Tuan. . .
Aku mengingatmu sebagai hujan
Rintikmu terlalu tajam
Aku terpaksa berteduh dan menjauh..
Karna bersamamu terasa menyakitkan.
Sakit yang kamu tinggalkan bukan lagi membekas
Tapi sudah hidup didalam aku
Kasian sekali aku..
Mengemis..
Membujuk..
Mengalah..
Mempertahankan
Memohon agar dicintaimu..
Miris sekali aku, ternyata jatuh cinta;
Harus di perjuangkan semengemis itu.
Bodohnya aku; lakukan seperti
Tidak ada harga dirinya..
Aku selalu mendahulukan perasaanmu walaupun
Aku juga berantakan..
Malang sekali aku..
Tentang kamu yang selalu aku megahkan
Kembali padaku sebagai luka yang
Harus ku ikhlaskan...
EL













