Beberapa hal yang menjadi ukuran kebesaran suatu kekuasaaan diantaranya adalah wilayah dan pengaruh. Wilayah yang luas dan sumber daya yang melimpah menggambarkan kekuatan fisik sebuah negara. Sedangkan luasnya pengaruh menggambarkan kekuatan politik luar negeri dan ideologi yang dianut. Karena itu pada hakekatnya, sebuah kekuasaan akan terus mencari lahan baru baik untuk memperbesar tubuh ataupun menyebarkan ideologi. Perluasan tubuh negara-negara dan penyebaran ideologinya di kemudian hari kita kenal dengan istilah imperialisme. Paul James dan Tom Nairn, ilmuan dari The Center of Global Research menyatakan “bahkan jika suatu imperial tidak melakukan perluasan wilayah sebagaimana kita fahami sekarang, kekuasaan tersebut tetap memiliki kecenderungan untuk meluaskan pengeruhnya ke wilayah sekitarnya”.
Sejarah menunjukan, imperium Islam pun melakukan perluasan wilayah dengan penaklukan –baik bersenjata maupun tidak-. Selain itu Daulah juga menancapkan pengaruhnya dengan sangat kuat kepada dunia baik dari sisi ekonomi maupun politik. Hal ini menimbulkan pertanyaan-pertanyaan berkait dengan imperialisme semisal, Apakah futuhat yang dilakukan khilafah merupakan bentuk imperialisme?, atau apakah penaklukan yang dilakukan oleh barat sama dengan penaklukan oleh islam?