Akhirnya kostum Haflah kepake lagi haha
itu kalimat pertama sebagai rasa syukur, soalnya bingung itu pantesnya dipake dimana lagi haha
dan akhirnya abang yang satu ini lulus juga setelah perjalanan lamanya. "Lama" karena memang itu mau dia, "A hadi bisa aja ambil Kedokteran, toh kemaren lulus di UIN atau S1 Biologi di Undip juga bisa. Tapi itu bukan mau ahadi, soalnya cita-cita emang di UI, biar deket." itu alasan kuat ketika kami berdebat apa bedanya Vokasi yang dia pilih dan yang saya pilih.
Pada akhirnya, saya memilih jurusan ini karena memang ini yang saya doakan sejak dulu, mirip seperti dia. Hanya saja dia punya banyak amunisi untuk menunjukan pada ibu-ayah bahwa dia mampu tembus PTN lain sedangkan saya tidak -_- eh belum maksudnya hehe
Namanya Hadiyan (sekarang layak ditambah S.K.M. di belakangnya, akhirnya namanya rada panjang haha) pernah kita bahas di tulisan sebelumnya. Beliau adalah konsultan pertama ketika masa-masa pemilihan jurusan kuliah dulu. Semangatnya selalu membakar saya untuk ke Fakultas Kedokteran dan nyatanya itu sulit. Tapi apalah itu, dengan kelulusannya kita banyak inspirasi yang bisa diambil darinya. Kerja keras dan inisiatif berfikir lain. Jurusan yang dia pilih saya rasa tepat dengan minatnya selama ini, terbang !
saya ? tentu sama. Atau kalimat baiknya saya terinspirasi dari beliau. Hanya saja jurusan dia, Kesehatan Keselamatan Kerja sudah jelas dibutuhkan dibanyak industri besar dan saya masih harus berjuang keras untuk bergabung di Media Massa impian. Kami mirip bukan ? haha.