Jalani Saja Sendiri, Tanpa Aku
bagaimana aku yakin kamu bisa melindungiku jika kamu sendiri tidak yakin atas kemampuanmu?
aku tanyakan lagi, bagaimana kita bisa berjalan bersama beriringan bila kau masih saja menempatkan diri di belakangku?
aku bukan wanita yang sempurna, jangan anggap aku dewa dan kau hamba
walaupun kadang aku terlihat sekuat batu karang, percayalah di dalam diriku masih ada rasa ingin dilindungi, diayomi, dan diberikan rasa nyaman.
iya, seorang lelaki yang dengan yakinnya meyakinkan aku kalau aku akan berbahagia selamanya jika bersamanya. Mungkin terlalu membual jika engkau menjamin aku akan bagahia selamanya,
tapi paling tidak beri aku rasa yakin bisa menjalani masa-masa terpuruk, masa paling menyedihkan yang mungkin akan aku alami kelak, bila bersamamu.
kau menuntutku untuk mencintaimu apa adanya, bahkan tanpa dirimu yang sebenarnya. Sial. kau kira aku bisa paham apa yang ada di dalam hatimu jika kau tak menampakkannya?
aku ini manusia yang punya hati, jangan anggap aku seperti patung. tidak bisa diajak berkomunikasi ataupun berdiskusi.
kau membuatku seperti penjahat. bahkan psikopat. psikopat yang dengan sadisnya mencabik-cabik hatimu. inikah yang kau mau? jika iya, maka lanjutkan semua ini. sendiri. karena aku tak bisa bersamamu yang menganggapku patung psikopat!