Alhamdulillah!
Praise to Allah SWT who always loves me more than anyone could in a lifetime.
Pada akhirnya sampai juga pada titik menulis “Ungkapan Terimakasih” yang dari kemarin-kemarin cuma bisa dibayangin betapa bahagianya rasanya. Perjuangan selama satu tahun untuk memperoleh gelar sarjana terbayar sudah. Memang terbukti benar bahwa kerja keras tak akan pernah mengkhianati.
Banyak sekali pelajaran yang didapatkan selama satu tahun ini. Tidak serta merta tentang ilmu dan tugas akhir itu saja. Namun lebih dari itu. Setiap proses yang dilewati selalu mengajarkan untuk terus kuat dan bertahan hingga akhir serta memberikan dampak positif di setiap harinya. Memang tidak semua proses selalu membawa bahagia bagi kita, pasti ada ‘si lemon’ yang selalu muncul dalam proses tersebut. Tapi justru darinya lah sesungguhnya pelajaran-pelajaran berharga itu didapatkan.
Namun banyak dari kita yang sering kali merasa kecewa, sedih, bahkan takut dan marah karena hadirnya ‘si lemon ini. Hal itulah yang harus dapat kita hindari karena segala bentuk pikiran negatif itu dapat dengan mudah merusak seluruh sistem tubuh kita yang mengakibatkan keadaan semakin memburuk.
Oleh karena itu kita harus memenuhi pikiran kita dengan pikiran yang positif. Apapun yang terjadi harus tetap berpikiran positif. Melawan hal-hal buruk pada diri sendiri adalah kunci utamanya. Bukanlah hal yang mudah memang untuk melakukannya, untuk itu harus bena-benar memaksa diri sendiri demi kebaikan diri sendiri. And it worked! I’ve tried it more times even though I felt down again and up again and finally up again till done.
Terus mendekatkan diri pada Allah SWT pun membuat hati menjadi tenang dan bisa lebih mudah dalam ‘mengatasi’ diri sendiri. Mintalah bantuan dan pertolongan pada Allah SWT karena semua ini milik-Nya, apapun yang terjadi semua atas kehendak dan ridho-Nya. Jadi tetaplah berjuang dan teruslah berdoa adalah pilihannya. Selalu sertakan Allah SWT di setiap langkah proses yang dijalani, insya Allah segalanya akan dipermudah oleh-Nya.
Percayalah bahwa, Allah SWT tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya (Al-Baqarah:286).
Usaha keras tidak akan terwujud tanpa ada adanya rasa ikhlas dan sungguh-sungguh. Ikhlas dalam kasus ini berarti ikhlas dalam menuntut ilmu. Niatkan semuanya untuk belajar. Sadari bahwa dalam belajar memang butuh proses yang tidak mudah. Jika kita ikhlas pasti kita akan sungguh-sungguh dalam menyelesaikannya. Tidak akan mudah menyerah jika bertemu masalah-masalah yang seringkali menghasut kita untuk melarikan diri dan akan terus berjuang mencari jalan keluar dari kesulitan tersebut.
Setiap satu problem berhasil dilalui tidak menjadikan proses selanjutnya berjalan mulus begitu saja. Nah di sinilah kita harus berhati-hati, jangan terlalu senang dahulu. Biasanya ada saja problem yang muncul sebelum semuanya benar-benar selesai. Kuncinya yaitu sabar, sabar dan sabar serta tenang, tenang dan tenang. Kedua kata tersebut saya tulis berulang tiga kali bahkan entah sudah berapa kali saya mengulang-ulangnya dalam pikiran dan hati saya. Mengapa? Karena dengan sabar dan tenang membantu kita untuk tetap berpikiran positif. Kita juga tidak tahu apa yang Allah SWT rencanakan untuk kita, untuk itu bersabarlah menunggu hadiah yang akan diberikan Allah SWT. Semua akan indah pada waktu yang tepat, trust it.
Yakinlah, ada sesuatu yang menantimu, selepas banyak kesabaran yang kamu jalani, yang akan membuatmu terpana, hingga kau lupa betapa pedihnya rasa sakit (Ali bin Abi Thalib).
Jangan lupa luangkan waktu sejenak untuk merenunngkan apa yang sudah dilakukan selama ini dalam hidup. Instropeksi diri, menilai apa yang salah dalam berucap dan berperilaku selama ini. Apa yang kurang dalam usaha yang telah dilakukan selama ini. Perbanyak istighfar, meminta ampun pada Allah SWT atas semua segala kesalahan karena dengan banyak melakukan hal tersebut merupakan sebab terkabulnya doa-doa kita.
Dan yang menjadi penutup segala usaha yaitu pasrahkan semua pada yang Maha Berkehendak setelah semua usaha dan kerja keras yang telah diperjuangakan. Bagaimanapun juga semua adalah rencana Allah. KIta sebagai manusia hanya bisa berusaha sebaik mungkin sampai batas limit kita. Percayalah bahwa apa yang diberikan Allah pada akhirnya memanglah yang terbaik untuk kita.
I’ve ever told to my self, “I know the rain is so heavy but I can see the rainbow will come” And yeah, finally the rainbow really come. It’s so beautiful. Amazing!! I’ve never imagined before. Alhamdulillahirabbil’alamin. Thank God!
Selamat yudisium!!
Mari berjuang di kehidupan baru yang sudah menanti.
Tetap semangat dan janganlah berhenti berusaha untuk kalian yang masih berjuang meraih gelar. Jangan takut karena kalian bisa menghadapinya dan selalu ada Allah SWT yang pasti membantu.
Good people can overcome the difficulties.