WHAT IS MENTAL HEALTH?
(DEPRESSION)
30-12-2022
where do i started this story?
3 tahun yg lalu, aku memutuskan untuk berhenti kerja dari sebuah perusahaan.
aku mengurung diriku 3 bulan di kamarku, dan merasa itu normal saja. aku cuma tidak ingin keluar kamar. malas keluar, malas bicara dengan orang lain.
aku hanya bicara dan melakukan kontak dengan keluargaku, dan beberapa temanku yg bisa dihitung dengan jari. (kurang dari 5) dan aku merasa itu baik-baik saja,
kenapa aku merasa baik-baik saja?
1. karena aku merasa, aku sudah menghitung kebutuhan hidupku dan aku bisa memenuhi semua yg aku perlukan beberapa tahun kedepan.
2. karena di rumah aku merasa aman.
3. aku punya penyakit GERD, yg selama aku bekerja aku hrs bolak-balik ke rumah sakit. (dan aku merasa itu krn sakit... bukan krn stress yg menumpuk)
4. aku merasa tidak butuh org lain. dan aku merasa itu normal. (di pekerjaanku yg dulu aku terbiasa bekerja dengan mobilisasi sangat tinggi. meski bekerja dg tim aku jarang bertemu mereka.)
5. aku merasa semua orang sama saja. bahwa mereka punya motif setiap kali melakukan kebaikan. dan aku tidka percaya orang lain. bahkan mulai mempertanyakan apakah ibuku benar2 percaya padaku? apakah dia tulus? dll.
6. krn aku merasa itu normal, dan semua org mengalami yg aku rasakan. aku tidak membicarakan ini dengan siapapun. krn mereka akan menganggap ini normal. dan aku menormalakn keadaan ini.
7. aku tidak tahu lagi apakah aku menyukai sesorang atau tidak menyukai? aku merasa semua orang tidak penting. aku tidak penting. mereka tidak peduli, aku juga tidak akan peduli.
kemudian, setelah 3 bulan "mengurung diri", aku berbicara dengan temanku yang kebetulan lulusan psikologi. setela hbicara dia menyuruhku melakukan test sederhana yg aku pikir "oh cuma kuis trivia" and yes, after that... dia bilang aku butuh konsultasi. karena aku sudah mengalami depresi.
apa aku kaget? yes... kenapa? karena aku merasa baik-baik saja. tidak ada yg salah dengan aku. tp seperti yg aku bilang di awal, temanku bisa dihitung dengan jari. (*teman yg aku anggap bisa di percaya)
aku berangkat konsultasi, dan membawa hasil kuis trivia yg aku ga tahu itu artinya apa.
dan ya, aku mulai konsultasi.
ditanya banyak hal tentang hal-hal yg menurutku normal.
i can't cry. bahkan ketika melihat hal mengerikan atau menyedihkan. aku berpikir... oh bukankah semua orang juga mengalami itu. why should i cry?
then let's collect my memory, which already blur... my "normal memory"
LINGKUNGAN TOXIC ITU MEMBUNUH
Lingkungan toxic itu membunuh. apa itu lingkungan toxic yg membunuhku pelan-pelan:
Mulai dengan kalimat-kalimat yg menyakiti. yg aku ingat, waktu itu lingkungan kerjaku penuh dengan orang-orang yg bisa mengatakan apapun dan tidak peduli dengan orang lain (especially to me). waktu itu aku terhitung paling muda diantara semua orang, dengan umurku yg masih 20-an sementara mereka sudah di akhir 20-an - 30-an. jadi aku sering mendengar kalimat sarkas dan cibiran dari mereka. awalnya aku menganggap krn mereka iri dan tidak suka, aku yg masih sangat muda , merangkap kuliah, dan mendapat kepercayaan memegang 1 departemen. well sebenarnya karirku terhitung sangat cemerlang. but not everything looks good is good.
Mereka mulai memindahkan tempat dudukku, di luar ruangan? u think it's impossible... well that's happen to me. waktu itu aku cuma berpikir oh mungkin karena aku jarang di tempat. (it's again i think it's normal) bdw mereka juga memindahkan semua meja tim ku keluar ruangan. dengan alasan ruangan ac jadi kurang dingin. well - i don't care at that time.
karena aku sering keluar kantor, dimana pekerjaanku mengharuskanku keluar kantor. setiap kali aku meeting, anehnya semua kesalahan tiba-tiba jadi salahku dan timku. aku berpikir mungkin mmg kami salah, dan krn aku kepala, aku harus bertanggung jawab. sementara aku fokus memperbaiki kesalahan kami, yg aku tidak tahu sebenarnya itu kesalahan apa? aku terus menerima pandangan tidak percaya, incompetent, dan all my fault from everyone.
waktu itu sampai pemilik perusahaan memanggilku dan bertanya what is my problem? dan akhirnya aku bergabung dg tim lain. dengan ada kepala yg lbh senior. it's okay... i don't need any position as head departement after all. tapi, anehnya lbh banyak yg tidak suka. pekerjaanku tiba-tiba bertambah, semakin menggunung. hal-hal yg tidak perlu di kerjakan jd di kerjakan. dan hal yg perlu di kerjakan jd terabaikan. i'm overload. with high responsibility. i try to discuss but no one hear me. so i fight alone... ya aku punya tim. but that time, no one can understand me, can hear me. I'M DYING...
aku sadar, aku butuh kerja untuk meneruskan kuliahku. aku tetap mutuskan untuk terus bekerja. it's normal for me to hear people yelling. and call me just to judge me. without even know... what really happen. banyak yg bilang timku adalah lingkaran setan. ya... actually i know, that the problem is not me or my team... but SOP. dan disini dengan semua hal2 yg aku anggap normal aku tidak tahu kalau i'm just victim.
then i decided to resign (i'll try to collect my memori again and write it... now all seems blur.)
setelah melakukan konsultasi, lebih dari 1 bulan. aku memutuskan untuk bekerja di tempat baru.
di tempat baru, i'm supper strugling. karena pengalaman sebelumnya, aku sangat sulit untuk bisa percaya dan kontak dengan org baru. bahkan aku bermasalah dengan timku. but luckily... aku bertemu dengan org yg cukup bijaksana.
untuk pertama kali aku merasakan apa itu tim, dan rasanya punya tim yg baik. they don't judge me. dulu setiap kali org tidak bicara aku selalu berpikir, WTF is this again? (bdw i life in that situation 7th years.) tp sekarang berbeda. hal kecil sperti, mereka membagikan permen dan kue... and yes, for the first time... aku merasa tidak di bedakan. (dulu aku selalu meberi dan ya, mereka selalu merasa kurang. halah cuma jeruk... halah cuma roti... halah, harganya cuma segini) sekarang, ini bukan masalah harga, ini bukan masalah barang, ini soal rasa ingin berbagi. i feel warm now...
dulu setipa kali ada meeting apapun, i walk alone.. sekarang there is someone besides me... and i know there also someone who will figt with me.
sampai saat ini aku msh punya masalah.
aku masih tidak bisa membedakan wajah orang. in my eyes everyone are same. butuh waktu lbh dari satu tahun buatku untuk mengingat orang2 di timku sekarang yg kurang dari 10 orang.
dan beberapa hal lainnya.
aku akan menyembuhkan sedikit demi sedikit.
aku tidak tahu sebelumnya 7tahun yg lalu aku sdh sangat hancur, aku tidka tahu kalau aku masuk tahap depressi, sekarang aku msh dalam proses penyembuhan.
apakah aku sudah bisa percaya orang lain? no... i just be more carefull.
and i'm still recall, kenapa dan kapan aku mulai tidak percaya siapapun.