Prince, 1.
Kamu tahu apa yang paling indah di tengah dinginnya AC 16 derajat? Mengingat masa lalu yang ternyata tidak buruk-buruk amat. Percaya banyak kemungkinan kalau ternyata rezeki tengah mengalir dalam banyak bentuk dan beberapa sesi, seperti Drama Korea yang kau sebut saban hari saat duduk di meja kerja. Tentunya AC ruanganmu tidak sedingin ruanganku.
Meski media sosial katanya melelahkan, acapkali bikin hati senang meski minim pengalaman; waktu-waktu yang aku habiskan satu dua tahun lalu. Sedikit, tapi rasanya besar saat dilihat hari ini. Sedang duduk seperti mimpi, yang tidak pernah aku ucap, hanya sekelebat pikiran. Iya, di antara gedung pencakar langit yang tinggi-tinggi. Rasanya? Biasa saja ternyata. Tapi banyak syukurnya, karena jadi tahu cara terbaik naik TransJakarta pukul 17.30.
Percakapan dua orang yang dulu menjadi teman duduk sambil diskusi, lalu meracau karena perusahaan tak lagi baik, sekarang dipisah ratusan kilometer. Kita pernah berada di perahu yang sama, tapi namanya hidup ada sesi selanjutnya.
Aku terbang dengan caraku, kamu terbang dengan duniamu. Kita pernah berada dalam beberapa epidose kemudian terpisah karena filmnya sudah selesai. Lalu hanya menanti kabar dari usapan gawai di tengah hiruk-pikuk sibuknya pekerjaan tapi konsisten buka ikon Instagram. Kehidupan sepersekian detik yang ditampilkan cukup bikin hati bungah; Alhamdulillah ia baik-baik saja.
Lantas, tidak pernah terbersit rasa khawatir akan hidup jika mereka bisa memotret sekeping waktu yang dilalui. Seperti berhasil menaiki pesawat pertama kali, atau tidak lagi bingung mencetak boarding pass karena hanya bawa satu tas punggung tanpa bagasi.
Kalau ingin kemudahan, laluilah banyak kesulitan. Itu benar adanya. Berani mengambil langkah-langkah sulit akan membawamu menuju kemudahan selanjutnya. Seperti, berani saja ambil bus 10H yang aku lupa apakah membawa transit ke GBK atau tidak. Nyatanya, pintu bus terbuka di halte tujuan.
Atau, jam-jam panjang usai hujan. Pilih naik bus atau pesan ojek daring saja? Ternyata, hidup hanyalah memilih dari ribuan pilihan. Mau pakai baju apa? Mau makan apa? Mau pakai motor atau bus saja? Mau duduk di mana? Mau berdiri atau tunggu bus selanjutnya? Mau hidup sama aku atau dia?
















