Workout
First Thing First.
Sebuah teori tercetus, namanya Hero Syndrome. Fenomena ini belakangan mulai menyeruak. Dalam kondisi genting, banyak pihak membutuhkan bantuan. Orang-orang saling bahu membahu meringankan beban. Bersatu dan berderma menggalang aksi atas nama kemanusiaan dan keselamatan dunia. Namun, ada beberapa aksi yang justru terasa terlalu giung. Ada juga yang menemukan momentum aji mumpung, dan di dunia teknologi semewah ini, kita sudah tidak lagi bisa memfilter maksud dan tujuan orang-orang yang kita lihat aksinya di layer gadget kita. Kita hanya tahu, mereka bergerak dan menyebarkan apa saja.
“Hero Syndrome atau Hero Complex adalah fenomena ketika seseorang mencari pengakuan dengan cara beraksi seperti pahlawan. Ia berusaha menciptakan keadaan dimana mereka bisa menjadi juru selamat dan mendapat pujian”kata sebuah artikel (tirto.id). Profesi terkait KEAMANAN dan NYAWA MANUSIA dilaporkan berpotensi mengalami hero syndrome, misalnya pemadam kebakaran, perawat, polisi, dokter, tantara. Satu lagi yang diluar katagori itu : influencer. Demi memperoleh apresiasi atau memompa penilaian diri, mereka akan berupaya menyenangkan orang-orang sekitarnya.
Ada orang-orang yang memang secara psikologis mengidap hero syndrome, namun ada juga yang hanya sebatas panjat sosial. Tapi, dalih terus menerus menyuarakan donasi dan bantuan, dan berjuang hingga terjatuh sakit demi melawan wabah ini, adalah hal yang sulit kita tepis. Di masa seperti ini, hero syndrome, panjat sosial, dan orang yang tulus ingin mengajak kebaikan semuanya menjadi samar, berbaur menjadi satu nama : pemberantasan covid19.
Stay Safe.
Hari terakhir permainan. Saya akan mencoba membagikan satu buah aplikasi yang sebenarnya baru saya unduh beberapa hari yang lalu. Nama aplikasinya adalah Seven.
Aplikasi ini sebenarnya adalah panduan untuk melakukan olahraga. Biasanya ada periode tatangan yang bisa kita isi sendiri sesuai target masing-masing. Mereka merekomendasikan tantangan 30 hari. Pilihan jenis olahraganya bermacam-macam. Ada full body, upper body, cardiofat burn, strength. Sudah bisa ditebak lah ya saya pilih katagori yang mana *melambaikan tangan pada gelambir*
Sayangnya, untuk program tantangan, mereka mengharuskan kita untuk berlangganan *cuihhh *mamak pejuang gratisan. Maka dari itu, fitur tantangan ini otomatis saya langkahi. Jadi saya hanya fokus di menu workoutnya saja, jadi disana ada panduan gerakan disertai timer dan hasilnya bisa tercatat. Lumayan untuk menemani saya yang menggelondong akibat kekurangan gerak fisik. Gerakan standar seperti push up, jumping jacks, sit up dll, yang akan tambah seru kalau kita punya tantangan dan share tantangan itu dengan suami atau teman. Saat tertantang, adrenalin terpacu, jadi insyaAllah kita makin semangat.
Semangat berolahraga di kondisi #dirumahaja hingga entah kapan ini.














