سورة الملك
Quran. Surah 67 Al-Mulk, verse 22 - 26.
Коран. Сура 67 Аль-Мульк (Власть), аяты 22 - 26.
• • • • • • • •
القارئ - #احمد_العجمي
Reciter - #Ahmad_AlAjmy
• • • • • • • • • • • • • • • • •
https://www.instagram.com/p/B_NV3NEobj4/

seen from Singapore

seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Yemen
seen from United Kingdom

seen from Singapore

seen from United Kingdom
seen from Germany
seen from Poland

seen from United Kingdom
seen from Nicaragua

seen from Türkiye
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Portugal
seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States
سورة الملك
Quran. Surah 67 Al-Mulk, verse 22 - 26.
Коран. Сура 67 Аль-Мульк (Власть), аяты 22 - 26.
• • • • • • • •
القارئ - #احمد_العجمي
Reciter - #Ahmad_AlAjmy
• • • • • • • • • • • • • • • • •
https://www.instagram.com/p/B_NV3NEobj4/

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
[He] who created death and life to test you [as to] which of you is best in deed - and He is the Exalted in Might, the Forgiving - Holy Qur'an: Al-Mulk (67:2)
Al-Mulk (Tabarak)
Sesungguhnya malam-malam ku penuh merugi. sesungguhnya hari-hariku belum memberi syafaat untuk orang banyak. Dan sungguh, hatiku masih fakir. Akalku masih penuh prasangka buruk. Duniawi. iya, masih duniawi. Lahirku masih hanya berkutat dengan dunia fana ini. Batinku masih menginginkan kepuasan dunia. Astaghfirullahalladzim Padahal yang kekal adalah akhirat. iya, akhirat. Berharap bisa menempati surgaNya. Padahal sebelum ke tempat yang kekal itu, aku akan ditanyai dua malaikat di alam kubur. Dimintai pertanggung jawaban, dan akan ada siksa kubur. Ya Allah... hambaMu ini masih buta dengan ayat-ayatmu. masih abu dan menerawang. Belum istiqomah. Padahal hakikatnya, hidup dan matiku milikMu, ya Allah. Akiu ingin mengamalkan setiap malam sebelum tidurku, Al Mulk. Kata baginda Rasulullah, ...Ketika akan disiksa kepala kita, maka akan menjawab: 'Jangan, tidak boleh. Di sini ada Al Mulk.' Begitu pun jika hendak disiksa perut dan kaki kita. Sungguh besar kekuasaanMu dengan segala ayat-ayat suciMu, Surah Tabarak (Al Mulk) dapat menghindarkan kita dari siksa kubur kelak. Tabarak, Allah. Tabarak.. Tabarak...
سورة الملك
Quran. Surah 67 Al-Mulk, verse 10 - 12.
Коран. Сура Аль-Мульк (Власть), аят 10 - 12.
═════•❊•═════
القارئ - #رعد_الكردي
Reciter - #raadalkurdy
رعد محمد الكردي | Raad Mohammad al Kurdi
═════•❊•═════
@ghazi_36
https://www.instagram.com/p/B4xxpq7H9Zg/
سورة الملك
Quran. Surah 67 Al-Mulk, verse 12 - 15.
Коран. Сура 67 Аль-Мульк (Власть), аяты 12 - 15.
..........................
بصوت الشيخ #صلاح_بوخاطر
Reciter - Sheikh #Salah_Bukhatir
..............
.................................
https://www.instagram.com/p/B3AZGtxHGRf/

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
سورة الملك
Quran. Surah 67 Al-Mulk, verse 3 - 4.
Коран. Сура Аль-Мульк (Власть), аяты 3 - 4.
•❊•❊•❊•❊•❊•
بصوت : #ياسين_الادريسي
Reciter - Yassin al-Idrissi
________________
______________________
@swt_shbab_alislam🌹
https://www.instagram.com/p/BxLU6EkHsqR/
سورة الملك
Quran. Surah 67 Al-Mulk, verse 19.
Коран. Сура Аль-Мульк (Власть), аят 19.
•❊•❊•❊•❊•❊•
القارئ #عبدالرحمن_المسعودي
Reciter - Abdulrahman Al Masoudi
•❊• •❊• •❊• •❊• •❊• •❊• •❊• •❊• •❊•
@__mfl
https://www.instagram.com/p/BvpakwkBiqA/
Jangan Takut Tinggalkan Dunia
Cerita terinspirasi dari kajian Ustadz Salim A. Fillah berjudul Jangan Takut Tinggalkan Dunia (Hijrah Fest 2024)
Di dalam hiruk pikuk salah satu kota besar, Ali, seorang pemuda dengan ambisi besar, menjalani kehidupannya sebagai seorang karyawan teladan di sebuah perusahaan ternama. Namun, di balik penampilan luar yang sukses, Ali merasa terjebak dalam rutinitas yang monoton. Hidupnya dipenuhi dengan tuntutan pekerjaan yang tak pernah berhenti maupun kehidupan sosial untuk menunjang ambisinya. Dia menjalani hal tersebut walaupun kadang merasa enggan awalnya, tapi dikarenakan ambisinya kadang ia menghiraukan rasa enggan tersebut. Apa yang ia kerjakan membuat dia meninggalkan banyak ibadah serta semakin jauh dari nilai-nilai agama yang seharusnya menjadi pegangan dalam hidupnya. Ia menjalani hidup seperti ini dikarenakan ia merasa bahwa dunia ini merupakan endgame-nya dan merasa takut akan apa yang ia dapatkan sekarang nantinya menghilang.
Ada satu kejadian yang membuat Ali tertegun dan memikirkan terkait apa yang sudah dikerjakannya selama ini. Atasannya tiba-tiba meninggal dalam kondisi sehat sebelumnya. Diketahui bahwa beliau meninggal dikarenakan penyakit yang timbul dikarenakan gaya hidupnya. Hal ini membuat Ali menjadi takut akan apa yang bisa menimpanya dikarenakan secara gaya hidup ia mirip dengan beliau. Ali takut ketika nantinya harus meninggalkan dunia. Akibat hal ini ia mulai banyak melamun dan juga memikirkan apa yang sudah selama ini ia jalani. Tapi ia masih sulit untuk keluar dari jerat kehidupan yang selama ini sudah ia jalani. Akhirnya ia mulai merasa apa gunanya ambisi yang selama ini ia kejar jika bisa suatu waktu ia dipanggil oleh Allah SWT. Hal ini membuat dia mulai setengah-setengah dalam menjalani pekerjaannya.
Suatu pagi, Ali dengan rasa setengah hati berangkat ke kantor. Ia sebenernya sudah mulai membenarkan ibadahnya. Tapi ia merasa engga menjalani pekerjaannya secara sungguh-sungguh seperti dahulu. Pagi itu saat sedang dalam perjalanan menuju kantor, ia mampir ke sebuah masjid untuk melakukan shalat dhuha. Ternyata di sana juga sedang diadakan kajian pagi terkait bagaimana apa yang kita lakukan di dunia bisa bernilai ibadah untuk di akhirat. Setelah shalat dhuha ia mendengarkan sejenak kajian tersebut. Ada beberapa nasihat yang ia ingat salah satunya Surah Al-Mulk ayat 2.
ۨالَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًاۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفُوْرُۙ Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha perkasa, Maha Pengampun.
Selain itu ada nasihat dari Imam Sufyan Ats Tsauri yaitu
Beramallah untuk duniamu berpadanan dengan kadar kehidupanmu di sini (di dunia-sementara). Dan beramallah untuk akhiratmu berpadanan dengan kadar kehidupanmu di sana ( aakhirat untukselama-lamanya). Akan tiba satu masa dalam kehidupan manusia di mana hat- hati semuanya mati, yang hidup hanyalah jasad.
Rasulullah SAW juga bersabda كم من عمل يتصور بصورة أعمال الدنيا ويصير بحسن النية من أعمال الأخرة، وكم من عمل يتصور بصورة أعمال الأخرة ثم يصير من أعمال الدنيا بسوء النية “Betapa banyak aktivitas menyangkut urusan dunia namun lantaran niat yang baik, berubah menjadi aktivitas yang bernilai akhirat. Sebaliknya, betapa banyak aktivitas keagamaan kemudian menjadi aktivitas duniawi belaka lantaran niat yang buruk.”
Nasihat-nasihat itu mengetuk pintu hati Ali. Dia menyadari bahwa selama ini, dia terlalu terjebak dalam kesibukan dunia tanpa menyadari arti sejati dari hidup ini. Ia mengerjakan banyak hal tanpa tahu niat sejatinya untuk apa dan mengejar ambisi dunia semata. Setelah dari sana, selama perjalanan ke kantor Ali mulai merenungi apa yang sudah dilakukannya dan ia mulai bertekad untuk merubah dirinya.
Setiap pagi, sebelum memulai aktivitasnya, Ali mulai menyisihkan waktu untuk beribadah dan merenungkan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Dia membaca surah Al-Mulk dengan penuh khidmat, membiarkan maknanya meresap ke dalam hatinya. Ali juga mempelajari konsep Itqan, Ihsan, dan Ikhlas, yang dia temukan dalam ajaran agamanya. Namun, perjalanan menuju perubahan tidaklah mudah. Ali harus berjuang melawan godaan kesibukan dunia yang terus menghampirinya. Pekerjaannya semakin menuntut, dan kadang-kadang dia merasa lelah dan putus asa. Namun, dengan tekad yang kuat, Ali terus melangkah maju. Ali memutuskan untuk menerapkan konsep Itqan dalam pekerjaannya. Dia bersungguh-sungguh dan tekun dalam setiap tugas yang diemban, memastikan bahwa dia memberikan yang terbaik dari dirinya. Dia juga mempraktikkan konsep Ihsan, memberikan pelayanan yang terbaik kepada atasan dan rekan-rekannya, serta memenuhi ekspektasi mereka dengan baik. Namun, yang paling penting, Ali memahami betapa pentingnya keikhlasan dalam setiap tindakannya. Dia melepaskan semua niat untuk kepentingan dunia semata, dan menjalani hidupnya hanya untuk Allah. Meskipun masih ada tantangan dan rintangan di depannya, Ali merasa yakin bahwa dia berada di jalur yang benar.
Perubahan dalam diri Ali tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri, tetapi juga oleh orang-orang di sekitarnya. Mereka mulai menghargai Ali sebagai sosok yang penuh dedikasi dan kebaikan hati. Ali merasakan kebahagiaan yang sejati dalam menjalani hidup yang lebih bermakna dan berarti.
Pada suatu hari, ketika Ali duduk sendiri di teras rumahnya, dia merenungkan perjalanan hidupnya. Dia merasa bersyukur atas setiap ujian dan cobaan yang telah dia lalui, karena itulah yang membantunya tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan langit senja yang menyambutnya, Ali menatap masa depan dengan penuh keyakinan dan ketenangan hati. Dia tahu bahwa hidup ini hanyalah sementara, dan yang sebenarnya penting adalah persiapan untuk kehidupan yang abadi di akhirat. Dengan surah Al-Mulk sebagai penuntunnya, Ali siap menghadapi setiap tantangan hidup dengan kekuatan iman, kesungguhan, dan keikhlasan yang tak tergoyahkan. Termasuk Ali siap jika suatu saat ia harus tiba-tiba meninggalkan dunia ini.