2025
Tahun 2025 sudah berakhir, 2026 tinggal esok hari. Banyak hal terjadi pada diri sepanjang tahun ini. Beragam emosi juga terjadi, mulai dari rasa sedih, marah hingga senang bercampur di tahun 2025.
Meskipun banyak hal yang membuat saya marah pada situasi yang tidak bisa saya kontrol. Namun, masih banyak hal baik yang terjadi pada diri pribadi yang membuat kualitas hidup saya lebih baik.
Tulisan ini adalah refleksi saya di tahun 2025. Mari kita mulai.
Memutuskan berani ke Psikolog
Yap kamu tidak salah baca, di awal tahun 2025 saya memutuskan untuk berkonsultasi dengan psikolog. Meskipun beberapa kalian mungkin tahu saya lulusan s1 psikologi, namun sebagai manusia biasa saya tetap butuh memastikan kesehatan mental saya baik-baik saja. Tidak bisa dibilang 100% "sembuh", karena meskipun psikolog yang aku konsultasikan ini cukup profesional, namun beberapa hal belum seterbuka itu. Ya it’s okay, may be next session bisa lebih terbuka.
Pengalaman ini cukup berkesan karena berahun-tahun luka batin itu akhirnya berani untuk dibuka, mungkin ini yang akhirnya membuka saya menjadi lebih kalem dalam menghadapi beberapa hal termasuk hal-hal yang diluar kontrol saya.
Bertemu lebih banyak sahabat terdekat
Meski terpisah jarak, di tahun 2025 ini saya cukup sering bertemu sahabat-sahabat dan kawan lama yang tinggal di sekitar tempat saya tinggal. Terinspirasi dari drama korea Hospital Playlist juga, meski sesibuk apapun, jangan lupa luangkan waktu untuk bertemu dengan sahabat atau orang-orang yang kamu sayang.
1960 dan 1970
Alhamdulillah 24 dari 25 siswa yang menjadi wali saya mendapatkan kampus di PTN dan kedinasan yang mereka inginkan. Belajar negosiasi, publick speaking serta presentasi saat mengajar dan melakukan sesi konseling menjadi fokus pengembangan skill yang saya lakukan di tahun ini. Saya merasa cukup bertumbuh terutama ketenangan saat mendapatkan pertanyaan-pertanyaan sulit dari orang tua siswa maupun siswa yang saya ampu. Bersama mereka juga, saya menampilkan pentas petualangan sherina di acara Inten Ceria dan cukup memukau banyak orang yan menonton acara ini.
Mengikuti Komunitas Bertumbuh
Tahun 2025 saya mengikuti komunitas Career Class dan bertemu dengan banyak orang yang luar biasa latar belakang serta pemikirannya. Mereka cukup memberikan banyak ruang untuk saya mengeksplore potensi serta kesempatan yang saya miliki. Teman-teman disana juga cukup supportive karena kami diberi ruang untuk berdiskusi dengan banyak orang. Bertemu dengan ekspert, terutama di bidang mental health dan finance yang cukup membuka mata saya tentang bagaimana menjalani hidup lebih baik secara karir maupun personal. Terima kasih untuk semua yang terlibat dalam komunitas bertumbuh ini.
Berat badan naik
Mungkin hal paling membanggakan saya adalah dapat menaikan berat badan saya dari 50 saat sakit ke 65 kg sejauh ini dan masih sangat diusahakan bisa minimal 70 kg untuk mencapai BMI yang ideal. Tahun ini saya lebih rajin berolahraga seperti gym, lari dan renang. Setidaknya seminggu 4 kali gym dan 1 kali seminggu saya berlari dan alhamdulillah masa otot bertambah tanpa perlu disertai lemak berlebih.
Berani bikin content di IG dan Tiktok
Berawal dari tugas komunitas Career Class, akhirnya mulai PD juga upload konten di sosial media, belum berniat jadi content creator yang betul-betul proper sih tapi setidaknya tahun ini sudah mulai take video, editing hingga posting. Salah satu milestone yang cukup membanggakan dan semoga tahun 2026 seterusnya lebih konsisten.
10K pertama setelah 2 tahun hiatus dari race lari
Di bulan desember kemarin, akhirnya saya memutuskan untuk ikut event lari pertama setelah 2 tahun hiatus dari race. Setelah latihan yang cukup intens di 3 bulan terakhir, saya berhasil mendapatkan finist 1 jam 10 menit (waktu official 13 menit, kepotong masuk start karena panjang banget antrinya). Ketemu sama teman-teman career class di semarang dan perwalianku di tahun 2024.
Lebih banyak membaca buku Fiksi
Tahun ini jadi salah satu tahun yang membuatku merubah perspektif tentang membaca buku. Sebelumnya saya merasa hanya perlu membaca buku-buku non fiksi seperti self help atau artikel-artikel ilmiah. Ternyata pendekatan story telling yang indah dari buku fiksi membuat saya lebih bisa mengembangkan kreatifitas dan memahami sisi vunarable manusia. Setiap manusia punya cerita dan buku fiksi memberikan ruang untuk manusia tidak hanya dilihat sebagai objek, tapi juga subjek yang berpikir. Oh ya kegiatan di foto merupakan baca buku bareng teman Career Class Jabodetabek.
Dapet rank challenger di Wild Rift
Bermain game bagi saya tidak hanya ajang untuk relax tapi juga belajar strategi dan skill. Setelah 3 tahun memainkan game ini, baru kali ini mencapai rank challenger. Haaha. Small progress is still progress right!
Mengunjungi adek dan saudaraku di Sumbawa.
Setelah terakhir kali ketemu adek di tahun 2022 dan terakhir berkunjung di sumbawa saat saya SD, saya akhirnya bisa kesini lagi menggunakan uang sendiri hasil nabung setahun. Momen nostalgia sekaligus relax sebelum masuk tahun 2026.
Dari semuanya, banyak hal yang mungkin belum berhasil dalam hidup dan masih segera diusahakan. Namun ternyata setelah dicatat dan ditelisik aku ternyata bertumbuh di tengah dunia yang sedang tidak baik-baik saja ini. Terima kasih untuk semua orang yang sangat supportive di tahun ini. Mari kita tingkatkan di tahun ini, tahun berikutnya dan tahun berikutnya dan seterusnya. Aamiin


















