New Post has been published on Memo-X
New Post has been published on http://www.memo-x.com/65977/modus-tawarkan-gadis-korban-malu-lapor
Modus Tawarkan Gadis, Korban Malu Lapor
Tukang Bius Dihajar Massa
Ternyata si tukang bius, Andri (43) warga Tutur, Kabupaten Pasuruan, tidak hanya mencari sasaran di Kota Malang saja. Diduga dia juga melakukan aksinya di wilayah Kabupaten Malang dan Pasuruan.
Hal itu dikarenakan salah satu korbannya yang dari luar kota, kemarin sudah mendatangi Polsekta Klojen untuk memastikan bahwa Andri lah si pelaku yang telah membiusnya beberapa bulan lalu.
Korbannya banyak yang belum melapor karena diduga malu dikarenakan Andri melakukan aksinya dengan modus menawarkan wanita dan memberikan obat kuat yang ternyata obat tidur dosis tinggi.
“Kalau kemarin dia sempat mengaku sudah 5 kali beraksi di Kota Malang Malang. Yakni beraksi ditempat-tempat keramean untuk melakukan aksinya. Saat ini kami masih terus melakukan pengembangan dikarenakan aksi pembiusan yang dilakukan tersangka di Kota Malang lebih dari 5 kali,” ujar salah satu petugas Polsekta Klojen.
Petugas terus melakukan pengembangan termasuk mengeler Andri ketempat-tempat yang biasa dia gunakan untuk melakukan pembiusan.
“Korban-korbannya kebanyakan dari luar kota. Kami masih terus melakukan pengembangan,” ujarnya lagi saat dikonfirmasi Memo X.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Jumat (20/11) sore dihajar massa di Jl Trunojoyo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, tepatnya depan Stasiun Kota Baru. Dia tertangkap basah telah membius Arsa (30), warga asal Makasar saat berada di Taman Jl Trunojoyo.
Bahkan saat Arsa pingsan, Andri sempat melucuti HP dan dompet miliknya. Beruntung aksi itu diketahui oleh warga sekitar hingga Andri langsung babak belur dihajar massa. Beruntung saat itu petugas Polsekta Klojen segera tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan.
Informasi Memo menyebutkan bahwa kejadian itu bermula saat korban sedang duduk-duduk di Taman Trunojoyo. Mendadak dia didatangi oleh pelaku yang sok kenal sok dekat.
Setelah berkenalan, pelaku kemudian bercerita kalau dirinya sedang menunggu cewek panggilan. Pelaku kemudian menawarkannya kepada korban supaya mau ikut bersamanya.
Tak lama kemudian, pelaku menawarkan obat kuat kepada korban buat persiapan untuk menemani si wanita panggilan. Namun setelah meminum obat itu, korban langsung tak sadarkan diri. Ternyata obat yang diberikan bukanlah obat kuat melainkan obat tidur dosis tinggi.
Setelah korbannya klenger, pelaku kemudian mencuri dompet dan HP . Kejadian itu diketahui oleh warga sekitar hingga langsung berteriak maling. Kejadian itu mengundang perhatian warga lainnya untuk ikut menangkap pelaku.
Karena terkepung pelaku berhasil ditangkap dan dihajar massa hingga babak belur. Petugas Polsekta klojen yang saat itu tiba di lokasi segera melakukan pengamanan.
“Kepada petugas, pelaku mengatakan kalau dirinya sudah 5 kali melakukan pembiusan sejak setahun ini. Modusnya mencari sasaran di Alun-Alun Kota Malang dan Terminal Arjosari.
Kapolres Malang Kota AKBP Singgamata SIK melalui Kapolsekta Klojen Kompol Teguh Priyo Wasono SH SIK membenarkan adanya kejadian itu.
“Tersangka sudah kami amankan. Kini masih dalam pengembangan. Sedangkan korbannya hingga malam ini belum sadarkan diri dan masih dalam perawatan di IGD RSSA Malang,” ujar Kompol Teguh. (gie)