Tiba-tiba kangen Bapakk, hmmmm. Kalau inget Bapak pasti inget kebaikannya terus, banyak banget soalnya.
:((
Malam ini tiba tiba inget waktu aku sakit kista, Bapak yang pertama kali sadar kalau leherku bengkak, katanya udah perhatiin dari berhari hari lalu, dan make sure, setelah aku lihat lihat iya juga ya. Akhirnya aku periksa ke dr umum ditemani ibu. Lalu dirujuklah ke dr. spesialis dalam dan ketemu, ternyata kista leher, akhirnya kita tau kalau kista bisa hinggap dimana aja, ga melulu ada di rahim. Jadi hasil akhirnya aku harus operasi, tapi karena itu pertama kali aku sakit berat jadi aku ketakutan dan akhirnya escaping dengan bilang berobat aja dulu.
Akhirnya berlarut larutlah pengobatan tanpa hasil yang signifikan itu, sampai akhirnya aku lihat tagihan obat yang setiap minggu Bapak bayar setelah beberapa bulan, itu hampir sejuta setiap kali kontrol, untuk obat yang enggak semua aku konsumsi karena kebanyakan. Sedih banget karena aku tau ini karena aku yang takut operasi. Akhirnya aku memberanikan diri untuk mengajukan operasi agar cepat beres masalah kista yang semakin membengkak ini. Alhamdulillah, bapak, ibu, dan kakak kakakku senang sekali, ternyata mereka menahan diri buat enggak menekan aku. Hmmmmm. Sedih lagi :((
Berangkatlah kami menuju rumah sakit rujukan di luar kota, dan ternyata aku bisa operasi esok hari karena jalur umum (aku ga punya BPJS btw) kalau harus mengurus BPJS dulu, jadwalnya bisa sampai 2-3 minggu kedepan dengan antrian yang lumayan banyak. Tanpa babibu, ayah dan ibuku langsung menyetujui untuk operasi esok hari.
Belakangan aku tahu kalau uang operasi itu adalah uang tabungan bapak buat beli mobil. :((((
Menjadi anak Bapak dan Ibu adalah anugerah paling besar setelah keimanan dari Allah. Salah satu doa terbesar aku tuh mau bangettt kumpul lagi di syurga bareng Bapak, Ibu. Makanya harus kerja keras banget buat layak karena amal amal mereka udah menggunung ga bisa terlampaui.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيْرًا


















