Suara kami mengantarkan kalian duduk di senayan
Apakah gedung itu begitu menyenangkan,
Hingga kalian terlena apa yang harus dikerjakan
Dimana janji menawan yang kalian sampaikan
Apakah kalian sudah sangat nyaman, menikmati banyak tunjangan hingga suara kami kini sumbang tak terdengar
Bagaimana kami tak marah saat kalian kehilangan arah
Kemarilah wahai penguasa, dengarkan nurani kalian yang sudah terkurung ambisi dunia
Ibu pertiwi sedang berduka, melihat penguasa saling serang dengan rakyatnya
Kami percaya tak ada pesta yang tak usai
Tak ada kedzoliman yang tak bekesudahan
Tak ada kekuasaan yang kekal
Kebenaran akan menemukan jalannya
Meski tertutup kabut dusta,
ia tak pernah sirna,tak pernah binasa
Langkahnya tenang, tak tergesa,
menembus dinding waktu yang fana
sebab kebenaran tak butuh penjaga
ia langgeng, kekal,dan akan tiba pada siapa yang setia menanti keadilan-Nya.













