Pelajaran berharga di apapun dan siapapun yang disebut dengan PERTAMA
Mungkin jika saya sendirian bakal menyerah di pos 3 menuju ke pos 4. Tanjakan curam tanpa henti, seolah tiada ujungnya. Pendaki yang turun sih bilangnya, "Bentar lagi kok mas. Semangat" Pendaki yang lain saat ditanya menjawab "3 bukit lagi mas" Hahhh fana sekali. Mana yang benar?
Untung saya tidak sendirian. Melainkan berdua. Dengan teman saya yang pernah melakukan pendakian ke beberapa gunung sebelumnya. Dari awal dia selalu mengingatkan "Nek kesel ngomong yo, santai wae" Sebab saya pendaki pemula. Baru pertama kali ini langsung dihadapkan dengan Gunung Butak. Jalur yang diakuinya panjang.
Di pos 3 pun kami bertemu dengan rombongan lain, yang jumlahnya juga berdua. Tapi dia anak SMA yang tidak pemula-pemula juga. Pernah mendaki beberapa gunung sebelumnya. Persamaannya, kami berempat belum pernah mendaki Gunung Butak ini. "Bareng aja ayo mas, sampai Sabana" Katanya.
Kami mengiyakan. Tiap 10-20 meter nanjak, saya selalu bilang "Sek, leren". Begitu terus sampai jam menunjukkan waktunya adzan Maghrib. "Break Maghrib, leren sek mas" Kami istirahat di jalur yang menghadap jurang didepannya. "Ketmau diikuti Burung Gagak terus kan mulai pos 3?" "Iyo" "Alhamdulillah, niat e apik" Mitosnya begitu katanya.
Estimasi yang diperkirakan sekitar 2 jam, molor menjadi 3 jam. Target yang tadinya tiba di pos 4 Sabana pukul 5 sore, harus rela menjadi pukul 6 sore. Kami langsung mendirikan tenda setibanya di sabana. Dengan ditemani angin yang kencang dan kedinginan.
Esok paginya, kami melakukan summit. Tidak sampai 1 jam lamanya. Lebih enteng karena tidak membawa carrier. Hanya waistbag dan daypack guna membawa bekal dan barang penting.
Akhirnya, berhasil sudah pendakian pertama saya. Iya ya, coba kalau saya menyerah di pos 3 menuju pos 4. Mungkin nggak akan liat indahnya Sabana Gunung Butak, mungkin nggak akan liat lautan awan di puncaknya, dan banyak keindahan lain yang mungkin tidak saya temui.
Berkat saya tidak sendiri, banyak yang akhirnya menguatkan. Seraya berbisik 'hehh bentar lagi nemu indahnya lho, susah bentar gakpapa kok'. Aduh pelajaran berharga sekali. Hidup saya, harus juga seindah pendakian pertama saya. Mungkin sekarang lagi ada di pos 3 menuju pos 4. Tapi bentar lagi kok, bentar lagi dim sampai Sabana, terus puncak, dan lain-lain.
Terimakasih untuk hal-hal pertama di hidup. Terimakasih juga untukmu yang pertama mengajariku apa makna cinta. Eeh. Terimakasih juga buat teman atau siapapun yang selalu mensupport saya di pendakian pertama dan juga di kehidupan ini. Nanti kita nikmatin indahnya Sabana dan puncaknya bareng-bareng ya !!!!