#selfreminder "Bulan Ramadhan hanya puasa tanpa amalan sunnah lainnya (seperti tadarus, qiyamullail, dzikir, de.el.el).. Itu ibarat disodorin jaringan 4G quota unlimited, tapi hapenya always lowbat. Rugi!!" - Mas Arka : Kalo Mas Arka mah bilangnya gitu. Gimana kalo balikin aja lagi. Kita sudah biasa dg jaringan 4G bersama dengan fasilitas tercepatnya selama ini, hape lowbat gk masalah, tinggal colokin aja mulu - beres. Kita sudah biasa dg amalan sunnah seperti yg dimaksud, lalu? Kurang seperti apa kita mengartikan bulan (yg) tak biasa dg kehebatan-kehebatan didalamnya. Terkadang ada rasa cinta yg perlu diperlihatkan dengan cara yg tak biasa kan? : Ya, meningkatkan ibadah. Mudah. Khusus bulan ini para setan dan jin sudah diikat. Tapi hawa nafsu tetap perlu dipererat. Jangankan berbicara, tidur saja sudah termasuk buang-buang kesempatan cari bekal akhirat. : Ramadhan itu hanya "Beberapa hari yg ditentukan" [QS. 2:184]. Beberapa harinya sudah kita lewati, tersisa beberapa hari lagi sebelum akhirnya pergi. Belum lagi jika teringat ajal yg datangnya kaya hujan dikalimantan - sewaktu-waktu. Masih bertahan dengan ke-flat-an iman yg gitu-gitu aja? Atau bahkan sedang terjun bebas mengikuti ngantuk, lapar, dan malas. Kuy, think twice~ : Sudah Ramadhan ke-15. Sudah dapat apa? Masih mau ngasih banyak celah untuk pencuri waktu? I mean .. • Dapur; dengan segala macam alasan untuk membuat berbagai macam makanan berbuka. • TV; dengan agenda yg telah disesuaikan berjudul kultum tapi tontonan aslinya iklan murahan. • Ngabuburit; yg kalo dihitung-hitung no faedah tapi mudhorot banyak. • Handphone; berbasis jangan sampe kudet yg menyebabkan target tadarus jadi seret. • dan banyak hal pencuri lainnya. : Itu hanya contoh. Kali aja bisa nerjemahkan sendiri 😌 Well, semoga di sepuluh malam terakhir (nanti) kita lebih dimudahkan untuk pergi kemasjid dibanding jalan ke mall gaess~ : : © Redmoon On Saturday June 2017 #ramadhan15 #30ramadhanwriting #suka_iseng #instamood #instamoon #instadaily (at Pppm Nurul Islam)













