Menurut pelafalan setempat, Museum Nasional Kamboja di sebut Sala Rachana. Masuk seharga US$5 hingga US$10. Kalau tak pakai alat penerjemah, bayar terendah. Bisa ditebak aku pilih yang mana ya. Isinya ga dramatis, walau masih mellow gara2 museum genocide, yang dikunjungi sebelumnya. Isinya adalah benda-benda arkeologi, dan budaya terbesar dan paling terkemuka di Kamboja. Disebutkan, koleksi museum mencakup lebih dari 14.000 artefak, mulai dari zaman prasejarah sampai periode setelah Kerajaan Khmer, yang pada puncak kejayaannya, kekuasaannya membentang dari Thailand, Kamboja, hingga ke Vietnam selatan. Nah, disini tak boleh foto2 di dalam museum. Kalau mau foto tambah satu dollar. Tapi itu berhasil moto, di luar kesadaran anak mudanya. Hihihi, mayan. Museum yang dibangun tahun 1920 ini instagrammable. Ada kejadian unik, anak mudanya sampe nyaris bikin huru hara (lebay). Gara-gara uang kembalian karcis tanda masuk. Ya Allah, si Ibu-ibu loket jutek bin judes bingit. Abis ngomel2, di toilet baru ketahuan kalau yang salah anak mudanya. Hihihi... #travelwork #journey #traveling #zenfone3id #cambodia #traveljournalism #travelgram #travelblogger #travelstories #travelphotography #travelhappy (at National Museum of Cambodia)