I guess i’m really going to lose him this time.

Discoholic 🪩
Peter Solarz
One Nice Bug Per Day
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
NASA

pixel skylines
Noah Kahan
hello vonnie
h
wallacepolsom

blake kathryn
Lint Roller? I Barely Know Her
tumblr dot com

★
d e v o n
untitled
art blog(derogatory)

#extradirty

oozey mess


seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Estonia
seen from United States

seen from Russia
seen from United States
seen from Kenya
seen from Kenya

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@maiichan-world
I guess i’m really going to lose him this time.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
I miss u, and i hate it.
MASIH TENTANGMU
Aku menangis lagi semalam.
Hanya saja, yang membuatku sedemikian sedih ialah kenyataan bahwa kini aku bahkan tak lagi tahu alasan apa yang membuatku masih memilih untuk bertahan.
Sebab, hal-hal yang dulu membuatku jatuh hati padamu ternyata hanyalah delusi yang lahir dari sebuah pencitraan. Hal-hal yang dahulu perlahan meyakinkan segala raguku kini telah menghilang, tersapu habis, hingga tak lagi menyisakan bentuk apa pun.
Dan mungkin, yang selama ini kupertahankan bukan lagi dirimu, melainkan kenangan tentang seseorang yang ternyata tak pernah benar-benar ada.
.
.
.
Bandung, 8 Juli 2026
It hurts. And i miss you so damn much.
But this time, i’ll let you go—without any expectations and with no hard feelings.
Not because i don’t love you anymore. A part of me probably always will. But because it’s finally time to set you free from the person you always saw as someone who overthinks, who’s too dramatic, and who’s simply too much to handle.
Goodbye.
Thank you for everything.
And i loved you, my special stranger. . . . Bandung, 6 Juli 2026
Oh God, I just want to stop expecting.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
AKU TIDAK BAIK-BAIK SAJA
Aku tidak baik-baik saja.
Aku hanya pandai menyembunyikan retak yang tak kasatmata, lalu membohongi diriku sendiri seolah semuanya telah usai.
Dan… entah sudah berapa kali hati ini dipertemukan dengan perasaan yang tak berbalas. Jujur saja, aku tak pernah benar-benar terbiasa menghadapinya. Sebab setiap kali harapan itu runtuh, selalu ada bagian dari diriku yang kembali patah.
Pada akhirnya, aku hanyalah seseorang yang tampak tegar di permukaan, padahal diam-diam tenggelam dalam perasaan yang terus kupaksa untuk kuabaikan.
Luka itu tak pernah benar-benar pergi. Ia masih ada. Masih terasa. Dan mungkin, aku hanya belum siap mengakuinya.
Kau tahu?
Bukan hal yang mudah mengakui bahwa diri ini adalah seseorang yang tak pernah dipilih, tak pernah benar-benar diterima.
.
.
.
Bandung, 4 Juli 2026
Aku masih mencintaimu, sungguh. Hanya saja, aku tak lagi merajut harapan-harapan manis pada hubungan kita yang ternyata terlampau rapuh.
.
.
.
Bandung, 1 Juli 2026
Ternyata, kamu pun bukan rumahku, Tuan.
Hhhhh…
Kali ini pun aku harus menelan pahitnya ekspektasi yang, lagi-lagi, kubangun terlalu dini.
Khayalan dan mimpi memang terasa indah dan manis di awal. Namun, ketika akhirnya realita membangunkanku, saat itu pula luka-luka itu kembali menggores dari segala penjuru.
Ah, memang benar, segala sesuatu yang terburu-buru tak pernah berakhir baik. Termasuk angan-angan tentang masa depan yang kulukis terlalu tinggi.
“Rumah” yang sempat kukira aman pun ternyata hanyalah pencitraan yang disusun sedemikian rapi—sekadar meninggalkan kesan baik hingga hati ini terjun bebas ke dalam jurang Pandora yang tersembunyi.
Sungguh, aku tidak menyesal, Tuan. Musababnya, dengan segala kecerobohan, aku memilih masuk pada jalan yang memang kau buka untuk siapa pun. Hanya saja, kaki yang melangkah terlalu cepat inilah yang kini kusumpahi, karena terus berlari tanpa pernah berhenti sejenak, sekadar untuk melihat kanan kiri.
.
.
.
Bandung, 24 Juni 2026
Dini hari, dengan tangis yang kusembunyikan di bawah bantal.
Jadi, mengapa jatuh cinta rasanya semenyakitkan ini?
Aku… sungguh merindukanmu setiap detik. Bahkan kemarin, saat akhirnya aku mendengar suaramu lagi setelah sekian lama, rasanya aku ingin menangis.
Namun untuk saat ini, mungkin mengambil beberapa langkah ke belakang memang jadi cara terbaik untuk menata ulang perasaan kita — terutama perasaanku selama beberapa waktu terakhir. Barangkali, mengambil jarak memang bukan sesuatu yang seburuk itu.
Dan jika pada akhirnya kita memang tidak sempat menjadi ‘kita’, aku akan tetap belajar untuk ikhlas, walaupun rasa sakit itu tentu saja tidak bisa kupungkiri.
.
.
.
Bandung, 18 Mei 2026

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Barangkali, ini waktunya aku mengikhlaskan, sekali lagi.
Tak apa, terima kasih, Tuan.
Ternyata kali ini pun aku belum sepenuhnya belajar dari kesalahan. Sebab, pintu itu masih saja kubuka dengan mudah untuk ketidakpastian yang bahkan tak pernah berjanji akan tinggal.
.
.
.
Bandung, 2 Mei 2026
Dini hari-
bersama isakku yang perlahan tenggelam di tumpukan bantal.
CERITA YANG BELUM KUKETAHUI ARAHNYA
Kau mau tahu kenapa aku begitu membenci diriku sendiri saat jatuh cinta?
Karena pada saat itu aku selalu kalah
pada manis yang terhidang mewah di meja perjamuan,
mengabaikan pahit yang tergantung rapi di dinding kesadaran.
Menikmati hiruk-pikuk malam,
di mana otakku menyusun skenario yang tak pernah ada.
Dan bahkan ketika semuanya telah usai,
aku hanya bisa menerawang
pada putaran film usang
dari sebuah hubungan yang penuh dengan ketidakpastian.
Barangkali saat ini aku memang hanya menyangkal
sekuntum bunga yang mulai bermekaran—
yang dalam sunyinya menerobos masuk
dan tumbuh di sepetak ladang yang sudah lama kehilangan pemiliknya.
Sebab, Tuan,
bagaimana mungkin aku tak hanyut
pada tenang yang kau bawa di tengah badai yang tak pernah reda?
Bagaimana mungkin aku tak tersentuh
oleh tutur manis yang selalu memberiku keyakinan?
Bagaimana mungkin aku tak terpikat
pada hangatnya komunikasi yang kau ciptakan,
di atas ragu yang diam-diam tak pernah padam?
Katamu, perbedaan kita bukanlah sebuah hambatan,
melainkan dua arah yang sengaja dipertemukan
untuk saling melengkapi—
saling menemukan.
Namun, Tuan,
jika pada akhirnya cerita ini hanya sampai pada kehilangan—
Katakan padaku,
bagaimana caraku pulih dari nyaman
yang pernah terasa utuh dan kita rawat bersama,
namun yang tertinggal kini hanyalah sisa yang tak bisa kuulang?
.
.
.
Bandung, 28 April 2026
Saat mendung masih setia menemani,
bahkan di awal minggu yang padat ini.
"We Write to Bleed Softer"
We write because we can't scream— so we etch it quietly into silence, each line a wound folded neatly on the page no one reads aloud.
Not all writing is pretty. Sometimes it reeks of rot, of a childhood stitched together with silence and duty, of love never fully given, of being seen but not understood.
We write because the ache needs form, and no one else is listening. A therapist would ask too much. A friend would turn away. But the page—the page never flinches.
Some days, it’s poetry. Others, it's confession dressed in metaphor, like calling your sadness a storm so people stop asking why you always carry an umbrella.
We write to survive the quiet, to name the ghosts before they settle in. We write because the mirror lies, but the ink doesn't.
Because trauma has no edges, but a stanza gives it shape. And if we're lucky— we make the pain beautiful for just a second, just enough to keep going.
We write to feel seen, but not too much. Heard, but safely. We write because we were never taught how to ask for help without apology.
So we pour instead, again and again, until the words sound like breathing, until the silence finally breathes back.
@ghostinkpoetry
We write because it’s the best therapy we have.
TAK BERDAYA
Sial.
Saat ini aku benar-benar membenci diriku.
Yang dengan mudahnya terguncang begitu hebat,
Hanya karena postingan barumu yang bukan apa-apa.
Aku sungguh ingin merela.
Tapi, kenapa begini saja pun aku tak berdaya?
Argh, pergi sajalah kau bawa cahaya kunangku.
Jangan pula kau bawa nadiku yang sudah tinggal menunggu waktu.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
INTI JIWAKU
Aku,
Tentu saja takut untuk mati.
Namun,
Di kali terakhir aku menatap wajahmu,
Segoret wajah yang padanya nafasku berlabuh,
Seketika itu pula segenggam keyakinan kembali menyadarkanku.
Jadi, tak apa.
Mari beristirahat.
Sebab, dialah seluruh alasanku hidup.
Seonggok jantungku tidak lah berarti apa pun.
Aku,
Hanya ingin ia tetap hidup.
Dengan sepetik memori tentangku yang barangkali bak parasit dalam tubuhnya.
Tak apa.
Bagiku yang tak memahami apa pun terkait tetek bengek kenormalan, hubungan, dan perasaan,
Kalimat ‘Aku yang mencintaimu’ adalah satu-satunya hal yang aku pahami.
Meski dengan tatapanmu yang penuh dengan kebingungan,
Juga pergolakan batin yang kau sangkal dengan kepura-puraan yang tidak diketahui arah tujunya.
Tetap saja, bagiku kata-kata kutukanmu adalah ekstasi.
Pun puluhan kali waktu kita diulang kembali.
Atau harus terbangun dalam dunia paralel yang jelas berbeda.
Cinta kita,
Barangkali memang tak pernah bisa saling menggapai.
Tapi, tak apa.
Karena bagaimanapun juga, kamu adalah inti jiwaku.
Lupakan saja,
Pada dasarnya dia memang tidak tertarik padamu. Lebih baik kau segera bangun dari khayalan konyol yang hanya ada di kepalamu itu.