Semua dimulai dari keluarga. Semoga kelak, kita semua bisa menjadi orangtua-orangtua yang mampu menahan nada suara ketika bicara, bijak menahan kata-kata menyakitkan untuk tidak diucapkan.
(via kotak-nasi)
h

Kiana Khansmith
Sade Olutola
Acquired Stardust

PR's Tumblrdome
Sweet Seals For You, Always
trying on a metaphor

Love Begins
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
i don't do bad sauce passes

DEAR READER
Keni
Three Goblin Art
hello vonnie
Stranger Things

❣ Chile in a Photography ❣
occasionally subtle
Misplaced Lens Cap
he wasn't even looking at me and he found me

seen from Switzerland
seen from United States
seen from United States
seen from Singapore
seen from Romania
seen from United Kingdom

seen from Australia
seen from TĂĽrkiye
seen from France
seen from Ukraine

seen from United Kingdom

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States

seen from Maldives

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States

seen from Philippines
seen from United Kingdom
@lingkaranbundar
Semua dimulai dari keluarga. Semoga kelak, kita semua bisa menjadi orangtua-orangtua yang mampu menahan nada suara ketika bicara, bijak menahan kata-kata menyakitkan untuk tidak diucapkan.
(via kotak-nasi)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Menjadi satu itu nyatanya tak semudah membalikkan telapak tangan Menjadi satu serta merta tak merubah asam menjadi manis Tak sedikitpun merubah yang dingin menjadi hangat Kesabaran Keteguhan Pengorbanan Tangis Tawa
Hal kecil yang dapat kita contohkan ambil saja urusan dalam membungkus sebuah barang yang dijadikan seserahan … Pria memberikan tanggung jawab kepada wanitanya karena ia tak mempunyai waktu dan kesempatan untuk membelinya prinsipnya beli barang yang tidak membuat keluarganya malu
Itu amanah , manjalankan Hal kecil inipun perlu hati yang luar biasa
Selayaknya persatuan Dua keluarga Yang satu maunya A yang satu inginnya B
Yang satu mau seserahan dibungkus rapi dan bagus Yang satu inginnya seserahan dibungkus seadanya
Lalu ? Mana yang akan kamu ambil jika sang pria saja mengatakan terserah
Marriage gets a lot better when you stop expecting it to be perfection. The moment you change your expectations of love your heart is now ready to mature into real love. A love that comes packaged in a dunyah which is like a prisoner for the believer. Yes, we love in some form of temporary prison, and yet, within it’s limitations there is immense beauty and breathtaking moments to be experienced. The mercy of Allah is great, and His signs are everywhere. Even in love. But His tests are there too. The ones to shape us, remind us of Who we need the most, of Who is going to save us. Of Whose love is the greatest. Let go of seeking perfection and instead, embrace the journey of growing together in love and worship for the sake of Allah.
Via Wives of Jannah (via islamicrays)
Kesalahan Yang Membenarkanku
Aku tahu ini salah. Dan aku juga mengerti tidak seharusnya aku jatuh cinta hingga sekeras-kepala ini. Namun apa kata hati mampu dibohongi? Sekeras apapun aku mencoba, di tiap pejam sosoknya selalu ada.
Kenapa harus dia? Kenapa senyumnya terasa begitu menyenangkan? Kenapa kehadiranya terasa begitu melegakan? Kenapa pembicaraanya selalu ke arah yang aku inginkan? Dan.. kenapa harus terlewatkan?
Aku bodoh. Aku dungu. Menyakiti diri sendiri seperti ini. Seperti menggaruk bentol walau tahu itu hanya akan memperparah ruamnya.Â
Salahkah aku jatuh cinta padanya? Seseorang yang diam-diam namanya kutanyakan pada Tuhan.
Rindu
Kadang rindu semenjemukan itu Ketika jarak tak lagi menghadang Keadaan yang memisahkan Bahkan bertemu denganmu pun perlu banyak perjuangan Rindu yang menjemukan

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kuserahkan Putriku Padamu...
Saat pertama kali putri kecil kami terlahir di dunia, dia menjadi simbol kebahagiaan bagi kami, orang tuanya. Bahagia yang tiada tara kami rasakan karenanya. Kami menjaganya siang dan malam, sampai kami melupakan keadaan diri sendiri. Kami sadar, memang seharusnyalah seperti itu kewajiban orang tua.
Kami besarkan dia dengan segenap jiwa dan raga. Kami didik dengan semaksimal ilmu yang kami punya. Dan kami jaga dia dengan penuh kehati-hatian.
Dan waktupun berlalu…
Dia kini telah menjadi sesosok gadis yang cantik. Betapa bangga kami memilikinya. Kami berpikir, betapa cepat waktu berlalu, dan terbersit dalam hati kami untuk tetap menahannnya disini. Bukan bermaksud meletakkan ego kami atas hidupnya, Namun sebagai orang tua, siapa yang dapat berpisah dari anaknya. Putri kesayangannnya.
Tapi,…
Hari ini, akhirnya datang juga. Saat dimana kami harus melihatnya terbalut dalam pakaian cantik, yaitu gaun pengantinnya. Gadis kecil kami telah tumbuh dewasa. Dan sesudah ijab kabul ini, kau-lah kini yang menjadi penjaganya. Menggantikan kami. Mari ikatkan tanganmu kepadanya.
Waktu akhirnya memaksa kami berpisah dengannya. Walaupun kau adalah orang yang asing dan baru sebentar dikenalnya, sedangkan kami adalah orang tuanya yang telah mengorbankan semua yang kami punya untuknya. Namun, tak ada sama sekali kemarahan kami atas dirimu, menantuku. Namun ijinkan kami sedikit meluapkan kesedihan atas seorang putri kami yang harus jauh meninggalkan kami, karena harus mengikutimu. Kamipun tak akan protes kepadamu, karena mulai hari ini, dia harus mengutamakan kau diatas kami.
Tolong, jangan beratkan hatinya, karena sebenarnya pun hatinya telah berat untuk meninggalkan kami dan hanya mengabdi kepadamu. Seperti hal nya anak yang ingin berbakti kepada orang tua, pun demikian dengannya. Kami tidak keberatan apabila harus sendiri, tanpa ada gadis kecil kami dulu yang selalu menemani dan menolong kami dimasa tua.
Kami menikahkanmu dengan anak gadis kami dan memberikan kepadamu dengan cuma-cuma, kami hanya memohon untuk dia selalu kau jaga dan kau bahagiakan.
Jangan sakiti hatinya, karena hal itu berarti pula akan menyakiti kami. Dia kami besarkan dengan segenap jiwa raga, untuk menjadi penopang harapan kami dimasa depan, untuk mengangkat kehormatan dan derajat kami. Pengabdiannya pada suami akan menjadi pahala bagi kami. Namun kini kami harus menitipkannya kepadamu. Kami tidaklah keberatan, karena berarti terjagalah kehormatan putri kami.
Jika kau tak berkenan atas kekurangannya, ingatkanlah dia dengan cara yang baik, mohon jangan sakiti dia, sekali lagi, jangan sakiti dia.
Suatu saat dia menangis karena merasa kasihan dengan kami yang mulai menua, namun harus sendiri berdua disini, tanpa ada kehadirannya lagi. Tahukah engkau wahai menantuku, bahwa kau pun memiliki orang tua, pun dengan istrimu ini. Disaat kau perintahkan dia untuk menemani orang tuamu disana, pernahkah kau berpikir betapa luasnya hati istrimu? Dia mengorbankan egonya sendiri untuk tetap berada disamping orang tuamu, menjaga dan merawat mereka, sedang kami tahu betapa sedih dia karena dengan itu berarti orang tuanya sendiri, harus sendiri. Sama sekali tiada keluh kesah darinya tentang semua itu, karena semua adalah untuk menepati kewajibannya kepada Allah.
Dia mementingkan dirimu dan hanya bisa mengirim doa kepada kami dari jauh. Jujur, sedih hati kami saat jauh darinya. Namun apalah daya kami, memang sudah masa seharusnya seperti itu, kau lebih berhak atasnya dari pada kami, orang tuanya sendiri.
Maka hargailah dia yang telah dengan rela mengabdi kepadamu. Maka hiburlah dia yang telah membuat keputusan yang sedemikian sulit. Maka sayangilah dia atas semua pengorbanannya yang hanya demi dirimu. Begitulah cantiknya putri kami, Semoga kau mengetahui betapa berharganya istrimu itu, jika kau menyadari.
Aku menginginkanmu , setengah dari satuKu
Aku Sudah Bahagia Sekarang
Aku sudah bahagia sekarang. Tak perlu kau cemaskan aku lagi.Â
Aku sudah ditemukan oleh seseorang. Yang seperti doamu dulu sebelum pergi meninggalkanku; yang akan benar-benar menyayangiku. Yang akan benar-benar mencintaiku.Â
Kini aku telah ditemukannya, seseorang yang mencintai aku sebesar cintaku kepadamu dulu; atau bahkan lebih.
Aku sudah bahagia sekarang. Tak perlu lagi kau khawatirkan kabarku.Â
Salahmu telah kumaafkan, luka olehmu telah tersembuhkan. Tak perlu lagi merasa bersalah karena meninggalkan aku, tak perlu lagi kau kasihani keadaanku. Hujan di kelopak mataku tak lagi memanggil namamu. Di dalam doaku namamu telah digantikan oleh nama yang baru.
Aku sudah bahagia sekarang.
Terima kasih telah memutuskan untuk pergi. Caramu menyakitiku kemarin, adalah cara Tuhan mempertemukan aku dengannya;
Hari ini.
Dirimu
Setitik air mengalir dimataku Sedikit asa membuncah dihatiku Aku merindukanmu Setengah dari satuku
Awalnya engkau datang seperti mimpi Menari nari indah Mengajakku bergembira ria Bersama menggenggam dan memelukku Nyatamu terasa sempurna saat itu
Hatiku belum sembuh sempurna Dari luka luka lamanya Tapi kau dengan sabar menyulamnya satu per satu Dan itulah yang membuatku jatuh hati padamu Aku merindukanmu Sangat merindukanmu setengah dari satuku
And the grass so green on the other side

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
duas for studying/finals
Helpful Duas For Students Dua Before Studying:
 “Allahumma infa`anii bimaa `allamtanii wa`allimnii maa yanfa`uunii. Allahumma innii as’aluka fahma-n-nabiyyeen wa hifz-al-mursaleen wa-al-muqarrabeen. Allahumma-j`al leesanee `aiman bi dhikrika wa qalbi bi khashyatika. Innaka `ala maa-tashaa’u qadeer wa anta hasbun-Allahu wa n`imal wakeel.”
Oh Allah! Make useful for me what you have taught me and teach me knowledge that will be useful to me. Oh Allah! I ask you for the understanding of the prophets and the memory of the messengers, and those nearest to you. Oh Allah! Make my tongue full of your remembrance and my heart with consciousness of you. Oh Allah! You do whatever you wish, and you are my availer and protector and best of aid.
Dua After Studying:
“Allahumma inni astaodeeka ma qara’tu wamaa hafaz-tu. Farudduhu `allayya `indamaa haajatii ilayh. Innaka `ala maa-tashaa’u qadeer wa anta hasbeeya wa n`imal wakeel”
Oh Allah! I entrust you with what I have read and what I have memorized. So bring it back to me when I am in need of it. Certainly You do whatever You wish and You are my availer and protector, and the best of aid.
Dua While Studying Something Difficult:
“Allahumma laa sahla illa ma ja`altahu sahla. anta taj `alu al-hazana ithaa maa sh’ita sahl.” Oh Allah! Nothing is easy except what you have made easy. If you wish, you can make the difficult easy.
Dua For Concentration:
“’Sallallaahu `alaa Muhammad wa aalii Muhammad. Allahumma inni as’aluka yaa muthakkir-al-khayr wa faa`ilahu wa ammira bihi, thakirnii maa ansaanii-he-shaytan.” Blessings of Allah be upon Muhammad and his progeny. Oh Allah, I ask you, Oh! The One who mentions goodness and actualizes it and commands it, remind me of that which the shaytan makes me forget.
Recite This Dua Everyday For Victory And Prosperity:
“Ya sayyida-s-saadaat, ya mujeebu-d-da`awaat, ya raafi`ad-darajaat, ya waliyy-al-hasanaat, ya ghafir-al-khaTi’aat, ya m’uti-al-mas’alaat, ya qaabil-at-tawbaat, ya sam`i-al-aswaat, ya aalim-al-khafiyaat, ya daafi`al baliyaat.”
Oh! the chief of all chiefs! Oh! the acceptor of prayers! Oh! the elevator of ranks! Oh! the master of virtues! Oh! the forgiver of sins! Oh! the granter of requests! Oh! the acceptor of penance! Oh! the hearer of all sounds! Oh! the one who knows all mysteries! Oh! the remover of calamities!
Untuk Lelaki dalam Dekapan Doa
Kepada ia yang kubisikkan namanya dalam sujud akhirku.
Ketika menggapaimu saat ini adalah sesuatu yang mustahil, Mengecup keningmu dalam tengadah doa adalah biasa,
Untukku.
Tuanku, Tuhanku tahu engkau selalu terpeluk dalam sunyi malamku Akankah Ia mengizinkanmu untuk menemani malam-malamku kelak?
Tuanku, Sudikah engkau menikmati secangkir teh buatanku nanti? Menenggelamkan senja bersama tawa dan cerita kita Membangunkan pagi dengan tangisan tergugu di hadapan-Nya
Tuanku, Aku rindu bersenandung bersama Jika nyanyian cinta terlalu lumrah untuk kau lakukan, Akankah kau membuat melodi bahagia selamanya, untukku?
Tuanku, Mengertilah saat ini aku belum mampu menggenggammu Tuhanku terlalu cemburu untuk itu Kecemburuan-Nya menakuti ketenangankuÂ
Tuanku, Tetap tinggikan sayapmu dan tak lupa menapaki bumi Berkarya dalam kesederhanaan di kala pujian mengelilingi Memberikan yang terbaik, selalu menginspirasi Dan aku di sini, pun berkarya dan berdoa untukmu
Tetaplah begitu, Tuanku Hingga suatu saat nanti, Doaku dan karya kita menjadi sebuah harmoni dalam jiwa
Hingga masa itu tiba, Bolehkah aku terus menyebut namamu dalam sujudku, wahai Tuanku?
cc: @rintikkecil @kelaspuisi
Untuk semua kata yang pernah kutulis disini, dan kepada seluruh hati yang pernah kulukai, maafkan aku. Semoga Allah melapangkan dadamu dan memberikan keikhlasan kepadamu untuk memaafkanku. Semoga Allah memudahkan segala urusanmu, terlebih urusan akhiratmu. Aku pergi,maafkan aku. Semoga kelak kita dapat bertemu kembali, ditempat yang kekal sebagaimana telah Ia paparkan dalam kitabNya yang sempurna.
(via bukanpengguna)
Izinkan Aku Mencintaimu Sendiri Saja
“Aku percaya, dua akan menggenapkan satu Namun tiga, tidak serta merta menyempurnakan dua.”
Izinkan aku mencintaimu sendiri saja Karena aku tak pandai berbagi Dengan satu yang lain, apalagi beberapa
Izinkan aku mencintaimu sendiri saja Karena kuyakini, satu saja cukup untuk masing-masing kita
Izinkan aku mencintaimu sendiri saja Karena bila ada yang lain ikut serta Aku memilih pergi saja
Izinkan aku mencintaimu sendiri saja Karena tanpa yang lain Tuhan pasti mampu mencukupkan cinta
Izinkan aku mencintaimu sendiri saja Karena bila satu dan utuh mampu kuberi padamu Mengapa kau tidak?
Ditulis: Tia Setiawati (@karenapuisiituindah)
The day you come

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Menantimu
Hai , lama tak menyapamu Lama pula aku tak menulis apapun tentangmu , tentang dirimu yang belum aku tahu siapa dan bagaimana .... tentangmu yang aku yakin dibersamakan Allah denganku nantinya Biarkan malam ini aku menyapamu, Hai apa kabar kamu yang disana ? Baikkah dirimu sekarang ? Kapan kita akan bertemu atau tepatnya kapan kita akan dipertemukan ? Aku menunggumu Selalu menunggumu Setengah dari satuku :) Hadiah terindah Allah untuk diriku Baik baik disana ya Dimanapun kamu Siapapun kamu Bagaimanapun dirimu Semoga Allah selalu melindungimu selalu Setengah dari satuku :) Cepatlah datang , aku menunggumu disini Semoga Allah menyampaikan rinduku padamu Aku menunggumu datang dan membawaku pergi
Lama dan Sama
Silahkan saja kau berbahagia diluar sana Akupun akan bahagia melihatnya Silahkan saja kau memperdengarkan kisah kita pada jagad raya Aku hanya akan memperhatikannya dari kejauhan Silahkan saja engkau menertawakan cerita kita Aku hanya akan memandangimu dengan seksama Silahkan saja kau buat lalumu menjadi bahan ejekan Aku hanya akan tersenyum simpul padamu Kau tahu Aku dan kamu tak lagi anak kecil Kita masing masing sudah belajar dari segala keadaan Seperti adamu dalam hidupku , aku belajar banyak hal akan itu Seperti nyatamu yang takkan pernah lagi ada , aku juga belajar banyak tentang hal itu Sayangnya , Proses itu kulalui sendiri Proses belajar dari hal yang lalu menjadi pribadi yang baru Kau tetap sama saja Kau tak ada bedanya Lama dan Sama