Hidup adalah Ujian (Aku Remed Lagi!)
Pria satu itu memang bajingannya bukan kepalang. Tapi, ada beberapa pelajaran hidup dari diskusi kami yang sangat layak disimpan.
"Hidup adalah ujian." salah satu kutipan yang tidak pernah ku anggap serius karena memang begitu lah adanya. Tak ada niatan untuk menghayatinya.
Namun, ada hal menarik yang dia ingatkan. Kalau hidup memang ujian, jangan-jangan kita yang tidak pernah lulus ujian.
P! Maksud?
Barangkali yang diuji adalah ekonomi karena selama ujian mengenai ekonomi kita hanya menyelesaikan tanpa mempelajarinya. Lalu, kita tetap mengulang kesalahannya: tamak, tidak bersyukur, kikir dan lain-lain. Sehingga, pada akhirnya kita kembali diuji melalui ekonomi untuk kesekian kali, karena memang kita tidak belajar dan tidak lulus.
Kalau kita lulus, kita bisa jadi tidak diuji ekonomi lagi.
Karena kita akan ujian bab lain, percintaan semisal.
Jadi, sejak saat itu saat mengalami kesulitan dgn topik yang sama, selain memberi penyelesaian aku juga akan berfikir apa ya yang membuatku tidak lulus ujian kemarin sehingga remed lagi? Dan belajar ulang.
Karena aku mau naik level, aku mau lulus ujian topik ini dan mungkin ga ada salahnya ujian dengan topik yang lain.
Itu sih.














