Dear Syams (1)
Dear Syams, anakku sayang. Saat2 paling membahagiakan bagi mama adalah di malam hari ketika bersamamu, mendekapmu ketika tidur, dan menggendong-memangku ketika kamu tidak nyaman tidur di kasur. Membuatkanmu susu (iya, aku memberikan asi+sufor untuk anakku,jangan tanya kenapa, tapi ketahuilah, setiap ibu sejatinya hanya ingin full asi untuk anaknya), menggantikanmu popok. Atau kemudian menidurkanmu di bahu atau dada mama agar kamu merasa lebih hangat dan nyaman, semoga. Ketika kamu tidur di dada mama, mengingatkan proses IMD-jatuh cinta pertama kali melihat matamu, darah dagingku, meskipun boleh dibilang, proses IMD kita ga berhasil2 amat. Sering sekali, ketika kamu terlelap di pangkuan mama, akanku diamkan lama, ingin kunikmati lebih lama menatap wajahmu yang tertidur lelap, calming. Nak,kita tidak pernah bisa memilih terlahir dari ortu yang seperti apa, keluarga yang bagaimana. Semoga kelak nanti kamu tidak menyesal punya ibu seperti umma, yang banyak sekali kekurangannya. Dear Syams, jika nanti kamu telah dewasa sementara umma telah tiada, maka doamu yang akan menerangi di alam kubur mama. Love you nak, always.












