Lihat Wahai Pemuda
Lihat wahai pemuda
Warna merah di sekujur tubuh mereka
Bercampur debu jalanan
Bercampur keringat nan kusam
Lihat wahai pemuda
Mereka berlari terjang mentari
Dengan harapan di runcing ujung tombak
Walau selongsong peluru hiasi tubuh mereka
Lihat wahai pemuda
mereka berjuang hidup mati
Demi sang merah putih
Tanpa peduli kelak kan terlantar
Lihat wahai pemuda
Sang kakek beradu nasib di tangan para perompak
Rasakan kembali pahitnya kemerdekaan
Walau tahu dia turut kibarkan sang pusaka
Lihat wahai pemuda
Adegan perang di televisi
Penuh darama penuh aksi
Walau semua hanya khayal pemacu emosi
Lihat wahai pemuda
Para aktor film aksi
Dengan darah palsu menghiasi
Namun puji terus menghujani













