal membayangkan dan memandang ketiganya sebagai realita yang harus kita hadapi dan jalani sebagaimana membayangkan hidup kita saat nanti sudah berusia 40 tahun, 50 tahun, atau 60 tahun.
Bayangkan bagaimana nanti di usia 40 tahun, barangkali kita sudah punya rumah yang cukup besar, anak-anak sudah mulai besar, sebagiannya akan masuk kuliah, kita beraktivitas ini dan itu.
Seperti itulah semestinya bagaimana kita membayangkan alam kubur dan hari penghakiman kelak. Bahwa itu tidak hanya benar-benar terjadi, tapi juga benar-benar dapat dirasakan oleh segenap panca indera di tubuh kita seperti saat ini.
Sakitnya akan terasa sakit. Panasnya akan terasa panas. Dinginnya akan terasa dingin. Senangnya akan terasa senang. Dan sedihnya akan terasa sedih.
Saat dikatakan bahwa di alam kubur akan datang malaikat yang bertanya, atau akan datang seseorang yang jadi perwujudan amal-amal kita di dunia, itu literally benar-benar ada orang yang datang sebagaimana jika hari ini ada orang yang mendatangi kita.
Saat dikatakan bahwa kita akan dibangkitkan dan dikumpulkan di padang mahsyar lalu kita akan mempertanggungjawabkan hidup kita di dunia, itu literally benar-benar kita ngantree, digilir satu-satu, diinterogasi, diadili, didatangkan bukti-bukti, dan diputuskan ganjarannya surga atau neraka.
Saat dikatakan nanti penghuni neraka akan dibakar, dicabik-cabik, dan diberi minum nanah, itu literally benar-benar dibakar, dicabik-cabik, dan diberi minum nanah. Bayangkan saja bagaimana jika hari ini kamu dibakar dan diberi minum nanah. Nah seperti itulah rasanya. Begitu juga dengan surga.
Jujur saja, serinci-rincinya rencana hidup kebanyakan kita, paling hanya mentok sampai kita mati, mungkin seumur 60-an. Disini, tanpa sadar kita sudah gagal membayangkan dan menerima alam kubur dan akhirat sebagai sebuah realita.
Padahal, kalau kita berhasil membayangkan dan menerimanya sebagai realita, pastilah kita sekarang gak akan se-selaw ini. Itulah iman.
Apa rencanamu setelah mati?
Kalibata | Taufik Aulia
“Allah, sungguh aku tak berharap apapun dari perjuanganku. Pun tentang hasil akhirnya, sudah sejak awal kuserahkan kepada-Mu. Aku hanya berharap, semua yang kuusahakan, termasuk perjalanan panjang memperbaiki niat dan menggenapkan langkah-langkahnya, akan menjadi amal shalih yang kelak bersaksi di hadapan-Mu, bahwa telah kugadaikan keinginan dan keakuanku. Sebab, aku tahu, jika semua untuk-Mu, inginku sudah tak penting lagi. Laa hawla wa laa quwwata illa billah.”
—

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Cerita Persalinan
Senin malam tanggal 13 Mei 2019, aku kembali merasakan kontraksi tetapi rasanya lebih sakit dari sebelumnya (kontraksi palsu). Tetapi karena kuanggap sama saja dengan kontraksi-kontraksi sebelumnya, aku masih memaksakan diri untuk tidur. Tidur-duduk selonjoran untuk mengurangi kontraksi-tidur lagi. Sebenarnya bukan mengurangi kontraksi, tapi menunggu kontraksi hilang sejenak.
Pukul 2.00 pagi, 14 Mei 2019, aku masih ga bisa tidur. Bangun, shalat tarawih-tahajjud. Tahajjud terakhir belum sempat kuselesaikan. Pukul 03.30, turun ke bawah untuk (ikut) sahur. Sambil makan sambil menahan mulasnya kontraksi yang datang makin sering (5 menit sekali). Ibu mertua bilang, itu sudah masuk tanda-tanda mau melahirkan. Oh no, aku beneran belum siap untuk melahirkan!
Rasanya sudah campur aduk antara ngantuk, cape, sakit dan takut. Makanan saat sahur pun aku muntahkan. Akhirnya aku mengalami moment ini. Gelombang cinta aka kontraksi, yang sakit mulesnya 100x lipat dari mules saat menstruasi. Sudah ada flek bercampur lendir.
Aku sempatkan untuk video call ke Bapak, minta maaf dan minta ridhonya untuk persalinan. Ya Rabb, seandainya ada Bapak di dekatku ingin sekali rasanya memeluk erat dan menenggelamkan segala tangis di pundaknya. Kangen Bapak.
Suami segera telp ke bidan terdekat tempat biasa aku kontrol kehamilan. Pukul 06.30 aku diantar ke klinik bersalin oleh suami (bonceng motor). Sebelum berangkat aku mengucap bismillah dan meminta pada Allah agar dimudahkan perjalanannya, tidak terjadi kontraksi saat di motor. Alhamdulillah.. Allah mudahkan.
Sampai klinik bersalin, bidan langsung cek bukaan. Ugh, dicek bukaan adalah salah satu tindakan paling sakit yang pernah aku rasakan. Ternyata sudah masuk bukaan 5-6. Alhamdulillah! Senang sekaligus takut karena rasa sakitnya kontraksi makin menjadi-jadi. Sambil menunggu bukaan naik, aku "menikmati" kontraksi sambil bolak-balik jalan di kamar inap, ditemani ibu mertua dan suami. Sambil ngantuk, masih disuapi untuk makan lagi, sempat muntah-muntah juga.
Pukul 10.00 bidan jaga kembali cek bukaan, masih bukaan 6. Pukul 13.30 ketuban pecah, masuk bukaan 7. Bidan senior bilang seharusnya pukul 12.00 sudah lahiran. Masuk ruang bersalin. Makin takut tapi aku harus berjuang, karena adek pun sudah berjuang membuka jalan. Akhirnya disuntik perangsang. Rasa mulesnya makin berkali-kali lipat. Perut makin kayak didorong-dorong buat dikeluarin isinya. La hawla wala kuwwata illa billah.
Aku sempat berteriak dan mengeluh sakit beberapa kali. Seisi ruangan mengingatkanku untuk jangan berteriak dan mengejan terlebih dahulu. Padahal udah lemas banget rasanya bused dah. Ibu mertua sampai bilang, "klo dirasa sakit remas tangan ummi", tapi boro2 remas tangan, sudah lemas duluan dan mikir gimana biar adek cepat keluar (dan cepat berlalu rasa sakitnya). Ya Allah.. jadi begini rasanya pertaruhan nyawa buat melahirkan normal.
Masuk sesi mengejan, tim bidan bilang paling gak 5x mengejan adek bayi sudah keluar. Awalnya aku kesulitan mengejan karena rasanya sangat-sangat ingin teriak. Begitu masuk 3x mengejan, bidan bilang 1-2x lagi sudah keluar semua nanti bayinya. Aku lebih bersemangat lagi untuk mengejan. Dan tepat pada pukul 14.05, adek lahir. Air ketuban ikut keluar lagi, hangat. Teriakan adek diikuti tangisan haru suami.
Nanti adek baca cerita ini juga ya, ingat selalu perjuangan kita. Mama Papa sayang adek Syams.
Karena aku tak mau orang lain menghakimi dan menghukumi sesuatu yang mereka tak ketahui tentangku, demikian pula sikapku kepada mereka.