Hidup Dengan Pilihan
Konon buah mentimun bentuknya tidaklah lurus seperti yang terjual di pasar-pasar swalayan. Ia berbentuk lurus karena ia dibentuk oleh petani. Jika ia tumbuh dengan alami, maka bentuknya akan bengkok, tidak lah lurus.
Demikian anak-anak pank, anak geng, anak-anak jalanan, para begundal dan semua kumpulan pemuda-pemuda yang dianggap perusak, cacat dan gagal. Mereka bukanlah manusia rendahan, mereka bukan tidak memiliki mimpi, mereka memiliki tekad, ketangguhan, kasih sayang bahkan empati yang bahkan lebih kuat daripada mereka yang dibentuk oleh sistem.
Mereka tumbuh dengan alami, mereka memberontak, mereka melawan tangan-tangan yang ingin mengkapitalisasi diri mereka. Mereka tak ingin tumbuh menjadi pajangan di pasar-pasar, yang hanya diambil manfaatnya lali dibuang ketika telah bosan.
Perlawanan itu mereka tampakkan melalui sikap hidup yang kacau, gaya yang menyebalkan, agar ia diberikan label manusia tak berharga. Namun di dalam tubuh mereka tersimpan berlian yang Kilauan nya mereka sembunyikan.
Mereka adalah manusia-manusia merdeka, meski mereka terlihat bengkok. Mereka hanya tumbuh sebagaimana alam memberikan mereka kehidupan.
.
.
@nidzomizzuddien


















