Sehari. Waktu tidak menanam apa-apa, Dada. Hanya hidup, hanya hidup membaca dirinya sendiri; seperti anak-anak membaca, seperti anak-anak bertanya. Menulis, Dada. Menulis kenapa harus menulis, bagaimana harus ditulis. Orang-orang menjauh dari setiap yang bergerak, Dada; seperti menakuti setiap yang dibaca dan ditulisnya sendiri. Membaca jadi mengapa membaca, menulis jadi mengapa menulis Buku Karya Afrizal Malna Puisi 1. Abad yang Berlari, Kumpulan Puisi, Yogyakarta, @penerbit_nyala, Maret 2019, 34 hlm, 49.000 2. Buka Pintu Kiri, Kumpulan Puisi, Yogyakarta, @penerbitdivapress, Nov 2018, 120 hlm, 70.000 3. Dalam Rahim Ibuku Tak Ada Anjing, Puisi, Yogyakarta, Mata Bangsa, Mei 2021, 122 hlm, 75.000 4. Promotheus Pinball (Signature Edition), Australia, Reading Sideways Press, September 2020, 306 hlm, 159.000 5. Tembakan dalam Masker Hmm…, Magelang, Indonesia Tera, Agustus 2021, 162 hlm, 79.000 Esai Sastra, Seni Rupa dan Teater 6. Kandang Ayam: Korpus Dapur Teks, Yogyakarta, Diva Press, Des 2020, 192 hlm, 65.000 7. Racun Tikus: Seni, Wabah, Bencana, dan Perang, Yogyakarta, Diva Press, Des 2020, 212 hlm, 65.000 8. Tragik Satu-Rasa Untuk Semua-Aku, Esai Seni Rupa, Yogyakarta, @penerbitbasabasi Sept 2019, 412 hlm, 100.000 9. Teater Kedua, Antologi Tubuh dan Kata, Yogyakarta, kalabuku, April 2019, xxviii+617 hlm, 160.000 Naskah 10. Pertumbuhan di Atas Meja Makan, Naskah Teater, Yogyakarta, @kalabuku_, Feb 2020, x+55 hlm, 40.000 11. Teks-Cacat di Luar Tubuh Aktor, Kumpulan Naskah Teater, Yogyakarta: Kalabuku, 2017, xxii+355 hlm, 105.000 #afrizalmalna #afrizalian #festivalpuisijelek #puisi #esai #naskahteater #naskah #teater #kalabuku #divapress #penerbitnyala #sastraindonesia #katalogjbs (di Jual Buku Sastra-JBS) https://www.instagram.com/p/CaEYwFFBulJ/?utm_medium=tumblr