SAMPAI KAPAN?

blake kathryn
Jules of Nature
The Bowery Presents

tannertan36
đ
cherry valley forever

if i look back, i am lost
noise dept.
h

titsay
One Nice Bug Per Day
art blog(derogatory)

Andulka
trying on a metaphor

#extradirty
ojovivo
Fai_Ryy
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

romaâ

izzy's playlists!

seen from France
seen from United States
seen from Kenya
seen from United States

seen from Colombia

seen from TĂźrkiye
seen from United States
seen from Bangladesh

seen from Pakistan
seen from Bangladesh
seen from India
seen from France
seen from United States

seen from United States

seen from Denmark
seen from TĂźrkiye
seen from Czechia
seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from Bangladesh
@laparlaper-blog
SAMPAI KAPAN?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Akankah perubahan Iklim merubah Hati Bumi?
âSampai kapan kita akan memancing perangkap kita sendiriâ
Masihkah kita punya hati untuk menerima kenyataan-kenyataan ini?
1.      Meningkatkan level permukaaan air laut menjadi bukti perubahan iklim
2.      Suhu bumi meningkat sekitar 2 derajat fahrenheit sejak abad 19 dampak perubhan iklim
3.      Dampak lainya adalah mencairnya es di kutub
4.      Perubahan iklim juga menyebabkan hurricanes menjadi lebih kuat dan sering
5.      Naiknya permukaan laut â hasil lain dari pemanasan global â meningkatkan risiko banjir pada daerah pesisir
6.      Lebih dari setengah populasi dunia sekarang tinggal berjarak 60 kilometer dari garis pantai
7.      Fluktuasi suhu jangka pendek yang sering juga dapat mempengaruhi kesehatan yang cukup serius, yang menyebabkan hipertermia atau dingin yang ekstrim (hipotermia)
8.      Peningkatan suhu yang terus berlangsung tentunya juga akan meningkatkan jumlah orang terlibat asma.
9.      Menipisnya lapisan ozon menjadi salah satu penyebab
10.  Pengeluaran emisi yang berlebihan menjadi salah satu penyebab juga
 sumber:Â
https://climate.nasa.gov https://simomot.com
https://www.jevuska.com
âSAHâ
 â Semua akan indah pada waktunyaâ
Mungkin prinsip itu yang membuatku mampu bertahan dalam pasang surut kehidupan ini. Bertahan untuk tetap selalu mencoba dan melakukan yang terbaik dalam segala hal. Mulai dari melakukan yang terbaik untuk ayah dan ibu saat masih sekolah hingga kini mendapatkan pekerjaan menjadi seorang manager stasiun televisi ternama di negeri ini. Ya, sudah pasti semua yang aku dapatkan tak mungkin semudah menyeduh mi instan di warung kopi di seberang jalan rumahku. Ya, memang aku bukan dari keluarga yang berada, tapi bukan berarti aku harus mengubur impianku untuk bekerja di sebuah industri pertelevisian.
Mulai dari kuliah sambil berjualan martabak, berjualan kaos, atau melakukan apapun yang menghasilkan uang. Hingga keberuntungan menghampiriku selepas wisuda yang membawaku diterima di menjadi staff magang di tempatku bekerja sekarang.
âAh memang benar semua akan indah pada waktunyaâ
Malam ini bisa dibilang menjadi malam yang paling mendebarkan, bahkan semenjak 29 tahun lalu aku lahir di dunia ini belum pernah merasa berdebar seperti malam ini. Ah, bagaimana tidak? Besok pagi tepat pukul delapan pagi Sarah, wanita yang sudah aku kenal sejak sembilan tahun lalu akan berias cantik gaun berwarna putih di depan penghulu. Dan sudah pasti aku akan ada disana.
Sudah hampir tiga jam dua puluh menit aku menatap sambil tersenyum fotoku bersama sarah delapan tahun lalu. Ya, hari itu akan selalu aku ingat. Bagaimana tidak? Hari itu menjadi sebuah sejarah awal perjuangan dalam hidupku. Â Seminggu setelah kami pacaran dan hari itu pertama kalinya aku bertemu kedua orang tuanya di dalam rumahnya. Ya, aku masih sangat ingat sofa kayu antik yang aku duduki kala itu bahkan ikut bergetar saat aku pertama kali berbincang dengan ayah Sarah.
âAyahmu dinas dimana?â
Bagai disambar petir di siang bolong. Hancur seketika hatiku kala itu. Ibu dan ayahku hanya seorang penjahit yang membuka lapak dirumah. Hanya saat musim masuk sekolah atau musim nikahan saja keluarga kami banyak menerima order.
Tapi seperti biasa hal itu takkan membuatku terlarut dalam keterpurukan. Justru hal itulah yang menjadi motivasiku  hingga mendapat pekerjaan seperti ini. Bahkan bisa memboyong keluargaku berangkat  haji dan mendapatkan hal-hal yang dulu hanya ibarat mimpi bagiku
Ah tidak sudah pukul setengah satu pagi. Debar hati ini tak kunjung pergi. Gelisah tak sabar menunggu esok hari. Kutaruh foto berbingkai tadi keatas meja dekat lampu tidur. Sekali lagi aku memastikan pakaian-pakaian yang harus aku kenakan esok pagi.
âyak , sudah lengkap, aman.â Kataku dalam hati untuk kesekian kalinya. Tepatnya sudah dua puluh tiga kali aku memastikan pakaian yang aku kenakan esok hari.
 Entah pukul berapa aku mulai terlelap. Untungnya aku masih bisa bangun tepat sebelum lima menit sebelum adzan subuh.
Setelah Sholat subuh Aku mulai bersiap dan mengenakan jas yang sudah kupesan sejak berapa bulan lalu.
Pukul enam pagi aku bersama rombongan berangkat ke rumah kerumah Sarah. Janur kunir melengkung dirumah , kursi tertata rapi dan catering yang dipesan semenjak sebulan yang lalu juga sudah mulai sedia sejak pagi. Ahhh hari ini akan indah. Senyum dalam hati semakin lebar ketika penghulu mulai datang. Rumah pun sudah berhiaskan berbagai macam dekoran pengantin ala tanah Jawa.
âBismillah semoga Hari ini lancarâ
Semua orang yang ditunggu sudah hadir. Penghulu, wali, dan para saksi akad dihari penting itu. Sarah pun berdandan begitu cantik dengan balutan baju pernikahan berwarna putih, berhiaskan bunga melati. Senyumnya merekah dibibirnya menutupi kegugupanya menghadapi hari yang spesial ini. Ya, seperti diriku dia pun gugup.
Tepat pukul setengah delapan pagi, akad pun dimulai.
Semua orang di tempat itu hening mengikuti prosesi yang sakral itu.
âSaudara Atmaja bin Sukoco saya nikahkan dan saya kawinkan dengan Saudari Sarah binti Sunarko dengan...â
âahhhhh...â tetes airmata ini tak bisa terbendung lagi, hati ini yang sudah mencoba mengikhlaskan dan mencoba untuk tetap kuat tlah hancur sirna saat melihat dari prosesi pernikahan orang yang ku anggap penting bagi hidupku. Sudah kucoba untuk ikhlas, tabah, dan tegar untuk kebahagiaan Sarah yang dipinang oleh lelaki yang katanya seorang dokter tersohor di kotanya.
Dari deretan tempat duduk para saksi aku hanya bisa berkata âSaaHHâ dengan harap ia bahagia dengan kehidupan barunya.
 �
Father and Son
Father and Son: A Study of Two Tempraments adalah buku yang mengisahkan tentang kehidupan masa kecil Edmund Gose dan ayahnya. Philip Hendry Gosse, Ayahya adalah seorang Zoologis dan Ibunya adalah seorang ilustrator. Kedua orang tua Edmund merupakan penganut Protestan yang sangat taat. Hingga Akhirnya Ibu dari Edmund meninggal karena penyakit kanker. Setelah ibunya meninggal Ayah Edmund bertekad membesarkan Edmund mengikuti tradisi religius kepercayaanya.
Buku ini lebih menceritakan tentang sang ayah yang sangat menentang teori baru evolusi dari Charles Darwin. Hingga pada akhirnya Edmund menentang  keyakinan sang ayah.
Buku ini bisa dibilang bacaan yang sedikit berat karena merupakan buku lama (terbitan tahun 1907) yang menggunakan kosakata bahasa inggris lama. Karena pengambilan kosa katanya yang sedikit tidak biasa buku ini butuh dibaca beberapa kali untuk bisa paham alurnya, terutama bagi yang kurang baik bahasa inggrisnya. Apalagi sang penulis juga merupakan seorang penyair dan kritikus. Ditambah pada mas-masa itu penulisan buku-buku âtermasuk buku biologi- ditulis dengan penulisan yang mengandung sastra yang teramat dalam.
Buku Father and Son: A Study of Two Tempraments ini bagus untuk kalangan pembaca yang suka dengan cerita-cerita atau tokoh-tokoh lama, jaman-jaman penemu. Tidak disarankan untuk orang-orang yang membaca buku hanya untuk bacaan biasa, bukan bacaan utuk orang-orang yang tidak suka dengan sejarah-sejarah.
Hari itu,
Suatu sore dirumah lamaku, terlihat diriku yang masih berumur belum genap dua tahun sedang asik tesenyum-senyum sendiri melihat seekor tiga ekor burung dara pemberian tetangga sebelah seminggu yang lalu. Diriku nampak asik mengikuti kepala burung dara yang seolah manggut-manggut saat mematuk biji-biji jagung di tempat pakan.
âle, mandi dulu sudah soreâ terdengar suara ibuku dari balik pintu rumah berwarna biru diantara tembok dengan cat putih yang mulai memudar
Dasar aku nakal , tetap saja asik bermain-main tanpa menghiraukan ibuku.
âayo ndang mandi, ikut ke pasar malam ndak?â Tambah bapaku yang tiba-tia muncul dari halaman depan sepulang kerja.
âiikuuuutttâ Teriakku spontan dengan ekspresi kegirangan . Bagaimana Tidak, sudah hampir dua minggu pasar malam ada di alun-alun kota, tapi aku belum sekalipun menengok kesana. Dan bahagianya kemarin malam bapak menjanjikkan untuk mengajakku kesana. Oh, iya waktu itu aku masih berasa menjadi anak tunggal karena memang belum punya adik.
Setealh mandi dan ganti baju kesayanganku, sekitar pukul empat,
Dengan kata bismmilah keluar dari mulut bapak bersamaan dengan kayuh pertama sepeda model lama yang kami naiki bertiga. Emak berada di boncengan belakang sesekali membetulkan posisi duduknya yang kurang nyaman. Bapak dengan semangat mengayuh sepeda sekuat tenaga demi memenuhi bahagia si kecil yang nampak riang di dudukan tambahan depan stir sepeda. Aku Bernyanyi dengan bahagia dengan lirik tak karuan, lagu sountrack sinetron yang sering diputar  di televisi tetangga.
Bahagia sekali aku kala itu. Bianglala, komedi putar, serasa menyambutku dan memanjakanku.
Hingga akhirnya aku merengek enggan diajak pulang. Padahal hari sudah hampir gelap. Dan terdengar kumandang adzan maghrib dari masjid di sebelah barat alun-alun.
Sebisa mungkin Bapak dan Emak membujukku agar mau diajak pulang.
Hingga aku mau setelah dibelikan harum manis yang seperti kapas berwarna pink dengan bungkus plastik bergambar kartun populer kala itu. Ya, walaupun dalam perjalanan pulang aku masih terisak sambilmemegang bungkus harum manis tadi yang menggembung.
Tampak jalanan ramai orang sepulang kerja dan lampu jalanan sudah menyala.
Tiba-tiba,
DUAAARRR
Bungkus harum manis yang kupegang terlepas dan pecah terhimpit setir sepeda yang kami naiki. Dan saat itu baru kusadari  sebuah becak telah menabrak sepeda yang kami naiki. Ya, kami tertabrak becak yang menghindari sepeda motor yang ngebut tanpa memikirkan sekitar. Tangisku pun langsung pecah, walaupun aku tidak luka sama-sekali. Waktu itu aku belum tau arti peduli ke orang tuaku yang panik takut aku terluka atau kenapa-napa, padahal mereka memar-memar karena kejadian tadi.
Beberapa hari kemudian. Saat memar kedua orang tuaku tinggal mejadi bekas. Seperti kebiasaan sebelum-sebelumnya, Orangtuaku memintaku menceritakan setiap pengalamanku di depan tape recorder hitam tentang hal-hal yang pernah aku alami. Ya, itu sudah menjadi kebiasaanku sejak aku mulai suka bercerita. Mungkin hal ini mereka lakukan agar aku bisa percaya diri, dan agar bisa menjadi kenanganku suatu hari nanti saat mendengarnya.
Yah, tapi sekarang entah dimana semua rekaman-rekaman itu terutama rekaman kerjadian yang tak pernah kulupakan ini. Mungkin semua rekaman itu hilang saat kami pindah rumah kala aku menginjak usia empat tahun.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Monster Itu
âAh tidak, apa yang harus aku lakukan?â Kata Na Ina dalam hati
âPisang atau durian?â
âaduh apa ya?â
Tampak keringat Na Ina mulai menetes di wajahnya yang tersembunyi diantara dua pohon randu. Ia mulai panik saat Monster Naku yang keluar dari sihirnya mulai tidak terkendali. Ia harus memutuskan mengembalikan monster itu menjadi bentuk semula. Akan ada hal yang membuatnya panik dan tak segera memutuskan tindakanya. Ia lupa benda apa yang ia sihir menjadi monster itu apakah pisang atau durian. Jika ia benar maka monster itu bisa kembali ke wujud semula. Tapi kalau dia salah mengambil pilihan bisa jadi monster itu semakin kuat dan bisa-bisa Na Ina kena marah warga sekampung karena menggunakan sihir Ungu.
âAah tidaaakk, mengapa aku begitu pelupaâ
âOke, aku harus segera mengambil langkahâ
âladambiradumkaaaaa pisssszzzzzzaaaâ
Wwuuuuzzzzzzzzz.. Ctarrr.... Krek... Krek...
Secara perlahan monster itu berubah menjadi secuil pizza dalam piring plastik
âyuhuuuu pizzzaaaa â
âhahahahaâ Na-Ina ketawa kegirangan sendiri setelah di detik terakhir dia baru ingat bahwa pizza pemberian Mbok Yem dari Itali yang ia ubah menjadi monster.
langit terasa semakin kelam berselimut dentuman gemuruh riuh genderang langit mengencangkan denyut jantungku. bergemuruh pula kepalaku dalam pikir dan khayal yg memaksaku melakukan hal yang tak ku suka apalah aku apalah diriku aku tak seperti mereka aku tak bisa seperti kalian saat ini aku hanya memilih diam aku hanya memilih hilang disudut ruang ini aku tertunduk tertunduk dan menanti saat dimana aku akan benar2 hilang
Rof (febuari 2016)
Na Ina seorang penyihir berkacamata keturunan Jawa-Sunda yang tinggal di sebuah kota bernama Kabaya. Menjadi anak dari peramu sihir spesialis traveling membuat ia sangat antusias dengan segala hal yang berbau negeri Sakura. Ketertarikanya itu membuat ia sering menciptakan sihir-sihir yang unik dan terbilang hebat dikalangan penyihir. Diantaranya ada sihir rubah busana , sihir coretan kuas, dan sebagainya.
ďż˝
Setiap manusia dilahirkan dengan berbagai keunikan dalam dirinya Keunikan yang membuatnya bahagia membantu sesama atau malah membuatnya terpuruk dalam kegagalan Bersama dengan manusia lain memang selalu menyenangkan, namun ada kalanya kita butuh waktu untuk sendiri. Melihat cermin dan bersyukur karna kita bisa merasakan semua dentuman yg berasal dari hati bernama senang, sedih, dan amarah Karena itulah yg membuat kita menjadi manusia sewajarnya Bersyukurlah pada-Nya Karena Tuhan mendesain manusia sebagai makhluk yg sempurna -Rof (malam random)-
Elingo naliko bawana lan sak isine ora eling ngrumat opo sing kudu dirumat, lan lali marang sopo sing gawe bawana Ora bakal ono sing iso urip kanthi adem ayem tentrem Ugo ora bakal ono sing biso memayu hayuning bawana
Rof

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Kata orang, lelap bersama senandung dengkur ternyaring itu pertanda nikmat mimpi seseorang atas beratnya hari yg ia perjuangkan kala itu.
Rof (Filosofi dengkur, 2016)
Kau yang kusebut kala kepala menunduk menatap tangan yang menengadah kearah langit ditengah hening malam
Rof
Ungkapan Hati yang Tak Terungkap
(#nge-review film YOU ARE THE APPLE OF MY EYE)
Dalam hidup tak ada yang bisa menduga apa yang akan terjadi hari ini maupun suatu hari nanti. Â Dengan begitu kita akan lebih bisa memaknai arti berbagai siklus hati: senang, sedih, marah, kecewa, dan sebagainya.
Bersyukurlah selalu karena kita memiliki orang-orang yang diciptakan sang Pencipta untuk ada di sekitar kita. Keluarga, Teman-teman yang saling membuat kita merekahkan senyuman bersama maupun orang spesial yang selalu mendukung kita.
âYou Are The Apple of My Eyeâ
Sebuah ungkapan untuk orang yang sangat spesial ini menjadi sebuah judul film komedi romantis produksi Taiwan (2011) yang sangat membekas di pikiran dan juga hati orang yang menontonya. Film yang diadaptasi dari novel karya Giddens Ko ini berhasil membuat penonton ikut terbawa emosi karena kejutan-kejutan tak terduga dalam pembawaan ceritanya.
Film yang banyak dibumbui dengan berbagai komedi yang agak nakal ini mengisahkan cerita cinta antara Ko Ching Teng (Ko Chen Tung) dengan Shen Chia Yi (Michelle Chen), dimana cerita mereka diawali saat masa dan kepribadian mereka yang ibarat siang dan malam (berkebalikan).
Shen Chia Yi merupakan siswi teladan dengan segudang prestasi akan kecerdasanya. Selain itu kecantikanya menjadi salah satu pesona lain bagi seluruh murid laki-laki di sekolah itu. Terkecuali  Ko Ching Teng, Siswa yang tak peduli dengan pelajar dan selalu usil ini pada awalnya sama sekali tidak tertarik meski semua teman-teman terdekatnya sekalipun tak ada yang luput dari pesona Shen Chia Yi.
Karena suatu kejadian mereka akhirnya saling jatuh cinta. Ya, beginilah yang dinamakan âorang beruntung bisa mengalahkan orang pintarâ. Karena peristiwa tadi bisa mengubah prespektif Chia Yi terhadap Ko Teng.Â
Eitsss.. iya mereka saling jatuh sih, tapi mereka tak sekalipun mendeklarasikan kalau mereka pacaran. Ya walaupun sama-sama tahu kalau saling suka. Tapi tetap saja tak sekalipun terucap dari mulut masing-masing. Kalau di Indonesia bisa dibilang HTS (Hubungan Tanpa Status). Status itu pun terus berlanjut hingga kuliah yang mengharuskan mereka jarang bertemu, ditambah alat komunikasi jarak jauh kala itu masih susah digunakan yang mengharuskan Ko Teng mengantri panjang di telepon umum tiap ingin mendengar suara Chia Yi.Â
Suatu hari terjadi kesalahpahaman yang membuat mereka bertengkar hebat sampai membuat mereka putus komunikasi dan tidak saling berkomunikasi sama sekali. Sampai sebuah gempa yang mengguncang wilayah mereka membuat Ko Teng sangat khawatir akan Chia Yi. Setelah berlarian kesana kemari mencari sinyal handphone untuk menghubungi Chia Yi, Ko Teng dapat bernafas lega setelah mengetahui bahwa orang yang dicintainya baik-baik saja.
Setelah sepanjang film sang sutradara menyajikan beberapa kejutan yang berhasil mencapur aduk hati dan berkali-kali berhasil membuat penonton geregetan. Ia menambahkan kejutan pamungkasnya dengan menyajikan plot twist dimana Ko Teng  menghadiri pernikahan Chia Yi yang berarti Chia Yi tidak menikah dengan Ko Teng. Tetapi bukan berarti mereka tak saling suka lagi Mungkin karena si wanita sudah mulai berpikir realistis untuk memilih yang pasti. :) Banyak hal yang membuat film ini menjadi menarik. Diantaranya adalah cara sutradara menyampaikan alur cerita yang asik(banyak twist, kejutan cerita) disamping ceritanya juga merupakan semi-autobiografinya. Â
Michelle Chen yang seharusnya sudah berumur sekitar 30 tahun masih luwes memerankan tokoh Chia Yi  terutama saat masih SMA.Â
Selain itu film ini juga mengajarkan untuk selalu mendoakan yang terbaik untuk mantan (HEHEHE) dan masih banyak lagi
Hmm, terbukti sih film ini sukses membuat orang nggak bosen nonton berkali-kali. ya saya salah satunya. Menurut saya film ini cocok diberi 4.5 poin dari 5. 0.5 point lagi berharap ada lanjutannya lagi, hehehe
âIf you really like a girl. It is impossible to see her marry to another guy and still bless them. True love means someone should sneak up and stabs the groom in the back. But I am wrong. In fact, when you really like a girl, youâd be happy for her. When you see her finding her Mr. Right. You will want them to be together. And to live happily ever after.âÂ
 -Ko Ching Teng-
(Rof)