Ketenangan hidup tentu saja tidak diraih secara gratis, mau tidak mau seolah-olah kita terus dilatih untuk menata kesulitan. "Masalah hidup selalu ada" kata beliau.
Seperti tadi pagi, setiap kali nenek cerita kesulitan masa lalu kadang aku merasa jenuh-bosan. Tentu saja story kita memiliki kesulitan yang berbeda. Aku terlalu tergoda untung membandingkan nasib kami.
Tapi dari cerita itu setidaknya aku memahami. Memberi sugesti diri. Bahwa setiap orang akan selalu baik-baik saja, asalkan dia bisa mengelola kesulitan-kesulitannya (salah satunya) dengan bersabar, bergerak.
Kadang, pasti kita sering merasa tidak baik-baik saja dengan kesulitan yang kita alami sekarang. Sangat baik untuk mengakui. Akan tetapi ingat, andai kata kalau hari ini kita bisa menerima dengan perasaan tersebut dengan lapang dada tanpa amarah. Tentu besoknya hanya jadi angin lalu dan kita akan merasa hebat.
🤔 : eh, dulu aku pernah ngalami gini ya?
🤭 : Alhamdulillah ya, sampai sekarang. Ternyata aku masih baik-baik aja
😇 : Ya Allah, engkau Maha Baik, (ternyata) aku masih dijaga sampai sekarang.
Dan akhirnya, dititik itu kita tidak akan pernah khawatir untuk hidup sendiri.
Kan diriku punya Allah, mintalah apa saja! Begitu orang beriman yang (akan) selalu katakan.