Akhir akhir ini saya "mengoceh".
Pada awal ocehan, i really feel comfortable. I see other people laughing and happily use the platform.
Saya adalah pengidap anxiety disorder. Disaat saya sedang sangat prima dan bahagia, saya mengoceh lebih sedikit. Saya tertawa melihat yang lain. Saya bangga dan tidak memiliki rasa takut. Saya tidak memikirkan hal lain selain kebahagiaan saya.
And when the dark phase attack, i really going deep down and leave everything behind.
Frekuensi ocehan saya naik. Saya tersinggung dan menyinggung. Takut dengan pikiran selain milik saya. Saya sebisa mungkin terlihat berada diatas siapapun. And it was really, really exhausting to be attacked by those negativity.
Pada awalnya, saya mengoceh untuk menerangkan fase gelap yg menimpa saya. Dan itu berhasil karena saya gak peduli siapa yang melihat ocehan saya. Tapi lambat laun platform tsb toxic karena semakin dalam saya menyelam, semakin gelap laut yg saya lihat. Betapa di sisi lain manusia menjatuhkan satu sama lain dengan semprotan omong kosong dari mulut mereka. Tak damai. Tak kondusif. Membuat saya takut seseorang melihat saya. Saya sebenarnya hanya tinggal hengkang dari sisi tersebut namun sayang, sekali saya melihat, saya tidak bisa membuatnya menjadi tidak melihat. Praktisnya sisi tersebut mengerikan.
Maka, saya tidak tahu apakah platform tersebut menyenangkan atau tidak. Apakah platform yg lain dapat lebih tenang. Apakah kembali ke dunia nyata dapat menerangkan padahal ialah yg mematikan lampunya???
Jadi apakah ada tempat yg tidak mengerikan yg bisa saya kunjungi? Beri saya saran, saya akan kesana!