Hujan turun satu satu,
Kaki kaki tengah berdiri menghadap Tuhannya, di sepertiga yang diselimuti berkah.
Ternyata hujan bukan hanya di luar sana saja, di dalam sini pipi -pipi mulai becek. Mata mata mulai sembab asbab rinai yang kian deras.
Dalam pelukan hujan rindu telah berpulang, menemui yang Maha Penyayang lewat untai terjuntai ayat cintaNya.
Habis luruh habis, tiada batas malam ini, tiada sekat antara makhluk dengan khaliknya.
Dalam sujud sujud panjang, pada tegaknya kaki, di rukuk rukuk nan khusyuk.
Rindu telah tahu ke mana ia kan pulang, cinta telah tahu siapa yang paling diantara nya. Dan harap pun tahu dimana harus berpijak.
Ramadhan hampir Syawal dan rindu mulai berdetak.
-Terimakaih untuk tiap sempat dalam kebaikan yang kau beri Ya Rabb :’)