I am so blessed that I had chance to wait for stranger I met on ... for more than 3 hrs. I didn't regret that moment spent to wait for that stranger. I put efforts too much today to meet him. I was really ready to share the story and laughters but he didn't come. I didn't even know why he didn't show up at all. I gave him my phone number but he didn't contact me at all. He chose to go, grabbed his food and left me without any words. While I didn't eat anything from the morning till 5 PM. Wish there would be something called miracle happened. I went back home with a heart full of disappointment. I thank God that I know this earlier so later in the future I know that I should wait for someone who knows how to respect time spent to wait for him.
Thank you!
PS. Karma does exist
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
â Live Streamingâ Interactive Chatâ Private Showsâ HD Qualityâ Free Actions
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Ia terus menerus melangkah, menyaksikanku mengukir rencana. Satu per satu resolusi yang kubuat, bersamanya terwujud. Tuhan tau, tidak ada kata terlambat bagi umat yang ingin mencoba, berusaha, bekerja.
Buncah rasa bahagia
Aku bersyukur saat semesta berkata ya. Aku bangun asa untuk hidupku ke depan yang lebih bahagia. Kuberharap apa yang akan kulakukan ke depannya membawaku ke kehidupan yang lebih baik, lebih sejahtera tepatnya.
Anganku
Lagi dan lagi, angan ini jangan sampai putus di tengah jalan. Aku tidak ingin menjadi pribadi yang dulu. Mudah jenuh akan rutinitas. Aku harus berubah, demi masa depan, keluarga, dan calon orang-orang yang akan kukasihi nantinya. Aku ingin berguna bagi mereka. Ingin kuhabiskan masa muda ini dengan ketekunan dalam berusaha dan berdoa.
Ingin kubawa ke mana diriku? Ingin pergi ke mana kaki ini melangkah, jiwa ini bernaung, hati ini berbakti? Akhirnya Tuhan tunjukkan kerahiman-Nya dengan membentukku. Aku yang tadinya minim akan pengalaman, hijau dalam masalah pekerjaan, tabu dalam hal mencari pelajaran.
Kini Kupahami
Tuhan ingin aku menjadi seorang yang dapat berkontribusi dengan kemampuanku dalam persuasi, menarik minat khalayak dengan segala hal yang patut dianggap layak untuk dijual dalam dunia maya yang menuntutku harus dapat bersaing dengan ratusan juta orang dengan kemampuan yang jauh melebihiku.
Perjuanganku
Aku ingin terus menerus naik ke atas, memegang tanggung jawab yang lebih dan lebih lagi. Bergerak lebih dan lebih lagi. Berusaha jauh dan jauh lebih keras lagi. Karena kutau, di atas langit terdapat ratusan ribu lapisan langit lainnya.
Arahan-Nya
Sumber: pixabay
Menjadi seorang tenaga pemasaran di dunia maya tidaklah mudah, namun kutau, akan ada saat Tuhan berikanku waktu untuk memetik hasilnya. Aku ingin hidup berguna bagi sesamaku lewat kemampuan ini. Aku ingin membuat lembaga non-profit yang menjadi tujuanku setelah mengambil magister nanti dapat memajukan orang Indonesia. Menjadi ladang berkat bagi sesama adalah garis takdir yang ingin kuhidupi selamanya, karena Ia besertaku. Kau bersamaku, aku di dalam-Mu.
Pertanyaan yang kuakui tidak mudah terjawab pada saat itu. Seorang kawan yang tidak terlalu akrab di tempatku belajar bertanya rencanaku ke depan. Saat itu, aku bingung. Tidak memiliki pegangan, apalagi rencana.
Kelu
Lidahku membeku, tidak tau harus menjawab apa. Aku tidak ingin terlihat bodoh dan konyol, merengek atasanku untuk merubah keputusan mereka. Tidak, aku tidak akan pernah selemah itu. Aku pun menjawab seadanya, âSocial media specialist, mas. Doakan aku. Entah di mana, semoga cocok.â
Bimbang
Tanyaku begitu pada Tuhan. Apakah ini tempatku selanjutnya? Apakah ide dan gagasanku tidak akan ditolak seperti di tempat belajar sebelumnya? Apakah kawan-kawan yang begitu kurindu lengkap dengan kekurangan dan kelebihan mereka akan juga kudapatkan di sini?
Rencanaku
Biar hanya Tuhan yang mengatur. Aku melakukan yang terbaik, aku menginginkan peningkatan dan aku akan melakukannya. Indah pada waktunya, senyum pada akhirnya.
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
â Live Streamingâ Interactive Chatâ Private Showsâ HD Qualityâ Free Actions
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Tuhan telah mendengar doa-doa hamba sahaya yang kian meminta setiap hari akan pekerjaan. Tuhan kabulkan harapanku. Tuhan, betapa baik Engkau. Aku sadar kian jauh hidupku dari-Mu. Namun Engkau selalu ada, selalu setia. Terima kasih, aku telah mendapatkan pekerjaan dalam waktu kurang dari dua minggu. Aku bisa membuktikan kepada mereka aku bisa, aku mampu, aku diberkati.
Harapan
Satu harapku lagi, di posisi yang menjanjikan ini, di kantor yang baru dan sangat jauh ini aku berharap dapat memikul tanggung jawab yang ada padaku. Aku tidak ingin lagi menjadi lalai. Aku ingin menjadi bijak. Aku ingin menjadi ladang berkat bagi perusahaanku, sesamaku.Â
Sendu
14 hari tanpa pekerjaan, 7 hari pergi ke sana ke mari memenuhi panggilan wawancara. Bak mencari jodoh, menemukan tempat kerja bukanlah perkara mudah. Perjuangan, terpaan terik mentari dan angin menyapa, menjadikanku menghargai tiap tetes peluh yang mengucur dari tubuh.
Senang
Pengorbanan pun terbalaskan. Hari hari berlalu tanpa status akan segera berakhir. Hidup yang kurang menantang akan terlewati. Ah, anugerah sang Pencipta. Tiada dapat kulupa masa-masa penuh perjuangan ini, Bapa.
Terang
Langkah menuju pencapaian tujuan makin terbuka. Tiba waktu untuk lebih berhemat, berpikir praktis, tanpa drama. Tidak peduli berapa peluh yang menetes demi bahagia kedua orangtua. Aku tidak akan lagi mengecewakan mereka. Ini langkah yang Bapa susun dalam hidupku. Aku terlahir untuk menjalaninya.
Tidak mengeluh, lebih bersyukur.
Tidak pernah sebelumnya aku mengalami hal ini. Sehari yang lalu saat aku berjuang untuk mendapatkan pekerjaan, ibu dokter yang sangat jelita bertanya, âDebbie, whatâs your lowest moment in life?â Pertanyaan mengguncang. Mengiris hati.
Dengan gugup dan suara bergetar kurespon, âSaat orang yang saya anggap sebagai bapak kandung dipanggil yang kuasa pada 6 Februari lalu, ibu dokter.â Cerita pun mengalir, mengalun dengan lembut tanpa terbata-bata menceritakan kisah pilu yang menerpaku.
Sekejap benak bertanya, âTulang, apa kabar?â
Kemudian ibu dokter menghadapkanku pada realita dengan bertanya, âApa yang kamu lakukan untuk bangkit?â Jika engkau tahu, pertanyaan ini sangatlah pilu. Lidahku hampir kelu saat mengutarakan, âIbu dokter, saya tahu Tulang saya ingin melihat diri ini memiliki pendidikan yang tinggi dengan karier gemilang. Maka inilah salah satu langkah untuk bangkit, dengan pergi memenuhi panggilan wawancara dari satu perusahaan ke perusahaan lain. Mengais kesempatan, berusaha meraih pundi-pundi. Saya yakin, tulang di sana turut mendoakan saya.â
Tulang, kakak rindu. Sungguh. Hanya bulir air mata yang dapat mengatakan hal ini dan untaian doa yang dapat kakak kirimkan di manapun kaki ini melangkah. Esok tepat 40 hari kau meninggalkan kami, tulang. Bahagia selamanya bersama Bapa di surga, ya.
Keindahan tercipta lewat barisan kata dan gugusan rasa di dalamnya. Hausku terpenuhi sudah saat keindahan itu kunikmati lewat makanan jiwa yang kunamai buku.
Buku
Buku yang seringkali diabaikan sebagai suplemen kehidupan. Ia memberikan ruh kepada tiap jiwa, ia mengisi rongga yang kosong, ia pun menjawab tiap tanya dalam jiwa.
Oh buku
Kau tidak hanya sekadar benda mati tak bernoda. Kau memotivasiku, kau mendewasakanku, kau pun mengubahku menjadi seorang yang lebih arif. Ya, aku menjadi orang yang paling beruntung tiap kali aku membalik tiap halaman di dalammu.
Penuhi jiwaku, biarkan aku selalu menjadi si bodoh yang selalu mencarimu. Aku cinta kamu, buku!
Sehari yang lalu aku memusingkan, mengeluhkan, menistakan status pengangguran yang tengah kusandang kini. Apakah hal itu mendatangkan penyesalan?
TIDAKÂ
Tentu tidak.
Walau tidak menyesal, aku tetap berusaha. Aku lelah hidup seperti ini. Aku muak berdiam diri di kediaman orang lain setiap hari tanpa satu hal yang pasti. Aku mencari. Dalam doa dan portal penyedia lowongan kerja.
Aku tidak ingin lagi memperbudak Sang Pencipta. Aku tahu seberapa besarnya dosa dan salahku. Ah, aku hanya ingin dikaruniai hati yang selalu bersyukur.
Tiada lagi perasaan depresi. Lunturlah sudah rasa tak percaya diri.
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
â Live Streamingâ Interactive Chatâ Private Showsâ HD Qualityâ Free Actions
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Betapa pilu rasa hati ini. Hari demi hari, mingu demi minggu aku lewati dengan perasaan pilu. Pilu saat aku menyadari bahwa aku harus terjebak lagi dalam dunia gagal-jatuh-bangkit lagi-menunggu jawaban dari doa-doaku. Ya, kali ini dalam persaingan dunia kerja. Belum berapa lama aku mendapati diriku yang merana mendapati penolakan dari atasan terdahulu.
Aku harus berlari dengan sangat cepat. Mencari pekerjaan untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah. Kali ini bukan hanya untukku, juga untuk saudara sedarah yang harus aku penuhi kebutuhan pendidikannya. Cukuplah kisah ini tayang dalam dunia maya, tanpa engkau tahu jatuh-bangun hidupku beberapa minggu ini.
Di kediaman orangtuaku, maaf maksudku di kediaman orang lain yang kami kontrak, hari-hariku dihiasi sulitnya mencari kerja. Pengalaman satu tahun lebih di bidang media sosial dan blog belum mampu meyakinkan para perusahaan. Tuhan, apakah ini hukuman? Tidak, aku yakin bukan. Aku tahu, aku hanya perlu menjadi lebih tabah tanpa menyerah.
Inilah serpihan pilu hidupku. Aku ingin bisa lebih tabah dan giat. Aku HARUS.
I was knocked down to my lowest point on the beginning of the camp
I arrived there with chaotic feeling
I realized that I was not ready to grab new friends
I was not ready to spread jokes like I used to
My research paper needed longer time to be approved
It was due to loads of things I couldnât mention
Then I slapped my face
I had to hide my own feeling and smiled to my new family
Yes, I named them family now.
I started to know them from the game we joined in
My team lost on that time
But it wasnât the point, the point was
I could forget my problems for awhile because the laughter we shared
When the next day was coming,
The problem of my research paper popped up in my mind
I could not even got rid it of till the last session on that day
The 3rd day began very early
I got up earlier because there was a meditation session but I didnât join that
Since I had to attend the mass
I walked on my feet to reach the church
I got lost
I asked people
I smiled to them,
I found out that I hadnât create this time for too long
I know I love this
Soon I am going to travel and do those again
(SUDDENLY GET EXCITED)
I had a solitude on that morning after the mass
I told myself while I wrote down âMy 80th Birthdayâ letter,
I had to make this day prodigious
I wished on my heart so
Then the good thing happened after morning plenary session
The unpredictable (yeah, for me his coming was very unpredictable) guy from kitabisa.com named Al Fatih Timur (Timmy, https://www.linkedin.com/in/m-alfatih-timur-87b38035) spoke in front of 22 Dream Catchers and 5 Purpose-Finding Makers
He told his journey
He told us he was lost
He told us he didnât know what his purpose in life was
Then he discovered the way he had to live
He asked great people to mentor him
He did hard work tirelessly
He struggled for many years
Striving to make his dream come true
One day, finally he discovered his purpose
He wanted to make people do good for good cause
He wanted to make Indonesians do good through helping those in need
Those who need support in doing exceptional things for others
Because a purposeful life is a life dedicated for bringing good things to others
At the end,
He told us there that we have to find out our purpose, find a mentor, and make the mentor help us in living our purpose
Jakarta Feb 24th 2016 22.30 Can't tell the world how exhausted I am Can't tell myself not to stand up in the middle of the crowds Can't tell my mind that I suppose to arrive at 8PM Can't tell people at surrounding how I need a seat Can't tell the sky outside not to pouring rain over the roads I need one day to lay down my body on bed.
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
â Live Streamingâ Interactive Chatâ Private Showsâ HD Qualityâ Free Actions
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
There is no too early to start a day
We woke up before 5 AM each and every day and still do not have any spaces on metro after struggling with traffic jam
We always have people stepped on our feet
Are we mad? No!
Big no!
Oh perhaps some yes
But it is super normal and acceptable
We forgive, we forget
We cannot go in?
No worries! People will help us pushing our bodies to get on the metro
We cannot go out?
We do have to yell and force ourselves to
Itâs not the end of misery
Metro does move
A little move does hurt!
We do shaking together with metro
But we cannot do many things
Even we lose the holder
So we just follow the flow
But some of us who hold the holders fight a lot against the flow
They get hurt
They feel exhausted
But we have to always strive each and every day
We have to earn money
We have to live
This is our story
This is our experience
Live as suburban
Nothing much we can do
Beginning without Ends @lambungansajak - Tumblr Blog | Tumlook