Mau di panggil siapa ? Sebenernya ini bukan siapa siapa, cuman pengen dipanggil "Dia ini" Dia ini memang tak sebaik, tak seshalih, tak serame teman yang lainnya. Mungkin Dia ini terlalu pemalu, terlalu asik dengan dunianya sendiri. Pernah Dia ini bercerita tentang suatu hal yang mencemaskan hati. Dia ini memang bukan dari keluarga yang masyaaAllah shalihnya, namun Dia ini bersyukur punya keluarga yang bisa membesarkannya, mendidiknya hingga sekarang. Hingga datang kewajiban Dia ini untuk memuliakan orang tuanya. Bertambahnya umur Dia ini, semakin cemas rasanya memikirkan apakah iman yang ia miliki dan ibadah yang ia lakukan selama ini ikut serta bertambah atau tidak. Pernah ia bercerita tentang keingininannya untuk masuk ke Pesantren, Dia ini ingin sekali nyantri, Dia ini bilang betapa rendah gradenya dibandingkan para santri yang shalih. Bayangkan saja, para santri selalu punya jadwal ibadah di setiap harinya, dari subuh datang hingga akan subuh lagi. Tak terhitung berapa pahala yang mereka dapatkan jika mereka menjalani ibadah hariannya dengab rasa ikhlas, dengan rasa tulus berharap ridho Allah swt. MasyaaAllah... Dia ini melihat dirinya yang sekarang, kesehariannya untuk bekerja, keseharianya sibuk untuk melengkapi kebutuhan dunianya saja, bisa dibilang ibadahnya hanya yang wajib saja, jarang sekali melaksanakan sunah Rasulullah.. Lalu bagaimana Dia ini dapat memuliakan kedua orang tuanya, yah tentunya kemuliaan di akhirat. Dia ini bukan apa apa jika dibandingkan dengan seorang santri tadi. Dia ini merasa malu, yah.. malu kepada Allah. Malu karena rasa syukurnya tak sebesar nikmat yang Allah berikan #NotToMySelf