365 of 365; Gimana ya rasanya bisa punya satu orang di hidup ini?
Satu orang aja, cukup. Andai.
seen from Türkiye
seen from Malaysia

seen from Norway
seen from Singapore
seen from China

seen from Israel

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Germany

seen from Philippines

seen from Israel
seen from United States

seen from Colombia

seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia
seen from China
seen from United States
seen from China
365 of 365; Gimana ya rasanya bisa punya satu orang di hidup ini?
Satu orang aja, cukup. Andai.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Bagaimana kalau kita berandai-andai, sebentar saja.
Pagi itu aku bangun duluan. Kedinginan. Angin dingin menyusup ke dalam tenda kita. Aku bergegas tayamum dan solat subuh. Lalu kamu bangun.
Ku pasang gas ke kompor portable. Ku nyalakan api untuk memasak air. Ku buatkan milo hangat agar kamu tak kedinginan selepas solat.
"Ini minum dulu.."
"Makasiiihh.."
"Dingin ya?"
"Brrrrrr"
Ku buka pintu tenda. Mengintip matahari yang sedang cantik-cantiknya. "Ah mendung". Ku tutup kembali.
"Mendung.."
"Yaudah kan kamu udah pernah ke puncak"
"Bukan itu.."
"Apa?"
"Kalo hujan, nanti angin kenceng, tenda kita gimanaaaaa?"
"Haha, tenang ini tenda anti-badai"
"Sok tauuuuu huuuu.."
Bangun. Mari kita latihan presentasi untuk minggu depan.
Bagaimana kalau kita berandai-andai lagi, hari ini, sebentar saja.
Aku sampai di rumah setelah melewati jalanan yang panas bersama abang gojek. Pintu rumah terbuka, aku masuk kelelahan. Ku keluarkan botol minum dari tas ku dan meminumnya. Haus sekali rasanya.
M : "Kamu kenapa lagi?"
D : "Haaahhhhh, kesal akuuuu"
M : "Why?"
D : "Itu looooh mas, masa ya tadi aku meeting, meetingnya itu gak sistematis. Terlalu banyak kepala. Aku kan staf baru. Jadi susah nyari intinya apa."
M : "Terus?"
D : "Yaudah jadinya banyak yang diomongin, tapi mereka gak tau goal-nya apa. Even conceptual framework-nya aja gak ada. Gimana bisa sistematis penelitiannya. Funding-nya gede tapi gak terkonsep. Kan sayang"
M : "Terus?"
D : "Intinya aku kesel. Hadeeeh, mana bulan depan udah mulai turun lagi. Preparation masi raw gini, mau maksa turun ya ambyar"
M : "Hm.."
Kemudian aku duduk bersandar di kursi empuk kami. Menutup mata sebentar, meredakan emosi dan kelelahan hari ini. Dia? Masih di depanku, bingung berkomentar apa. Dunia yang kami tekuni berbeda.
M : "Yaudah.. mandi gih, biar seger. Udah solat kan tadi?"
D : "Udah"
M : "Abis mandi, tiduran. Aku yang masak buat kamu"
D : "Thanks mas, you're my best"
Dunia kami berbeda. But he knows how to treat me well.
D : "Mas, aku mau dimasakin cumiiii"
M : "Jadi dimasakin gak neeehh?", dia mulai kesal.
D : "Hahaha iya iya ih, apa aja deehhh, love you", aku segera kabur ke kamar mandi.
Bangun. Segera mandi dan pakai skincare rutin mu. Kemudian tidur.
310
Mudah untuk mengingat setiap kesalahan yang telah dibuat lalu berandai jikalau segalanya bisa dilakukan dengan cara berbeda, namun apa guna? Tidak ada cara mengembalikannya, melainkan harus menghadapi pilihan yang telah dibuat berikut konsekuensinya dan menjadikannya pembelajaran ke depan.
Bagaimana kalau kita berandai-andai, sebentar saja.
Siang hari ini terik sekali. Sunscreen SPF 50 tidak mempan melindungi kulitku.
"Minum dulu"
"Thanks"
Aku mengambil nafas 5 menit, sambil membungkuk, meluruskan punggung dengan beban carrier 50L.
"Kuy"
"Sini duduk dulu, kamu gak capek?"
"Enggaak, jangan kelamaan istirahat, nanti makin capek"
Kemudian kamu berdiri dari nyamannya duduk bersandar ke pohon. "Hehe, maaf ya mas", dalam hati.
Kita berjalan lagi. Menapaki jalur yang begitu jelas terlihat di depan sana. Hanya berdua. Ya. Naik gunung merupakan agenda kami berdua untuk menyegarkan pikiran. Jauh dari bisingnya jalanan. Hilang dari peradaban media sosial.
"Mas"
"Hm.."
"Kita ng-camp pos 5 ya?"
"Iya, kalo kamu kuat"
"Yeee, sejak kapan aku lemah?"
"Yang muntah pas di Kerinci siapa?"
"Itu khilaf errrr..."
Bangun. Mari kita lanjutkan membuat anggaran project Ende 3 tahun kedepan.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming