Lihat postingan ini… "Kapan Idul Adha Tahun 2027 Nanti".
seen from United States
seen from United States
seen from India

seen from United States
seen from Russia
seen from Lithuania

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Germany

seen from United States
seen from Poland

seen from Canada
seen from United States
seen from South Africa
seen from Belarus
Lihat postingan ini… "Kapan Idul Adha Tahun 2027 Nanti".

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Canon Shanti: I thought about k*ssing the princess and gazed longingly at her sleeping figure. .... im... irredeemable. I must control my sickly lustful desires.....
Modern Shanti: I need to fuck her so hard she forgets her boyfriend's name
Modern Shanti and Canon Shanti are so fucking opposites bc Knight Shanti is really obsessed with pride and appearances and her oath and the whole knighthood bullshit about resisting temptation. It’s a whole fucking ordeal just getting her to acknowledge Naomi’s feelings for her in earnest and properly reciprocate without putting a bullshit wall between them. but modern Shanti copes with everything by fucking about it. The hypersexuality demons got her in a chokehold And it doesnt even help she’s like “wow i feel so empty. time to smoke a cigarette”
Nanti
Isinya harap, sebab hanya itu jika berpikir tentang nanti. Nanti, kita akan selalu bergandeng tangan. Nanti, kita akan selalu menguatkan. Nanti, kita harus jaga senyuman. Nanti, kita harus tetap nyaman. Sebab, aku tak menuntutmu lebih. Kamu pun tak menuntutku lebih. Kita harus sabar saat menyiram pohon yang kelak akan tumbuh dan berbuah manis. Nanti tak bisa kita siapkan mendadak,…
Hujan mungkin menunda sinar matahari, tetapi ia tak membuat matahari menghapus janji cahayanya. Ia membasahi tanah yang dibasuh tangis, membersihkan debu kesombongan, dan menyapu lara lalu membawanya pergi agar tak bertahan terlalu lama.
Padang rumput yang luas tanpa kupu-kupu, mungkin akan terasa hampa. Tiap hembusan angin hanya menyentuh keheningan, tanpa sayap-sayap kecil menari di udara. Namun, di balik kesunyian itu, ada tanah yang sedang menunggu hujan untuk menghidupkan segala yang terkubur di dalamnya.
Bahwa setiap fase kehidupan menyimpan makna yang tak selalu tampak pada pandangan pertama. Seperti biji bunga yang suatu saat akan mekar dengan indahnya atau seperti ulat yang sabar menunggu sayap tumbuh untuknya. Dan, waktu adalah guru yang bijaksana. Yang dengan cermat dan sabar membentuk kita sesuai dengan takdirNya, dengan cara yang paling indah dan sempurna.
Waktu juga tak pernah terlambat, apa yang kita tanam hari ini, akan berbuah indah di waktu yang tepat. Semua doa dan usaha dalam perjalanan panjang ini akan membuahkan hasil yang tak hanya sesuai dengan harapan, tetapi melampaui apa yang kita bayangkan. Percayakan pada waktu, rayakan penantian, dan nantikan dengan penuh keyakinan.
Semoga kita bisa menjadi hamba yang tidak hanya hidup, tapi benar-benar menghidupi hidup ini. Dengan segala kekurangan, dengan segala keikhlasan, dan dengan penuh keyakinan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang berusaha.
H - 5 Menuju 2025

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kata. Kita. Nanti
Kata hanya kata Rindu hanya rindu Tak berubah sebelum bertemu Akan makin rindu. Aku, kamu dan harap Tertulis disini agar abadi Pada suatu hari kita baca lagi Di satu rumah nol kilometer.
Nanti, jikalau langkah kaki ini tak lagi menemukan titik temu untuk menatapmu,
Harus kemana lagi kah aku mencari sosok yang menyerupaimu ?
Nanti, jikalau waktu tak lagi ada yang tepat
Maukah kamu menyisikan detik demi detik di sakumu ?
Bukan untukku,
Untuk kita, seperti yang lainnya.
Nanti, ketika anganmu telah membumi
Yakinku, akulah yang akan kau tinggal sendiri
Nanti, ketika bayanganku terlintas di kepala
Pastinya, tidak akan lagi menarik seperti sediakala
Nanti, bolehkah kita sudahi saja ?