orang-yang-menulis adalah orang yang peduli. selalu begitu.
paling tidak pada diri sendiri. kalau tak peduli, tak mungkin seseorang menulis.
orang-yang-menulis hanya bisa menulis kalau bisa merasakan sekitar. dengan kata lain, peduli.
ada juga orang-yang-menulis, yang juga memiliki hati lebih besar lagi, untuk berbagi lebih dari sekadar tulisan. sebut saja Ahmad Fuadi, penulis novel mega best seller Negeri 5 Menara. Bang Fuadi berbagi ilmu, berbagi impian, berbagi harapan.
Komunitas Menara adalah bentuk kepedulian Bang Fuadi. bentuk kepedulian yang nyata, tidak neko-neko, dan tulus adanya (lebih lanjut tentang komunitas menara di sini).
saya sendiri merupakan bagian dari komunitas ini. tahun 2014 lalu, Bang Fuadi mengumpulkan 26 aspiring writers dalam Akademi Menulis 5 Menara. kami tak hanya mendapatkan bimbingan, tetapi juga binaan, tempaan, dan gemblengan. hasilnya? karya bersama kami Ramadhan Undercover (GPU, 2014). karya pribadi saya Teman Imaji. pst. akademi ini gratis! silakan berdoa tahun ini dibuka lagi. hehehe.
Komunitas Menara kini menaungi tiga PAUD yang ada di Tangerang Selatan, Bogor, dan Makassar. adalah semangat memberikan kesempatan pendidikan yang baik untuk anak-anak kurang mampu, yang melatarbelakangi hadirnya sekolah-sekolah ini. PAUD Komunitas Menara menekankan pendidikan berkarakter untuk melahirkan generasi yang jujur.
anak-anak Akademi Menulis juga ikut menulis dongeng untuk mereka. dongeng kejujuran. :D
teman-teman juga bisa ikutan--dengan menjadi orang tua asuh.
tenang. tak harus 200 ribu per bulan. 100 ribu atau 50 ribu pun diterima dengan bahagia.
untuk Indonesia yang lebih cerdas.
ayo ikhlas berbagi.