Review Kinerja 2020
Alhamdulillah 2020 segera berakhir dan kita akan sama-sama memasuki 2021, saat yang tepat untuk evaluasi kinerja portofolio kita. Tahun yang sungguh berat dimana market crash karena covid-19 di bulan Maret, April, melihat porto bedarah-darah. Ngomong-ngomong soal kinerja, bagaimana sih caranya ngitung kinerja portofolio? Sebelumnya saya ngitung porto berdasarkan dana yang saya masukkan kemudian dibandingkan dengan nilai porto di akhir tahun. Tetapi saya pikir-pikir kurang tepat juga cara seperti ini, karena di tengah-tengah tahun saya juga sering diposit atau withdraw, jadi ada dana yang belum genap satu tahun kinerjanya. Kemudian saya baca artikel ini dari Pak Teguh Hidayat (https://www.teguhhidayat.com/2020/12/cara-menghitung-kinerja-portofolio-saham.html) saya pikir ini lebih logis, jadi diibaratkan seperti menghitung kinerja reksadana, dihitung per unit. Kalau ditengah tahun ada diposit, artinya kita nambah unit dengan harga per unit di waktu tersebut. Dan.. eng ing eng, ternyata secara keseluruhan kinerja porto tahun ini saya cuma +8.2% sudah termasuk dividend, tapi alhamdulillah masih beat the market, $IHSG -5.1%. Kalo tidak dibuat perhitungan seperi ini, rasa-rasanya jumawa sekali lihat profit di tiap-tiap individual stock yang dipegang, tetapi lupa dengan cut lost yang lalu-lalu. Hehehe. Cuma ada minusnya juga sih dirasa-rasa perhitungan pakai model NAV ini, karena kalo kita sedang inject dana pada saat porto kita ijo royo-royo, maka hanya akan dapat unit yang sedikit padahal ya tidak ngefek kita mau masukkan cash kapan saja, sebelum kita belanjakan saham. Masa kita mau timing juga masukan dana ke RDN sendiri? Ya but it's ok, setidaknya ini lebih fair dibanding cara hitung saya sebelumnya yang sangat konfensioneel sekalee.
Selanjutnya terkait evaluasi, saya sadari banyak kesalahan-kesalahan yang dilakukan di tahun ini yang menjadi pembelajaran berharga untuk kedepannya. Saya highlight terkait ke-tidak-konsistenan cara saya dalam berinvestasi, awal-awal tahun ingin coba-coba menjadi dividend investor, kemudian pertengahan ingin ke arah-arah growth stock, menjelang akhir-akhir nyasar ke value stock. Kesalahan fatal berikutnya adalah males untuk menganalisa mendalam, ada beberapa stock yang dibeli tanpa ngulik lebih dalam di LK, LT, dan info lain-lainnya, karena merasa ini saham yang "aman". Diversifikasi yang terlalu banyak juga menyebabkan profit tidak optimum. Padahal saya hanya pegang +- 10 emiten saja. Tetapi alokasi porto ke masing-masing emiten yang masih berantakan dan beberapa emiten yang underperform sungguh menggerus kinerja keseluruhan porto. Kedepannya mungkin saya akan coba lebih rampingkan lagi menjadi +-5 emiten saja dan konsisten dalam diversifikasi, alokasi, dan cara invest yang dipakai. 2020 sungguh menjadi tahun yang banyak memberi pelajaran untuk bisa siap tempur dan terus belajar di tahun 2021 nanti. Kinerja +8.2% ini sebenarnya dapat dibilang memuaskan juga jika saya berpatokan ke IHSG yang masih -5.1%, artinya masih ada gap +13.3%. Tetapi jika saya bandingkan dengan reksadana yang juga saya beli di awal-awal tahun dan saya juga disepanjang tahun sesekali melakukan top up dan withdraw sama seperti porto saya di saham, hasilnya ternyata jauh dibandingkan kinerja porto saya sendiri, ada dua reksadana saham yang saya beli yaitu Sucorinvest Sharia Equity Fund dengan kinerja mencapai +38.04% dan Danareksa Indeks Syariah dengan kinerja +11.86%. Jadi ngapain capek-capek invest sendiri di saham kalo hasilnya masih kalah jauh dengan cukup beli reksadana tanpa harus analisa macem-macem? Tapi ya begitulah hidup, kadang tidak sesuai yang diharapkan, wkwk. Beli saham secara langsung berharap bisa melampaui kinerja reksadana tapi ternyata tidak semudah itu ferguso. Untuk itulah perlu belajar lebih banyak lagi. Sungguh beruntung sekali di stockbit ini banyak suhu-suhu yang bisa mencerahkan dan menambah perspektif dalam persahaman duniawi ini. Target saya untuk tahun depan, selain bisa beat IHSG, semoga bisa juga beat reksadana saham yang saya pegang. Semoga tahun 2021 menjadi tahun yang penuh berkah. Aamiin.














