Come Back,
Akhirnya kangen juga. Lanjut kembali jualan. Kali ini hanya open frozen food dan percetakan bismillah.
Siap dikirim kemana aja ya. Madiun-caruban bisa diagendakan COD juga kalau gak mau dikirim.

JVL
styofa doing anything
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
AnasAbdin

izzy's playlists!
h
almost home
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

❣ Chile in a Photography ❣

Andulka

PR's Tumblrdome
ojovivo
dirt enthusiast

titsay
Today's Document
i don't do bad sauce passes
YOU ARE THE REASON

if i look back, i am lost
RMH

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Singapore

seen from Netherlands
seen from Netherlands

seen from Russia
seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from Malaysia
seen from Netherlands

seen from United States
seen from Brazil

seen from Singapore
seen from United States

seen from Germany
seen from Netherlands
@miroplasi
Come Back,
Akhirnya kangen juga. Lanjut kembali jualan. Kali ini hanya open frozen food dan percetakan bismillah.
Siap dikirim kemana aja ya. Madiun-caruban bisa diagendakan COD juga kalau gak mau dikirim.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Pada akhirnya kembali lagi di fase pulang sekolah lanjut jualan. Bedanya kalau dulu sebagai anak sekolah sekarang kerja di sekolahan.
Setelah dilema tahun lalu. Tahun ini adalah jawabannya.
Tuhan, berikanlah kemudahan, kelancaran, dan keberkahan dimanapun berada.
BUTUH SESEORANG
Aku butuh seseorang yang bisa aku ajak berbicara tentang Maha Baik-Nya. Seseorang yang juga melihat setiap kejadian dengan menggali pesan apa yang hendak Ia berikan. Menyebutkan segala baik-Nya dalam setiap ketetapan yang Allah berikan kepada hamba-Nya. Seseorang yang juga mempercayai kehidupan bukan hanya sebatas tentang dirinya tapi juga mengalirkan kebaikan yang Allah ajarkan.
Aku butuh seseorang yang bisa aku ajak berbicara tentang indahnya melabuhkan cinta dan harap pada-Nya. Yang membuat manusia semakin terpacu untuk selalu membawa keikhlasan dalam kerja dan kebaikan. Yang tidak mudah menyerah dan kecewa apabila manusia lain memandang rendah dan mengabaikan kebaikannya. Sebab Ia menyakini, bahwa setiap niat baik dan kebaikan yang sudah dilakukan tidak pernah sia-sia.
Aku butuh seseorang yang bisa aku ajak berbicara tentang upaya-upaya dalam meraih cinta-Nya. Berbicara tentang apa-apa saja yang bisa kita lakukan untuk bisa hidup dalam keridhoan-Nya. Sama-sama memaksimalkan peran yang mungkin berbeda tapi tetap sama muaranya. Langkah-langkah yang akhirnya akan membuat kita semakin cinta dan dekat dengan-Nya.
Aku butuh seseorang yang demikian, yang melihat cintaku pada-Nya tidak dianggap remeh dan lawakan. Yang upayaku dalam meraih cinta-Nya bukan dianggap sok suci lagi dihinakan. Yang pembicaraanku tentang Rabb-ku ditimpali dengan antusias bukan malah dialihkan.
Ya Rabb, aku butuh seseorang yang demikian. Seseorang yang tidak sungkan aku ajak berbicara tentang segala-Mu....
Nak, Ibu punya cita-cita kecil. Mari kita jadi pembelajar sampai mati. Kita akan belajar banyak, Nak.
Saat mengaji, membaca buku, menghafal Qur'an, mengayuh sepeda, ke tukang sayur, mengaduk adonan roti, itu semua pelajaran. Kita akan tuliskan semua pelajaran yang kita dapat setiap hari sampai memenuhi dinding-dinding rumah.
- Tapi, Bu, nanti dimarahin Ayah.
Ssstt.. ada papan tulisnya, Sayang
Di dalam Al-Qur'an, tak ada doa yang dilangitkan para Nabi agar ditambahkan nikmat kepadanya kecuali ditambahkan ilmu. 'Rabbi zidni 'ilma'.. Maka dahaga paling baik, adalah dahaga terhadap ilmu.
Sebab ilmu itu, Sayang.. mencahayai gelapnya peradaban, membalik nasib menuju keberkahan, dan memantik hadirnya kebahagiaan.
Ah, bagaimana Ibu menjelaskan padamu tentang taman-taman surga di dunia ini?
Bersama-sama, ya. Mari kita jadi pembelajar sampai mati. Sampai paru-parumu tak sanggup dimasuki udara lagi.
Tutup Pintu
Kalau "ingin dilihat" itu awal mula cinta, aku tidak ingin dilihat kamu. Kalau "ingin melihat" itu awal dari rindu, aku tidak sekalipun ingin melihat kamu. Cinta dan rindu itu hanya milik Yang Layak. Kamu siapa?
Kalau "ingin dipahami" itu awal mula kesepian, maka aku cuma ingin ditemani oleh Allah sebab hanya Dia yang paling paham aku. Kalau "ingin memahami" itu awal dari pengenalan yang baik, maka aku ingin memahami-Nya sebagaimana Dia memperkenalkan diri. Dialah Tuanku, satu-satunya yang layak dilayani.
Kalau "ingin didengar" itu ungkapan dari rasa butuh maka aku hanya butuh Dia. Kalau "ingin mendengar" itu berarti penurunan ego, maka di hadapan Yang Maha Tinggi egoku tak punya arti. Sebab dialah hakimku, satu-satunya yang layak didengar dan dimuliakan.
Sekarang aku cuma ingin dilihat Allah dan melihat-lihat kekuasaan-Nya dalam setiap naik turunnya perjalananku. Sekarang aku cuma ingin namanya menjalar di daun telingaku. Supaya kebijaksanaan-Nya terpahat di batang otakku, kebaikan-Nya hinggap di cabang daya ingatku, dan kasihnya menjadi buah di bibirku.
Supaya terkesan Dia padaku.
Membaca ayat-ayat-Nya adalah sebaik-baik kita melihat. Maka tak ada lagi tempat bagi siapapun yang hendak menghalangi pemandangan itu. Jadi beberapa pintu memang harus ditutup agar kita tidak melihat, tidak dilihat, tidak mendengar, dan tidak didengar oleh orang yang tak perlu tahu kita tetap baik-baik saja tanpanya sebab Allah will take care of us. Karena, seperti yang Nabi Ibrahim katakan pada Azar, "sungguh Tuhanku Baik sekali padaku," sementara tak ada yang baik dari manusia kecuali Allah yang menurunkan baginya kebaikan.
Tersadar makna "iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'iin" bahwa sebelum bilang:
"Ya Allah, lihat aku sekarang, hehe!"
"Ya Allah, dengerin ya aku mau cerita."
"Ya Allah, Engkau ngerti kan isi hatiku?"
Pastiin udah bilang:
"Oh, ini ya maksud Engkau? Kalau gitu, mau-Mu aku gimana? Aku ikut mau-Mu sekarang, perasaanku belakangan."
"Maaf ya sempet salah paham sama Engkau. Janji bakal terus memperbarui pemahaman tentang Engkau."
"Ya Allah, aku sok-sokan banget ya menggurui Engkau harusnya begini begitu. Aku pasti bodoh banget di mata-Mu."
"Pengaturanmu menyelamatkanku, terima kasih Ya Allah."
"Aku melihat langit dan aku temukan kerendahan hati."
"Aku senang deh jadi milik-Mu. Kalau boleh ngulang hidup sekali lagi, aku mau jadi hamba-Mu lagi!"
"Sebuah kehormatan dipilih Engkau menjadi khalifah di bumi."
"Engkau senang dan ridha kah dengan ini? Kalau iya, aku bakal mengulanginya lagi besok dan seterusnya sampai ruhku tiba di sisi-Mu."
"Beneran cuma Engkau yang paling layak atas semua jerih payah ini. Maaf pernah salah menuju. Akan kulakukan yang lebih baik dan memuaskan daripada kepada yang salah tuju kemarin!"
Kini hidup jadi serangkaian kompetisi tentang siapa yang paling mengesankan-Nya. Maka menghambalah dengan versi terbaik diri kita. Untuk mengetahui versi terbaik itu, membaca ayat-ayat Allah dalam diri menjadi wajib (re: mengenali potensi). Pahami bahwa Allah menitipkan sesuatu dalam diri yang cuma kita yang bisa mengolahnya. Pahami keinginan Allah atas diri kita serta sadari Dia memperlakukan kita jauh lebih baik dari siapapun.
Yang Maha Melihat takkan diam saja lihat kita berjerih payah. Barangkali Dia memang sudah siapkan tempat di sisi-Nya atas nama kita, oleh sebab kita cuma ingin dilihat oleh-Nya. Barangkali Dia juga cuma ingin tempat itu diisi oleh kita. Jadi jangan disia-siakan ya, kesempatan itu?
— Giza. Kamu siapa, memangnya?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Langkah 17
Luangkan waktu untuk berkunjung, meminta nasihat, bertanya, berdiskusi kepada orang tua, orang berilmu, orang berpengalaman, orang yang mungkin selama ini tidak mau kamu dengarkan..
Mulai dengar nasihat-nasihat mereka, niatkan untuk mendapatkan pencerahan, jalan keluar dan bahan untuk evaluasi diri
Rendahkan hati untuk meminta & mendengarkan nasihat terutama ke orang terdekat, yang mereka kenal kamu luar dalam & tentunya menginginkan kebaikan untuk kamu. -moma
Rasanya banyak sekali keangkuhan diri dalam mendengar nasehat. Banyak part menolak nasehat yang berbeda dari pandangan secara tak sadar. Yang barangkali inilah yang menjadikan diri terhalang dari jalan keluar dan perbaikan.
Astagfirullah lagi
Astagfirullah terus
Kata Moma, "Sepahit dan semenyakitkan apapun sebuah nasehat. Terima dan dengarkan dengan baik. Selanjutnya jadikan untuk evaluasi diri dan pertimbangan. Obat itu pait tapi menyembuhkan"
Setelah ini yuk, kita perbaiki lagi.
Pertolongan Allah tidak datang sebatas panjangnya doa yang kita lantunkan setiap harinya, tapi juga seberapa yakin hati dan diri kita akan setiap kata yang kita lafazkan.
Madiun, 31 Mei 2024
Pada akhirnya kita sendirilah yang menentukan ke mana melangkah dan kita sendiri pula yg merasakan segala akibatnya kelak. Pada tempat yang abadi kelak pun kita sendirilah yg mempertanggungjawabkan segala perbuatan. Untuk itu, mulailah melepas segala ketergantungan dan pengharapan kepada manusia, sebab Ia tak bertanggungjawab pada akhir hidup kita.
Sungguh wahai الله, aku sangat ingin mencintai-Mu layaknya Rabiah Adawiyah yang sempurna mencintai-Mu, seperti Hamdun sang penyair yang diberi gelar gila karena mencintai-Mu, seperti Jalaludin Rumi yang menari kegirangan karena terlalu di mabuk cinta-Mu, seperti Rasulullah SAW kekasih-Mu manusia paling suci yang mengabdikan hidup dan matinya hanya untuk beribadah kepada-Mu.
Aku tidak ingin lagi berurusan dengan cinta yang fananini wahai الله ku karena yang aku mau hanyalah tergila-gila di dalam mencintai-Mu, hingga merindukan-Mu menjadi salah satu kebiasaanku.
Allah.
Aku ingin bahagia bersama-Mu, ridho dengan takdir-Mu, cukup dengan-Mu.
Aku ingin bahagia dengan apa-apa yang Engkau ridhoi dan Engkau sukai.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Menyemai rindu berharap menuai temu, merawat kasih berharap memanen cinta yang berujung bersama. Tapi ini dunia, harapan-harapan seringkali sirna sebelum sempat menjadi nyata. Apalagi setelah rindu yang ku kirim tergeletak tak berdaya kehilangan nyawa. Sajak-sajak rindu ku berpulang tanpa sempat kau baca. Mereka gagal membuat pintu hatimu terbuka. Pintu yang selamanya tak mampu ku ketuk walau dengan segala macam upaya. Aku sudah menyerah untuk cinta yang belum sempat bermuara
Jatibaru;210223
Mendewasa bersama Anak-Anak
Sepanjang aku bertumbuh dewasa, aku ditemani oleh anak-anak. Aku belum menikah, berpasangan apalagi. Anak-anak itu adalah anak-anak yang Allah tempatkan dalam satu tempat yang sama denganku, dalam kurun waktu yang lumayan lama. sehingga beberapa tahun yang kulewati bersama mereka, membuatku ikut menyaksikan tumbuh kembang mereka semua.
Beranjak dewasa dengan ditemani banyak anak-anak, membuatku mengambil banyak sekali pelajaran. Di antara pelajaran yang kudapat itu ialah :
1. Menjadi orang tua adalah belajar menjadi pribadi yang lebih sabar
Menyaksikan berbagai bentuk kesabaran seorang orang tua, selalu mampu membuat mataku berkaca-kaca. Membayangkan betapa sabarnya orang tuaku dalam merawat dan membesarkanku. Karena merawat seorang manusia yang belum sempurna akal dan perasaannya bukanlah sesuatu yang mudah. Bergadang, kelelahan, kelaparan, stres, penilaian orang lain, dan serentetan ujian lainnya adalah makanan sehari-hari yang harus dikomsumsi oleh para orang tua kita. Bahkan tak jarang, mereka melakukan kezaliman melanggar hak-hak tubuh mereka sendiri— hanya karena kasih sayangnya kepada anak yang sangat besar.
Menjadi orang tua adalah suatu latihan penguji kesabaran yang tidak ada garis finish, pemenang bahkan hadiah yang diberikan.
2. Anak kecil adalah orang dewasa yang berhati lapang
Meskipun memiliki sifat yang naif dan juga ego yang tinggi, anehnya mereka mempunyai hati yang lapang dalam memaafkan dan melupakan kesalahan. Kita seringkali melihat begitu mudah mereka kembali berbicara dengan seseorang yang bahkan semenit yang lalu telah membuat mereka menangis. Apakah hal seperti itu mudah kita lakukan sebagai seseorang yang mengaku telah dewasa? kita seringkali menganggap bahwa anak kecil adalah seseorang yang kekanak-kanakan. Padahal, bukan hal yang kekanakan bila seseorang dengan mudah mampu memaafkan seseorang yang membuat mereka bersedih, bahkan dengan jejak tangis yang masih basah di pipi.
3. Anak adalah pribadi yang jujur
Betapa sering kita mendengar celetukan-celetukan konyol dan lucu mereka, ketika sedang melihat, merasakan, ataupun mengalami suatu kejadian? Mereka adalah pribadi-pribadi yang tidak malu ataupun segan untuk melontarkan apa yang mereka rasakan dan juga pikirkan di mana hal tersebut seringkali bisa tergambar jelas dalam bahasa tubuh mereka.
Mereka menangis saat merasa sedih & terluka. Mereka tertawa dan tersenyum saat merasa senang dan bahagia. Sehingga jika kita melihat ada anak-anak yang selalu tertutup dengan perasaannya. Itu adalah sebuah alarm, bahwa ada yang tidak beres dan harus diselidiki penyebabnya.
4. Fitrah seorang anak yang selalu bersih dan suci
Saat lahir, anak seumpama kertas atau kanvas putih kosong yang belum berisi apa-apa. Dan orangtuanyalah yang akan pertama kali menjadi pena ataupun kuas gambar yang akan menorehkan berbagai macam “bentuk” dan juga menghiasnya dengan berbagai “warna”.
Anak-anak yang baru lahir ataupun masih kecil fitrahnya akan selalu memiliki akhlak yang baik. Sehingga saat kita bertemu dengan anak-anak yang masih kecil namun telah dengan fasih berucap kata-kata kotor, dan berprilaku kurang baik. Orang tua akan selalu menjadi sosok yang pertama kali disalahkan.
5. Menjadi orang tua dan seorang anak adalah proses pembelajaran seumur hidup.
Tidak ada sekolah bagaimana menjadi orang tua yang baik, tetapi di banyak pelajaran sekolah, berbuat baik dan berbakti kepada orang tua adalah hal yang sering dibahas. Seolah tugas belajar hanya dibebankan untuk seorang anak, bukan kepada orang tua. Seolah-olah yang mempunyai tugas-tugas untuk ditunaikan dengan baik hanyalah seorang anak. Orang tua akan selalu menjadi pihak yang benar dan tidak punya salah.
Aku paham, kedudukan orang tua tentu jauh lebih besar daripada kedudukan seorang anak. Tetapi bukan berarti orang tua tidak dituntut untuk ikut belajar memperbaiki diri. Di masa depan nanti, kuharap kesenjangan ini dapat diperbaiki. Sehingga generasi yang tercipta bisa lebih baik lagi. Tidak lagi fokus saling menyalahkan dan menuntut hak dan kewajiban masing-masing.
Sampai saat ini, meskipun aku belum menikah dan merasakan langsung menjadi orang tua. Aku bersyukur Allah mengenalkanku dengan banyak anak. Tingkah polos dan lucu mereka selalu mampu membuatku mengobati kerinduan akan masa kecilku dulu. Dan dari sosok orang tua mereka pula, aku lebih dini bisa merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang tua.
Ke depannya, entah dengan anakku sendiri atau anak-anak yang “dititipkan” padaku. Aku pengen untuk belajar lebih banyak lagi. Belajar memahami sosok anak kecil dan juga orang tua. Berharap, darisanalah aku bisa menjadi seorang anak dan juga seorang orang tua yang lebih baik.
Asalnya Malang asli kak?
Asli Madiun.. kemarin kebetulan ada agenda disana aja.
Kadang kala jalan tercepat adalah jalan yang kita rasa mustahil untuk dilalui.
Malang, 1 April 2024
#CatatanRamadhan.11
Ya Rabb, lidah kami dalam kuasaMu. Engkau yang menggenggam lisan ini. Tolong fasihkan ia melafazhkan huruf-huruf Al Quran sebagaimana telah Engkau Fasihkan lisan Baginda Nabi kami tercinta, Ya Arhamar Raahimiin..
Ya Rabb, hukum-hukum tajwid yang begitu dalam ini adalah milikMu. Engkau penguasa semua materi didalamnya. Tolong fahamkan kami sebagaimana Engkau telah fahamkan ilmu ini pada para ulama sebelum kami, Ya 'Aliimun Khabiir..
Ya Rabb, keridhaan guru kami tergantung pada keridhaanMu. Tolong turunkan ridhaMu pada kami yang menyebabkan penduduk langit dan bumi juga ridha pada kami. Tolong pilih kami sebagai penjaga ilmu Al Quran yang telah Engkau turunkan. Ya Qawiyyu Ya 'Aziiz..
Ya Rabb, kami ingin melepaskan diri dari kesalahan membaca ayatMu. Kami ingin masuk kelompok orang orang yang "haqqu tilawatih". Kami ingin mendapatkan jariyah pahala yang berlimpah dari mengajar dan belajar Quran. Tolong jaga agar kami terhindar dari ke-tergelincir-an membaca ayat- ayatMu. Ya Hayyu Ya Qoyyum..
Ya Rabb, kami ingin hidup bertumbuh bersama Quran. Wafat dalam naungan Qur'an, menjalani alam barzakh ditemani cahaya Quran. Dibangkitkan bersama kafilah manusia-manusia terbaik yang belajar dan mengajar Quran. Dilesatkan secepat kilat melewati shirat dan diselamatkan dari hisab di akhirat karena syafaat dari Quran. Dimasukkan olehMu ke Surga yang tiada lelah dan letih bersama Quran. Dan yang besar betul diharapkan, bisa memandang Engkau dengan Quran setia disisi kanan.
Tolong kami Ya Rabb, dekatkan Quran bersama kami pada kehidupan dan kematian hingga kebangkitan nanti

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
“Satu-satunya cara terbaik dalam menerima takdir yang tidak kamu inginkan adalah dengan memaksa dirimu untuk berbahagia menerimanya.”
Tidak pernah ada yang bilang mudah untuk menerima semua ini, kan? Berulang kali patah, hilang arah, hingga muncul keinginan untuk menyerah. Betapapun hati ini berjuang untuk menolaknya, malah justru semakin menggebu ia meminta atensi.
“Apa yang salah? Mengapa ia kukuh bertahan, dan mengapa tidak langsung enyah saja?” Aku terdiam, merenung. Sesuatu yang tidak beres terjadi, pikirku. “Apa benar memang ada yang salah dari caraku bersikap kepadanya?”
Dari perenungan yang panjang itu kemudian aku berpikir:
“Apa benar selama ini aku telah berlebihan dalam mendikte takdir apa yang terbaik untukku?”
Aku menangis:
“Tuhan, jika itu benar, maafkan aku atas segala bentuk kesoktahuanku selama ini. Maafkan juga atas segala ketidaksabaranku dalam proses penantian ini. Bimbing aku kembali, aku ingin jadi hamba-Mu yang dulu selalu ridho menerima ketetapan-Mu.”
Menyemogakan tulus,
semoga selain diberikan kemudahan bertemu dengan orang yang tulus di sekitar kita, kita juga diberikan kesadaran yang baik untuk menyadari ketulusan itu sendiri, karena kenapa? Karena rasa tulus itu bukan tabiat, tapi dia adalah kebiasaan yang harus dilatih, dilakukan, diolah menjadi pengalaman dan persepsi.
Alih-alih belajar menjadi orang yang tulus, semoga kita juga bisa berjodoh dengan orang yang ketulusannya membuat kita terus banyak belajar. Mempelajari hidup yang tidak perlu dilebih-lebihkan, merasa cukup berkecukupan, ikhlas menjalani, dan tidak mudah menyerah karena lelah.
Kayaknya seru serumah sama orang yang tulus. Atau lebih tepatnya, Kayaknya seru menjalani sisa hidup bareng seseorang yang melihat hidup adalah serangkaian pelajaran. Karena seberapa banyak ujian, kita sama-sama sepakat ada hikmah di setiap alurnya.