Jas Hujan Penyesalan-
Hari itu Lala ada kegiatan di sekolah kunjungan ke pemadam kebakaran,
Bunyi notif di hape ku berdering
"tring "
Bunda2nya (Bu guru) di sekolah nya mengirimkan foto dan video saat kunjungan , hatiku senang karena sdh kutunggu pesan itu dari pagi hari. "waah gimna ya muka bahagia Lala main air di damkar " antusias ku download foto dan video yg banyak itu... langsung kucari2 dimana wajah anak ku diantara banyak anak2.. saat kulihat seketika hatiku sedih bukan main, , Jas hujan yg kubelikan untuk Lala ternyata kebesaran !!! Deg.
Kulihat teman - teman Lala memakai jas hujan yg pas di badan, yg lebih proper , dgn model yg lbh bagus dan bahan yg lbh bagus juga, mereka asik melompat, berlari, menikmati guyuran air dari bapak2 damkar. Sedangkan Lala ?? Lala terlihat kesusahan untuk berjalan, seperti pinguin... Ia terlihat repot dgn jas hujannya, mukanya tertutup jas hujan Ponco plastik itu... Seketika air mata ku tak terbendung untuk keluar .. rasa bersalah terbesit, kenapaa aku tidak menyiapkan keperluan Lala dengan lebih baik???
Ovt ku emak2ku kemana2 ,dari kejadian itu aku sdh membayangkan kemana2,, bagiaman kelak jika aku tidak bisa memberikan hal yg terbaik untuknya? Semisal seklah terbaik?? Sepatu terbaik?? Baju terbagus? Atau bagaimana aku menyiapkan mental dan sikap Lala ketika mendapati dirinya tidak sebaik , sebagus atau ia tak seberuntung , berbeda jauh dgn teman2 nya ?? Btw waktu itu 3 tahun, pikiranku melayang jauh ia diusia2 dewasaaa :(
Sebelumnya pernh juga, karena ketidaktelitian ku membaca instruksi dari guru saat kegiatan "bawa tempat minum yg bertali " Lala tak bawa dan saat pulang tempat minum nya ditali dgn tali rafia untuk bisa dikalungkan di badan ya. Sediiihh.. tapi itu memang salahkuu ..
Aah nak ,maafkan bunda mu ini yg belum bisa memberikan yg terbaik untukmu . :'(

















