Ada beberapa luka yang tidak akan pernah sembuh; hanya reda sakitnya saja.

blake kathryn
Not today Justin

titsay

#extradirty
Keni

Discoholic ðª©
Cosimo Galluzzi
Game of Thrones Daily

romaâ
$LAYYYTER
cherry valley forever

â
DEAR READER
we're not kids anymore.

ç¥æ¥ / Permanent Vacation
Xuebing Du
h

seen from Netherlands
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Tunisia

seen from Germany

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from Ukraine

seen from Italy
seen from United States
seen from Peru
seen from United States
@reiko031492
Ada beberapa luka yang tidak akan pernah sembuh; hanya reda sakitnya saja.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Ada masa di mana namamu adalah yang paling aku tunggu. Sedangkan sekarang datang masa di mana sebisa mungkin aku berharap tak melihat namamu di mana-mana.
Ilmu Kira Kira
Menulis roman asmara sejak 2016 sampai dengan 2020, dengan intensitas yang semakin berkurang. Ya, itulah cara jiwa mencari asalnya. 2021 kini aku menyadari bahwa masalah sosial dalam hidup itu akarnya adalah relasi. Namun problem relasi ini akan sembuh dengan sendirinya, tergantung taraf kesadaran jiwa kita. Relasi dengan manusia memang rumit, terlebih kita hanya fokus mengira - ngira kemudian menyalahkan diri sendiri karena ilmu âmengira - ngiraâ kita tidak akurat alias cetek. Setelah gagal dengan sekian kali percobaan, akhirnya kita mencari jawaban di tempat lain?. Mengapa?, karena menyalahkan diri sendiri menimbulkan hilangnya kepercayaan atas diri. Semua berawal dari ilmu mengira - ngira. Tidak ada yang salah dengan ilmu kira - kira. Ilmu mengira atau ilmu perkiraan, akan sangat berguna jika digunakan dengan penuh kesadaran atas konsekwensi yang timbul. Akan sangat bermaanfaat untuk melindungi diri. Namin ilmu ini harus digunakan dengan penuh kepasrahan tanpa ekspektasi, seperti quote âkita berusaha, selebihnya biar Tuhan yang aturâ , itulah ilmu kira - kira. Memperkirakan sesuatu (yang dapat diukur) sebelum adanya perhitungan akan sangat berisiko, apalagi sesuatu yang tidak bisa diukur, seperti dalamnya dasar hati manusia. Tanpa kepasrahan, ilmu kira - kiramu hanya akan menjadi boomerang yang kemudian mematikanmu perlahan. Mati perlahan. Kita sudah mati saat kehilangan rasa kepercayaan terhadap diri sendiri. Kita sudah mati saat meragukan diri sendiri dan lebih yakin oleh orang lain. Mati tahap pertama.
Kapan kamu memulai tumblr?
Silakan di reblog ya teman-teman, sekalian bernostalgia sedikit.
Saya memulai tumblr awal 2010, itu sudah SEBELAS TAHUN yang lalu, saya masih semester 2 kuliah. Dan pernah ikut meetup tumblr paling pertama, waktu itu di Bandung dgn artis tumblrnya mas Yunus Kuntawi Aji. Dan pertemanan yang terbuat pada masa itu, masih bertahan sampai hari ini. Luar biasa memang platform media satu ini.
2016 ! Sejak patah hati pertama dengan seorang Jaksa. Ya! betapa bucin nya aku.
Kemarin, Masih di Tahun yang Sama.
Kemarin, masih di tahun yang sama 2019. Memasuki awal tahun yang baru berjalan beberapa hari. Hari ini lepas hari ke seratus aku berpisah dengan mu. Tiga bulan kurang kita tidak bertemu, seingatku baru kemarin rasanya di tahun yang sama kita masih saling sapa dan masih saling rasa. Memang sulit bergerak mundur dari hidupmu, jujur saja itu yang aku rasa di hari ke empat belas perpisahan kita.Â
Hari ke empat belas, kamu mestinya tau apa yang terjadi. Karena jejak media sosialku merekam semuanya. Ada satu titik aku merasa cukup, aku ingin membuka hati dan mulai dengan orang baru. Seseorang yang mampu menghapus rekam jejakmu dari memori jangka panjang ku. Ya, dihari ke empat belas perpisahan kita, aku memutuskan untuk pulang kerumahnya.
Kamu tau, apa yang terjadi di hari ke duapuluh satu, duapuluh dua hingga hari ke sembilan puluh tujuh? Pria itu mengambil hampir seluruh atensiku, dia datang membawa sekantung bubuk peri, setiap pertemuan dia taburkan emas itu kedalam minumanku, Kemudian, dihari ke sembilan puluh delapan, dia pergi begitu saja, dan itu alasan aku menghubungimu kembali. Mencoba menanam apa yang telah layu, menghidupkan apa-apa yang pernah aku abaikan selama seratus hari. Pagi kemarin, entah aku harus bahagia atau bersedih, menerima kabar ramahmu beserta undangan pernikahan yang bangsatnya itu dari kamu. Kamu menikahi perempuan yang sejak enam puluh hari lalu mendampingimu. Perempuan itu tidak perlu mengajakmu hingga ke mars untuk mendapat restu semesta agar menjadi istrimu. Ya, pagi kemarin, masih di tahun yang sama.Â

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Memberi Jeda
Sebenarnya banyak hal positif yang sering  saya abaikan, dan hal itu benar-benar mengganggu keseharian saya. Contoh kecilnya adalah, saya selalu memiliki imajinasi negatif terhadap pasangan. Entah itu orang ke tiga, keinginan untuk berpisah, menjauh perlahan, dan mati rasa. Pasangan saya memang sudah kebal dengan penyakit saya yang seperti itu. Hampir setiap hari saya mengeluh bahwa dia hanya berpura-pura mencintai saya, namun responnya tetap sama seperti saat pertama kali kita berkomunikasi. Konyolnya, esok hari saya akan kembali mengeluhkan hal-hal yang serupa. ~FYI : kami menjalani hubungan jarak jauh dengan kegiatan kami yang cukup padat, kesibukan pasangan saya bahkan dapat memakan sebagian porsi waktu tidurnya. Hal itu membuat kami minim waktu meski untuk sekedar mengobrol~ Suatu pagi saya berpikir untuk sengaja menyibukkan diri berharap agar pasangan saya tahu bagaimana rasanya diabaikan dan tidak diberi kabar. Kebetulannya lagi, hari itu saya benar-benar sibuk dengan urusan kantor, bahkan untuk sekedar menengok ponsel saja tidak sempat. Perhatian saya benar-benar teralihkan, semua pesan singkat darinya terabaikan. Saya hanya sempat mengucapkan selamat pagi dengan terburu-buru dan selamat tidur dengan rasa lelah. Dalam beberapa hari perasaan curiga yang dulu selalu mampir di otak saya perlahan menghilang, tergantikan oleh pekerjaan kantor yang beranak pianak. Hari ini hujan begitu deras, pekerjaan saya mulai ringan, namun keadaan fisik saya melemah. Saya putuskan pergi ke klinik untuk meminta vitamin. Dokter jaga menyarankan saya untuk beristirahat, tekanan darah saya menurun karena kelelahan dan kehujanan. Saya merebahkan kepala sejenak di ruang rawat. Saya mulai memikirkan pasangan saya, betapa jahatnya, saya hampir tidak punya waktu untuk berkabar, tapi dia selalu mengirimkan perhatiannya lewat pesan singkat, pesan singkat yang saya abaikan, namun dia tidak pernah marah dengan kesibukan saya. Saya kembali membuka pesan teks darinya, saya membaca satu persatu pesan yang terlewati. Saya sadar bahwa dia tidak seperti yang saya pikirkan. Disela kesibukannya yang mungkin jauh lebih padat dari pekerjaan saya di kantor, dia masih sempat untuk menghubungi saya. Saya bersyukur kekasih saya ternyata masih menyimpan ingatan tentang saya.Â
Rasanya aku ingin tertawa hingga mungkin menjadi gila. Begitu lebih mudah untuk melupakan cita dan cinta yang pernah kita janjikan berdua, sebelum ada dia.
Aku sering tertawa biar aku tidak gila. Lagipula, adakah yang lebih lucu dari kamu yang menjanjikan kita selalu bersama, tapi kamu malah bersanding dengannya selamanya?
Friend With Benefit : Ketika Rencana Tidak Semulus Kenyataan
Sebenarnya saya hanya ingin menulis secuil kecemasan yang tidak tebendung, ini agak diluar kompas moral orang kebanyakan, masalahnya simple tapi berat: Saya jatuh cinta pada teman pria saya (terasa ringan). Tapi tunggu....
Jatuh cinta jenis ini tidak se-simple yang dipikirkan Tere Liye, tidak sebijak isi buku motivasi Gramedia. Sebut saja pria itu Mr. A (nama sebenarnya). Bagi saya, Mr. A adalah teman, sahabat, dan teman nongkrong. Kebetulan saya seorang tuna asmara jadi sah - sah saja punya teman bermain lawan jenis . Saya sempat penasaran dengan istilah FWB selepas membaca salah satu artikel kawan wordpress, dan ini adalah kesempatan pertama saya mencicipi rasa FWB yang katanya sedikit manis banyak pedasnya. Siapa lagi kalau bukan dengan Mr. A , pria yang bisa saya percaya dan mampu membuat saya nyaman (yes, Â no need to explain).
Singkat cerita, pola relasi fuck buddy ini sudah berlangsung 3 bulan lamanya. dalam tempo yang agak dipercepat Mr. A mampu menata perasaan saya yang sempat mati suri sejak berpisah dengan Willy (sebut saja dia mantan, dalam postingan sebelumnya saya memanggil dia âsayangâ). FWB yang awalnya  no emotion just sex, perlahan berubah menjadi kebaperan yang haqiqi. Mr. A betul betul tau cara mengisi kekosongan emosi saya, tentu lahir dan juga batin. Nama "mantan" pun cuma jadi angin lalu di telinga. Willy yang digadang-gadang bisa mencetak rekor sebagai prince charming yang membuat wanita gagal move on, kini digeser posisinya oleh Mr. A (bahkan Rapunzel jatuh cinta dengan bad boy bukan??) Tapi tunggu dulu,  kita belum sampai pada titik klimaksnya......
Suatu ketika Mr. A menghilang, tapi tidak seperti Avatar. Â Dia menghilang sejenak dengan ijin via whatsapp, alasannya lucu "aku tidak bisa menjadi pacarmu, kamu terlalu baik untuk aku", well persaan saya sedikit begejolak, hanya 20%, rasanya tipis. Saya hanya merindukannya 5 hari pertama, Â setelah itu saya kembali menjadi cold hearted bitch, hidup saya cukup asik sebelum saya benar benar merasa jatuh cinta. Saya melakukan aktivitas layaknya wanita karir yang tidak sempat pacaran, berusaha menjaga harga diri kewanitaan saya, jauh-jauh dari miras dan maksiat mendekatkan diri pada Tuhan (tapi itu sungguh membantu melupakan Mr. A) meskipun bayang - bayangnya ketika mencumbu saya masih sangat amat terasa, bahkan ditempat ibadah sekalipun, pikiran nakal saya masih suka diluar kontrol.
Hampir 2 minggu dia menghilang, tidak disangka Mr. A kembali menghubungi saya, ada selepas kelegaan. Saya senang tidak jadi kehilangan sahabat sebrengsek dia. Mr. A mengundang saya untuk "ngopi" dengan alasan kangen. Anggaplah saya dan dia melakukan kekhilafan untuk kesekian kalinya. Sebelumnya memang kami sudah biasa berbagi ranjang dengan alasan we just have fun, all we need is sex, no relationship, no emotion. Entah mengapa ada yang tidak biasa saat kami melepas rindu kala itu, semacam deg-degan yang tidak bisa di deskripsikan, dan  puncaknya adalah ketika dia mencium bibir saya. Tidak seperti yang kami lakukan sebelumnya (apalagi ketika kepepet), ego saya begitu tinggi untuk memiliki dia, Mr. A menjadi sosok yang suami-able dimata saya.Â
Perkara hati yang satu ini memang terbilang rumit bahkan untuk seorang Hotman Paris sekalipun belum tentu dia akan menang. Pertukaran emosi yang tidak seimbang membuat salah satu dari kita ( pastinya salah satu itu adalah saya) merasa menjadi korban, Â padahal di awal perjanjian saya sudah paham betul akan konsekwensinya: ditinggalkan atau meninggalkan. Kekecewaan dalam ber-FWB itu pasti terjadi, manakala salah satu dari pasangan kembali ke kehidupan normalnya, dan kenyataan pahit saya rasakan saat mengetahui satu fakta bahwa dia masih "baik-baik saja" dengan kekasih lamanya, satu kenyataan bahwa selama dia menghilang, dia sedang bercinta bersama perempuan lain dan itu bukan saya. Ingin saya berteriak sejadi - jadinya, tapi saya tidak mau terlihat menjijikan seperti itu, meskipun jatuh cinta membuat kecerdasan saya mundur ratusan kaki, tapi harga diri jauh lebih penting dari cinta. Kini saya benar-benar semakin takut kehilangan Mr. A, as FWB.
Ketika sex bukan lagi sekedar kebutuhan biologis, saya dengan amat sadar menyerahkan diri seutuh-utuhnya sebulat-bulatnya untuk pria yang sudah pasti tidak akan mengesahkan saya sebagai ibu persit, yang sama sekali tidak  menginvestasikan masa depannya dengan saya, karena dia hanya fuck buddy dan baginya saya hanya cold hearted bitch, teman bermain luar dan dalam. Betapa bodoh dan kelirunya saya menjatuhkan hati pada seorang yg tidak punya hati. Betapa saya digilai oleh tubuhnya yang penuh keringat seketika membuat saya klimaks beruntun (no need to imagine ..),  juga saya sangat menikmati caranya mencium bibir saya, yg akhir-akhir ini intens dia lakukan, padahal saya tahu dia punya hati yg harus dijaga. Kami sama-sama tau, dan cukup tau harus bersandiwara apa.
Jatuh cinta membuat saya memutar otak untuk mendapatkan dia secara utuh, bahkan saya berupaya untuk menghancurkan hubungannya dengan sang calon ibu persit yg katanya tahun depan mau menikah, tapi ah sudahlah, don't play victim, saya hanya ingin bangkit dengan cara -cara elegan. Setidaknya sekarang saya tahu api itu memang panas.Â
Sedih yang teramat dalam saya rasakan adalah ketika saya tidak merasakan apa-apa lagi. Saya bahkan tidak tertarik untuk mengetahui kabarnya, tidak ada hangat yang timbul saat mendengar namanya, bahkan benci yang terasa ketika mengenang masa pahit itu sudah entah dimana. Saya hilang rasa..
Mulai bergerak
Sekecil apapun langkah itu. Aku ingin tetap berjalan. Berjalan lebih jauh. Meninggalkan banyak. Menemukan lebih banyak. Aku mau sampai.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Apa sesuatu yang levelnya lebih tinggi dari ikhlas? Mendoakanmu baik-baik saja dengan dia.
Fermendkis (via mbeeer)
Di saat aku masih berpikir ini bisa diperbaiki, kau malah bersikeras memilih pergi. Padahal aku yakin, ini hanya butuh sedikit sabar yang lebih banyak.
(via mbeeer)
Masih menunggu datangnya hari di mana kau akan mencintai aku sekali lagi.
(via mbeeer)
Berjalan mundur perlahan.
Fade in Time Waktu bisa jadi pembunuh, waktu bisa jadi penumbuh. Tergantung bagaimana kau memanfaatkannya.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Sayang, pada akhirnya kamu sampai pada batas dimana kamu harus memutuskan untuk melangkah maju atau berhenti sampai disini. Pada batas perasaanmu, dan pada batas cintamu. Sayang, kesekian kalinya kita meributkan hal yang sama. Aku hanya tidak bisa memutuskan.
Berhentilah mencari perhatian jika dia telah mencintai wanita lain, percayalah dia tidak akan peduli.