Setelah semua banyak hal besar dan tak terduga menghampiri mulai dari awal tahun, menguras energi, emosi, dan deraian air mata, aku tetap ingin berterima kasih kepada diri sendiri bahwasanya aku telah melewati semua fase kehidupan itu satu persatu. Atas semua yang telah Allah uji, pada akhirnya semua terlewati karena Ia tahu aku mampu lewati.
Sekarang, pelan-pelan, aku benar-benar menikmati waktu dengan diriku sendiri. Merayakan, bercengkrama, berkontemplasi lebih dalam lagi ke dalam diri terhadap apa-apa saja yang sudah dan pernah, kemudian menyusun langkah lembaran baru untuk lebih baik lagi.
Di fase ini, meski sudah terasa nyaman, sembuh dan berdamai akan semuanya, tak jarang perasaan campur aduk; hampa, harap, sedih, tanda tanya, dll juga sesekali datang. Namun tiada yang lebih aku syukuri, bahwa momen seperti ini akhirnya datang. Di usia yang matang dan temuan hidup yang lumayan menantang, untuk sampai ke fase hening, dan damai seperti ini, tentu melewati banyak perang pikiran dan perasaan. Dan yahhhhh, pada akhirnya, pasrah dan berdo'a selalu pada-Nya adalah muara kelapangan hati atas segalanya.
Aku syukuri atas semua pelajaran yang telah Allah beri. Siapapun dan apapun yang Allah takdirkan baik untukku, dan yang lepas dan pergi dari ku, aku terima dengan suka cita, dan mengikhlaskan dengan lapang dada walau tak mudah. Perjalanan hati dan pikiran ini, semua atas izin-Nya; yang Maha membolak-balikkan hati manusia. Bahwa setiap rasa yang Allah izinkan hadir, sebab kuasanya, kita hanya menjalankan, menemukan.
Walau semua proses memilih, memilah, menemukan, melepaskan dan sampai ke titik titik baru itu bukan hal yang mudah, bahkan terasa sangat menghujam dan berat sekali, namun semoga kita semua berjanji untuk selalu melangkah lebih baik.
Seperti malam yang berganti siang, hari tak selamanya mendung, cerah tak selamanya datang, semoga kita tetap menikmati semuanya, satu persatu dengan sejuta rasanya. Bahwa semuanya silih berganti, sementara, dan tak ada yang abadi. Begitupun dengan warna perasaan kita.
Maka aku siap melangkah lebih baik lagi, dengan harapan yang baru, cita-cita dan cinta yang baru. Setiap hari, dengan sepotong hati yang baru untuk kebaikan diriku, dan orang-orang yang menyayangiku.