WAKIL Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala BPLH, Diaz Hendropriyono, menyerukan dimulainya “perang” nasional melawan sampah sebagai tindak
WAKIL Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala BPLH, Diaz Hendropriyono, menyerukan dimulainya “perang” nasional melawan sampah sebagai tindak lanjut arahan Presiden. Hal ini ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah Menjadi Energi (Waste to Energy/WtE) di Auditorium Wisma Danantara, Jakarta, Selasa (30/9).
“Indonesia sedang menghadapi momentum penting. Dengan bonus demografi, 68,95% penduduk usia produktif, serta 77% Gen Z dan Gen Y peduli isu lingkungan, ini saatnya kita bergerak bersama,” tegas Diaz.
Presiden menargetkan pengelolaan sampah 50% tercapai pada 2025 dan 100% pada 2029. “Kita diberi target besar. Ibaratnya, kita harus perang melawan sampah,” katanya.
Indonesia menghasilkan sekitar 53 juta ton sampah per tahun, namun hanya 9–10% yang terkelola. Timbunan di TPA mencapai 1,6 miliar ton, menimbulkan persoalan sosial, kesehatan, dan memperparah emisi gas rumah kaca. Menurut Diaz, teknologi Waste to Energy adalah solusi tercepat untuk mengurangi timbunan tersebut.