📚 Ramadhan di Allathiif - Tilawah, Ngaji Kitab Spesial Ramadhan#2👤 Tilawah Tarawih : Kang Muhammad Ihsan👤 Khatib Tarawih : Ustadz Nur Ik
Doa di Ramadhan
Ringkasan singkat kajian sebelum tarawih oleh Ustadz Nur Ikhsan. Barakallahu fiikum, ustadz. T.T
Ada sahabat yang bertanya kepada Rasulullah saw, "Bagaimana jarak Allah swt, jauh (fanunadiihi) atau dekat (fanunajiihi)?". Jika Allah jauh, maka kita akan memanggilnya dengan lantang berteriak, jika Allah dekat, maka kita akan bermunajat berbisik padaNya.
Allah swt banyak memberikan schreenshoot pertanyaan dalam ayat-ayat Al Quran. "yas aluunaka anil anfal, yas aluunaka anil ahillah, dst". Setiap pertanyaan tsb pasti Allah menjawabnya dengan "Qul' (katakanlah) Hanya satu pertanyaan yang diabadikan dalam Al Quran, tapi dijawab langsung oleh Allah swt, dalam QS. Abaqarah ayat 186 di tengah ayat yang ngomongin tentang shaum ramadhan.
"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran.".
... fa inni qariib.. (maka sesungguhnya Aku dekat). Tidak ada Qul. Hikmah:
Qul artinya ada jarak penanya dan yang ditanya. Maka, Allah ingin menunjukkan bahwa Ia dekat. dan Allah sendiri yang menjawab sebelum Rasulullah saw menjawab.
Allah swt akan memberi pada oang yang meminta saat dia meminta. UNIKNYA: Allah mendahulukan kata "Ujiib" (Allah akan kabulkan doa yang mau berdoa jika ia mau berdoa). Pada realitanya, harusnya doa dulu, baru diijabah. Tapi, disini Allah kabulkan dulu. ASAL orang tsb DOA. Hal ini yang membuat Umar bin Khattab mengomentari ayat ini: "Saya tidak gelisah dengan ijabah doa dari Allah, saya gelisah ketika saya tidak berdoa". Yang menggerakkan lisan kita untuk meminta, adalah Allah swt. Jika Allah swt memudahkan kita untuk berdoa, tandanya Allah mau memberi. "Kenapa gak langsung kasih aja?" Supaya kita dapat pahala ibadah berdoa. Karena doa menunjukkan kita butuh Allah.
Allah swt pasti akan kabulkan doa, sesegera mungkin atau selama apapun itu. Contoh yang disegerakan doanya adalah Iblis yang minta dipanjanagkan umurnya sampai kiamat. Padahal posisinya dia habis merendahkan Adam as dan tidak mau sujud padanya. Tapi, Allah swt segera kabulkan. Maka, jangan putus asa yaa pas doa. Iblis aja dikabulin. Contoh yang diijabah dalam waktu lama 1000 tahun adalah doa nabi Ibrahim as. Agar ada anak keturunannya yang membacakan dan mengajarkan kitab Allah swt, yakni Nabi Muhammad saw. Maka, Rasulullah saw pernah berkata, bahwa dia adalah jawaban doa Nabi Ibrahim as setelah membangun Ka'bah bersama Ismail (Al Baqarah 129).
Kenapa Allah swt lama menjawab doa kita? Allah swt bilang pada malaikat, "Karena Aku suka mendengar suara rintihan doa mereka". Maka, jika Palestina belum diberikan kemerdekaan, doa-doa kita yang dirindukan Allah swt. Allah swt tahu kapan waktunya yang tepat untuk Palestina merdeka dan Allah swt ingin agar kita merintih meminta doa-doa padaNya.
Perhatikan doa ketika mau berbuka shaum ramadhan. Jangan lupa doa saat sebelum berbuka karena tak terbantahkan ijabnya!














