/ruang•kosong/ 📸 @fera.khansa 🎨 @irusdha w/ @lightroom ••• - - - ••• Artikel di bawah ini ditulis oleh @healyourself.id “Lo kemarin sempet menghilang, nggak bikin konten. Ada apa sih, sebenernya?” tanya Amanda, youtuber top yang terkenal dengan konten makan-makan, kepada sesama youtuber yang diajak kolaborasi dalam konten mukbang kali itu. “Karena capek, sih…” Riko, anak muda usia awal 20 yang sudah menggaet 2 juta lebih subscribers di kanal Youtube-nya itu merespon pertanyaan Amanda. “Capek karena intensitas kerja yang terlalu tinggi gitu, ya?” “Iya dan bingung aja. Gua tuh ngapain sih, sebenernya di umur segini? Dulu gua selalu pengen jadi nomor satu. Lambat laun ketika gua udah bisa capai itu, gua terus bingung mau ngapain.” Percakapan ini tidak menggunakan nama asli namun dialognya benar adanya. Familiar dengan situasi di atas? Suatu waktu kita sangat menggebu ingin meraih atau memiliki sesuatu, namun ketika sudah tercapai, entah mengapa yang ada hanya … hampa. Kita juga nggak asing dengan berita publik figur yang di puncak kesuksesan justru mengakhiri hidupnya. Kehidupan mereka terlihat begitu sempurna. Kekayaan, popularitas, pencapaian, semuanya mereka miliki. Namun mengapa banyak yang diberitakan depresi hingga hidupnya berakhir seperti itu? Lalu kita bingung. Mengapa rasanya hampa? Mengapa pencapaian dan kepemilikan itu seakan tak berarti apapun? Apa yang sebenarnya bisa mengisi ruang kosong dalam hati kita? Sahabat Heal Yourself, sesungguhnya ruang kosong itu, ucap Ibn Qayyim, tidak akan bisa diisi oleh apapun kecuali dengan kedekatan pada Allah SWT. Merasakan hal yang sama? Yuk cerita di kolom komentar! Mungkin belum melegakan kerisauanmu, tapi jadi tahu bahwa kalian tidak sendiri. Posted @withregram #reels #innerpeace #healyourself #selfhealing #islamicpsychology #healing #jakarta #jktinfo #jktgo #museum #museumfatahillah #museumsejarahjakarta #kotatua #hijrah #sahabathijrah (at Museum Sejarah Jakarta) https://www.instagram.com/p/ChPYTm-pmeq/?igshid=NGJjMDIxMWI=












