Ku kira kau sudah pergi
Lenyap tak berbekas lagi
Ku kira kau sudah mati
Dan tak lagi muncul dalam angan ini
Bisa tidak kau jangan pernah muncul lagi ? Baik dalam nyata atau khayalku
Jangan pernah muncul lagi walaupun itu hanya sekelebat saja
Sedetikpun aku tak mengharapkan adanya dirimu melintas dalam memoriku lagi
Cukup , kumohon cukup untuk segala hal tentangmu
Menghilanglah , Menepilah , Sirnalah
Aku sudah cukup kesakitan karena semua ini
Aku sudah cukup kewalahan atas segala tentangmu
Pergilah sampai tak berbekas
Jangan muncul lagi walaupun itu hanya sekelebat bayanganmu
Kau bukanlah kenangan buruk yang bisa kuhapuskan dari memoriku
Kau adalah kenangan indah yang menyimpan pisau untuk menusukku berulang kali dengan manismu
Kau adalah candu bagi rasa rindu
Aku tak membenci semua kenangan tentangmu
Aku sangat menghargai segala hal yang kulakukan denganmu dulu , aku menyukai adamu dahulu
Aku hanya merasa benteng yang kubuat tak sekokoh inginku
Karenanya aku ingin lari darimu dan tak lagi mengingatmu walau hanya sepersekian detik
Karena ketika aku bertemu denganmu lagi , aku tak yakin bentengku masih bisa berdiri dengan tegak
Bodohku karena aku telah lebih dahulu belajar menyayangimu sebelum belajar menyayangi diriku
Dan kenyataannya yang kusayangi adalah ilusi tentangmu
Bahkan sesakku pun tak pernah ku tahu alasannya
Dan aku berharap sesak dua minggu yang lalu itu bukan karenamu (lagi)
Karena aku sangat benci jika kau adalah alasan dari sesak itu
Kau tahu rasanya ketika dadamu serasa ditekan dan ditarik dalam waktu bersamaan , bingung dengan segala perasaan yang ada
Mungkin aku akan lebih bersyukur jika itu hanyalah masuk angin biasa (ceileh)
Tapi kenapa sesak itu diikuti perasaan yang sama sekali tidak mengenakkan dan perasaan yang sangat kubenci
Karenanya kumohon ,
Menghilanglah dari nyata maupun khayalku
Bukan karena aku membencimu tapi karena aku sangat membenci diriku yang sekarang
Karena benteng yang kubuat tak sekokoh mauku
Karena entah dengan alasan apa kau selalu muncul dalam mimpiku , walaupun hanya sekelebat senyummu yang kulihat disana
Kau yang membuktikan bahwa segala sesuatu tak bisa berakhir baik baik saja seperti inginku
Jadi , akhiri semuanya dengan pergi dari sisiku untuk waktu yang tak terjangkau
Adamu dahulu akan tetap kusimpan dalam kotak perasaanku
Namamu kupastikan akan selalu kusebut dalam doaku pada Tuhan
Bahagiamu akan kudambakan selalu
Dan senyummu akan selalu hadir tertaut pada bibir manismu
Jadi , cukup untuk semua tentangmu
Terbanglah ke angkasa luas
Mencairlah menjadi air yang menyejukkan
Berjalanlah menuju samudera
Damaikan hatiku dengan keteduhan
Isi hatiku dengan kedamaian karena kepergianku
Kau akan selalu ada dalam doaku
Itu satu nyataku untukmu selain segala rasa yang tak pernah kuungkap
Terbanglah menuju langit biru
Bebaskan hatiku dari segala tentangmu , adamu dahulu telah merubah hidupku