Tersiksa oleh sebuah perasaan yg sangat SEPELE #nggak boleh sms/hub dia, well, ok….
Memang bukan siapa2 aq, bukan pula hak q
Lagian buat apa juga sms dia, karena pada akhirnya tidak akan berujung pada apa2…
Ujung'nya kan memang harus di lupakan, tapi kenapa menyiksa ya,,,
Buat yg sudah berumah tangga, ternyata dulu aq memproyeksikan pada sebuah angan-angan bahwa ketika sebuah akad telah di ikrarkan, maka antara 2 sejoli yg telah menikah mempunyai tugas menjaga agar rumah tangga senantiasa dlm keadaan tenang, tentram dan bahagia,
Ukuran bahagia seperti apa tidak ada batasan pasti, tapi untuk ukuran tenang dan tentram kali ini aq sudah merasakan,
Tidak ada Iman yg tak diuji
Seperti itulah aq tuliskan,
Ketika sebuah kriteria baik, mapan (cukup), cakep, dan agama yg mumpuni bukan sebuah idealisme akan mulus'nya rumah tangga,
Prahara, goncangan pasti ada,
Ke-egoisan, dan terkadang penyesalan muncul nggak jelas…
Well, Namanya juga ujian,,,
Sedikit berpesan buat yg sudah dan akan memasuki bahtera, jangan sekali-kali deh punya kenalan atau temen yg lawan jenis yg berawal hanya temen dan dia membuatmu lebih enjoy daripada suamimu,,, sangat2 bahaya,,, kenyamanan itu pula ujian,
Apalagi pas moment suami lagi sering ngambek, marah tanpa sebab, datang pihak ke tiga yg tidak diharapkan bukannya membuat suasana membaik, malah semakin runyam,,
Kurangnya Iman
Terkadang, ketika sebuah anak tangga telah naik beberapa tingkat, kadang suka lupa, bahwa kita punya tugas menjaga Iman,
Ya, iman, selama iman berdiri kokoh semua akan baik2 saja…
Lain hal'nya yg aku alami, semula hanya curhatan kecil dan kenyamanan kecil via bbm, berawal dr perhatian kecil dan hanya hanya hanya,,, yg aq tak menyangka akan terbakar sesudahnya…
Dulu, aku di berlakukan begini, (kayak dicuekin suami) , e skrg berbalik, gantian pas suami skrg bersikap sangat2 takut kehilangan, mulai ngasih perhatian yg ah 100% buat q, saking tidak maunya kehilangan aq, bertahan demi kokohnya rumah tangga yg sudah 5 tahun berjalan… Masihkan aq harus egois lebih peduli pada seseorang yg tidak aq kenal sebelumnya?
Tuhan itu Maha membolak-balikkan hati, boleh jadi ini cara Tuhan agar suami lebih sayang padaku, mungkin dulu sebagai lelaki masih ada rasa sedikit angkuh untuk mengakui cinta dan rasa sayang,,, Hingga seringnya hal sepele membuat marah'nya ku anggap sebagai “setengah hati”
Ketika ternyata cemburu telah hadir di hati suami,
Ini menandakan dia mencintaiku sepenuh hati, semoga aq cepet bisa merubah keadaan dan tidak larut dalam emosional tidak jelas seperti saat ini.
Oh ya,,, tentang perasaan, jangan lah di hiraukan, sebab aq banyak dibilang terkena guna-guna, sebab, hanya untuk sebuah pertemuan 1x dan sms,bbm 10 hari tidak layak menjadikanku manusia yg GALAU terus-terusan…
Yah,,, aku memang orang yg tidak sepenuhnya percaya akan gendam, guna-guna, tp jika di logika, bisa jadi… Sebab banyak pula yg kecewa cinta pada lari ke dukun…
Arum-Arum,,,, tetaplah santai,,, wong aq juga nggak niat buat ngapa-ngapain, sekarang isinya TAWAKAL aja lah,,, Buat apa dipaksa, buat apa di turuti, kalau semua sama saja,,,
Disini tidak tenang , begitu juga disana….
Well, ketika uang dan segala fasilitas ada,
Cobalah untuk bijak dan mensyukuri,
Hikmahnya dr peristiwa yg aq alami
1. Kita Manusia nggak boleh SOMBONG, setiap satu dekade ujian akan di susul ujian yg lain
2. Jaga IMAN dan jangan berhenti buat belajar Islam
3. Buat suami Jangan cepat MARAH sama istri, kasian istri,,, kalau trus ada penyamun yg nggak sengaja datang bisa kayak yg aq alami
4. Jaga KEJUJURAN apapun ya harus jujur ke masing2 pasangan, meskipun hanya soal nggak nyaman dengan hal-hal kecil agar bisa di selesaikan secara cepat sebelum jadi BOM waktu
5. Menjaga KOMITMEN, ingat mbah Marijan, dia aja rela Mati ngejagain gunung, begitupun aq, sesakit apapun rasanya kena guna-guna, orang bilang dibuat ling-lung , aq tetap bertahan menjaga ikatan sakral suci, demi siapa? Demi Allah sajalah,,,,
6. TAWAKAL, setalah sekian juta habis buat dolan kesana kemari nggak jelas buat mencari ketenangan batin, sampai sampai bisnis jatuh dan terlupakan, kini serahkan segalanya sama yang Maha Kuasa, Allah SWT, biarlah di beri kecukupan perasaan tenang,, dan di kembalikan perasaan saling sayang…
7. YAKIN, berfikir positif dan yakin, semua akan baik-baik saja… Yg lain pada mampu melampaui semoga pun dengan saya, dan ini menjadi titik balik buat saya sadar dan berhati-hati.
8. Belajar arti TANGGUNGJAWAB , belajar arti konsekuensi, dan jangan jadi manja, kerdil, konyol, dan bertindak bodoh, ingat … Sebuah Sunatullah, adalah hukum sebab - akibat. , jika perbuatan melanggar dan kemudian di hukum well tanggungjawab donk, jangan jadi pecundang,
9. CINTA itu berbahaya, Ya,,, ini problematika yg muncul di kehidupanku sejak aq PUBER, sampai Tua skrg ini, banyak PRIA yg mudah terpikat dg saya yg gendut, keriting, dan berkulit hitam, jangan menantang … Sebab itu yg banyak terjadi, bukan saya bangga kawan, saya kadang tersiksa dg ujian hidup berputar dengan POLA yg sama, ada PRIA kenalan-iseng jatuh cinta, kalau cm sisi pria'nya saja yg jatuh cinta sih banyak bgt, tidak saya gubris beres, akan menjadi berbahaya jika ternyata si Pria juga memiliki daya tarik yg sama…
Well, ada banyak sahabat mengaku nyaman ketika bercerita dan mencurahkan perasaan kepadaku, tp bukan berarti merusak, yg ini sifatnya aq kurang suka,
Malam ini aq menulis dengan kesadaran sepenuh hati, bahwa Peraturan datang untuk di taati, dan buah dari taat adalah rasa tentram yg nikmat, semoga menjadikan tiap detik waktu adalah proses pendewasaan…