āI have chosen youā
Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata, āPerkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?ā (Yohanes 6:60)
Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya: āApakah kamu tidak mau pergi juga?ā (Yohanes 6:67)
Perkataan yang keras itu ialah pengajaran Tuhan Yesus kepada murid-murid dan banyak orang yang mencari Dia. Sebelumnya Tuhan Yesus mengatakan bahwa Ia adalah roti hidup (Yohanes 6:35). Orang-orang yang mendengarkan pengajaran Tuhan Yesus tidak dapat memahami apa maksud perkataan-Nya tersebut. Mereka merasa hal ini tidak masuk akal dan mereka tidak sanggup memahaminya. Oleh sebab itu banyak orang mulai meninggalkan-Nya. Bahkan Tuhan Yesus bertanya kepada kedua belas murid-Nya jika mereka juga akan meninggalkan Yesus.
Tidak hanya murid-murid Yesus, tidakkah kita juga sering merasa tidak sanggup untuk memahami maksud Yesus? Apakah kita dapat mengerti semua maksud Tuhan dan firman-Nya? Terlebih lagi, apakah kita sanggup mengikuti Yesus dengan semua hal yang kita ketahui tentang Dia?
Ada harga yang harus dibayar. Ketika mengikuti Tuhan Yesus, ada banyak hal yang harus kita korbankan dan tinggalkan. Mengikut Tuhan Yesus tidak seperti kita mengikuti orang-orang di sosial media, yang ketika kita bosan atau tidak cocok, dapat kita unfollow begitu saja. Mengikuti Tuhan Yesus artinya berani menaruh keinginan-keinginan, pengertian, pengetahuan, keyakinan, dan apapun yang kita miliki, dan sepenuhnya menaruh kehidupan kita di tangan Yesus.
Lalu Ia berkata: āSebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorang pun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.ā (Yohanes 6:65)
Kita dipilih untuk dapat datang kepada-Nya. Tuhan Yesus tahu betul bahwa kita ini hanyalah manusia biasa, yang tidak sanggup untuk mengikuti Dia. Kepada kedua belas murid-Nya Ia berkata āBukankah Aku sendiri yang telah memilih kamu yang dua belas ini?ā (Yohanes 6:70). Karunia yang Tuhan berikan kepada kita, tidak hanya karunia keselamatan, melainkan karunia untuk dapat mengikuti Tuhan dan datang kepada-Nya. Oleh sebab itu ketika kita bisa percaya dan menerima Tuhan Yesus, itu adalah privillage kita sebagai orang percaya. Terlebih lagi untuk dapat mengikuti Tuhan Yesus, walaupun kadang terasa berat.
Bukan karena kekuatan kita untuk dapat mengikuti-Nya, melainkan Bapa di surga yang telah memilih kita. Roh Kudus sendiri yang membantu kita untuk dapat memahami setiap perkataan, pengajaran, keinginan, dan isi hati Tuhan. Minta Roh Kudus senantiasa memberi kita kekuatan untuk melakukan perintah Tuhan Yesus dan berjalan dalam kehendak-Nya.











