everglow
postingan ini terinspirasi dari salah satu lagu terbarunya coldplay.
pertama denger lagu ini ya biasa aja, tapi ngga tau kenapa kemarin pada saat gue denger lagu ini ko kerasa heartfelt dan heartbreaking. kalau diliat dari liriknya chris martin mungkin curhat banget yaa, soalnya liriknya itu menceritakan tentang suatu hubungan yang harus berakhir. yaa buat gue ini adalah salah satu lagu yang manis (gula kali ya). kenapa gue bilang manis soalnnya di lagu ini mantan istri chris martin (gyweneth paltrow) ikut nyanyi ya walaupun cuman muncul di backsound tapi kannn yaa sweet banget secara walaupun mereka udah pisah tapi tetap menjalin hubungan baik *patut banget dicontoh* karena ngga semua pasangan bisa begitu.
setelah merenung, menimbang dan seterusnya hahahha apalah ini ola bahasanya. ya intinya setelah dipikir-pikir lagi kita terutama gue mesti banget banyak belajar dari kisah pasangan ini dan juga lirik dari lagu everglow, yaitu tentang konsep mencintai dan meninggalkan.saat kita jatuh cinta lalu memutuskan untuk bersama alias menikah, yang tentunya akan melewati momen menyenangkan bersama, sekaligus juga harus bertahan saat menghadapi masa-masa sulit (apapun itu masalahnya). dan di momen tertentu pun krisis atau masalah yang dihadapi akan mengerucut pada dua pilihan, tetap bersama atau meninggalkan semuanya.
emang sih gue belum sampe pada pengalam dalam suatu hubungan pernikahan, tapi bolehlah ya gue berpendapat. *oke kita lanjut lagi* ngga semua pasangan bisa bertahan dalam sebuah badai masalah, ada yang memilih untuk berpisah dan kebanyakan dari keputusan ini adalah mereka menjadi bermusuhan atau bahkan sampai menambah konflik baru seperti seputar urusan pengasuhan anak, atau harta gono gini dll. dan ada pula yang bertahan bahkan sampai berpuluh-puluh tahun, yang pastinya ada alasan dibalik itu semua. selalu ada pengorbanan lebih untuk membayar status quo yang ada. kalau alasannya karena rasa sayang dan pengertian masih masuk diakal.
eeeeeh tapi, banyak juga pasangan yang masih bertahan untuk bersama padahal mereka sering terlibat konflik, seperti bertengkar setiap hari, atauu mungkin terlbat “perang dingin” yang ngga pernah selesai. anehnya mereka itu ngga berniat buat keluar dari konflik itu mereka tetep bareng padahal udah jelas ngga ada lagi kehangatan didalam hubungan itu. dan buat gue hubungan kayak gini bisa dibilang hubungan yang ngga sehat. karena mereka ngga maukeluar dari comfort zone yang sebenernya kalau di pikir-pikir ngga ada nyamannya sama sekali, mereka cuman takut melepas “status” nya berubah, atau lebih kepada merasa nyaman dengan “status” yang ada.
mencintai dan meninggalkan memang dua konsep yang berlawanan. logikanya, saat kamu mencintai seseorang, kamu akan ters berrtahan untuk berada di sisinya. berjuang untuk mendapatkannya walaupun harus bersaing dengan beribu ribu manusia lainnya, tapi di satu waktu kamu pun akan memilih untuk meninggalkannya jika ternyata sudah tidak ada lagi tempat untukmu.
mencintaipun bisa menjadi sesuatu yang semu, sesuatu yang bahkan tidak bisa mereka lihat seperti apa ujungnya. jadi pada akhirnya , huubungan antara manusia sebenarnya semu. ngga ada yang abadi kalau kata noah hehe, lo bisa aja ngarepin seseorang yang nungguin lo di satu jalan,, tapi lo juga harus inget ngga ada jaminan kalau lo sama dia bakal selalu bareng selalu bahagia. kadang berpisah lebih baik daripada tetap bersama jika keduanya hanya saling menyakiti. dan kadang memutuskan buat bertahan selama apapun belum tentu bisa diartikan kalau lo cinta mati sam dia!! dan mereka yang saling mencintai pun harus saling meninggalkan karena merasa berada di jalan yang berbeda.
ya inti dari postingan kali ini adalah, gue respect banget sama perpisahan chris martin dan gwyneth paltrow, dan salut banget karena ternyata hubungan mereka bisa jadi lebih baik setelah tidak lagi hidup bersama
-always lola-
















