
pixel skylines
dirt enthusiast
he wasn't even looking at me and he found me

β
Stranger Things

Kaledo Art
Mike Driver
trying on a metaphor
tumblr dot com
Today's Document

oozey mess
we're not kids anymore.

#extradirty

Love Begins
Cosimo Galluzzi

JVL

if i look back, i am lost
h
seen from TΓΌrkiye
seen from United States
seen from Philippines
seen from United States
seen from United States
seen from Malaysia

seen from Germany

seen from United Kingdom
seen from China

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Greece
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
@kopipedas

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Pagi, 18 Juni 2024, sehabis menjemur pakaian, bertemu semanggi berdaun tiga di tepi tembok rumah. Ada yang bilang semanggi berdaun tiga melambangkan cinta, keyakinan dan harapan. Tahun 2024 menghirup udara pagi hingga pagi lagi seperti bertaruh waktu dengan ketiganya. Tentang menafsirkan cinta, tentang mengetuk keyakinan, juga tentang membentangkan harapan. Berat. Sebelumnya juga bersinggungan dengan ketiganya tapi melaluinya sedari awal tahun 2024 cukup berbeda, kali ini betul-betul terasa berat. Padahal 2024 baru di bulan ke enam, tapi luar biasa wahana permainan laga dunia. Memabukkan, memuakkan, betul-betul melelahkan. Lengah sedikit saja bisa jadi menghilangkan rasa sayang pada diri. Menyerah dengan keadaan. Hingga mati menjadi terasa begitu dirindukan, begitu diinginkan
Tuhan.
Cinta, keyakinan, dan harapan akhirnya bertumpu pada Tuhan. Seberapa pun berat dan payah menghadapi kenyataan, ketiganya masih menemukan Tuhan sebagai penolong dan tempat mengadu juga berkeluh pilu. Mata sembab, tubuh gemetar, pedihnya luka, setidaknya reda sejenak dalam lantunan doa juga kucuran air mata.
Naif, tapi tiada mengapa, sebab dengan ini saja sudah cukup melapangkan.
Setelah bertemu semanggi berdaun tiga, mungkin saja nanti akan bertemu semanggi berdaun empat, yang langka dan bercerita tentang keberuntungan.
Peraduan Malam Minggu
Aku melihat mu
Dari kejauhan aku sadar akan dirimu
Sosok tubuh berkaus putih lengan panjang
Kaus berkerah dengan pola garis-garis itu
Pakaian yang kau kenakan pada dekapan pertama untuk ku
Bayang wujudmu berlalu-lalang di seberang
Dan aku hanya mampu mencuri pandang
Tiga menit yang tak ku sengaja
Memalingkan pandang sebab teguran rekan di belakang
Setelahnya kembali ku lanjutkan
Mencuri pandang untuk kali kedua
Sontak, aku terperanjat
Langkah mu begitu cepat
Bukan lagi dari kejauhan
Kau telah tegak berdiri lima jengkal dari ku
Bulir keringat pun pelan-pelan bercucuran
Jantung ini berdegup kencang
Kembang kempis nafas buat ku ingin tumbang
Aku yang tiada pernah menduga-duga
Betapa laju gerak mu sangatlah singkat
Sangatlah dekat
Bertumpu sekian senti dari ujung tatapan ku
Aroma mu, legit dalam indra penciumku
Parfum bermerek asal Perancis milik mu sedari awal buat ku patuh
Semerbak wangi, merasuk utuh
Berhembus kuat, mengikuti rongga nadi ku
Kau berbalik, mengarahkan tubuh itu tepat di depan bola mata ku
Potongan rambut hitam yang khas
Juga sedikit janggut yang belum kau rapikan
Sepasang mata sayu, tampan sekali bersanding dengan hidung mancung mu
Tidak ada yang berubah
Saat senyum itu tersimpul pada ku
Senyuman tipis gaya mu
Ditemani sapaan halus
Berdenting merdu di daun telingaku
Betul-betul tidak ada yang berubah
Aku membeku
Aku terbelalak dalam sudi
Sungguh
Satu hasta pun aku enggan berpaling pada mu
Tatapan ku semakin dalam
Mata ku berbinar
Rona wajah ini bercahaya
Aku jatuh dalam suka yang sama
Pada mu yang pernah bersemi di masa lalu
Tak lama, dinginnya malam menghardik ku
Air mata seketika mengalir
Deras sekali membasahi pipi
Bahagia ku harus terikat sendu
Segala yang tampak kali ini
Sederet tingkah mu detik ini
Seluruh nikmat menatap mu sembunyi-sembunyi kala tadi
Adalah hadiah Tuhan yang disiarkan syahdu dalam bunga tidur ku
Meski susah hati aku melupakan sapa jua manis aroma mu
Meski tersedu-sedu aku mengingat rupa mu
Aku berusaha mengulum terima kasih kepada mu
Sebab telah berkenan mampir sejenak mengisi rindu
Dalam lelap ku di peraduan malam Minggu
Kupu-kupu Paripurna
Gadis kupu-kupu nyatanya tak bersembunyi
Seakan bertemu sekuntum bunga yang merekah
Ia mengepak sayap beraroma mau pada mu lelaki berlagak nabi
Ku jumpai lirikan gadis kupu-kupu saat sepi
Tajam menukik lalu jatuh di mata bulat milik mu
Kau menyambut
Tiada basa-basi gadis kupu-kupu segera menghampiri
Bermanis manja di hadap mu dengan senyum berseri-seri
Kau terpaku
Dalam diam gadis kupu-kupu paripurna menghanyutkan mu
Kau berselimut malu menyimpan rasa
Berusaha biasa pada getar yang kau ucap itu suka
Tampan rupamu buat ia tergila-gila
Anggun mesra gelagatnya buat kau berbunga-bunga
Sempurna laga cinta sepasang manusia
Gadis kupu-kupu terpikat darah biru nan sederhana
Dan kau pun seketika merah merona
Kau sang darah biru terpesona bukan kepalang pada gadis kupu-kupu si remaja kota
Aku menyeringai
Menatap nanar adegan kau dan ia
Sesekali hati ku memekik
Menjadi-jadi sebab tak terima
Mengapa bisa realita ini buatku merana?
Beberapa kali aku hampir terjengkang,
Menyaksikan romansa yang tak pernah ku sangka-sangka
Kisah kau dan ia dalam diorama gila
Memuakkan, menjijikkan
Aku tenggelam di lautan tangis derita
Sedang gadis kupu-kupu tidak pernah tahu apa-apa
Tentang laku sang darah biru yang semena-mena
Menghempas, meremukkan, melumatkan ku tiada bercela
Menikmati sekujur tubuh dan jiwa sembari menoreh lara
Mengapa?
Mengapa harus aku pemeran utama yang tersiksa?
Ku ulangi
Ia, gadis kupu-kupu tidak pernah tahu apa-apa
Bahwa raga mu pernah bersamaku
Menjamah ku
Meraba dengan rinci wujud ku
Menelusuri setiap ujung diri ku
Aku terkoyak
Tercabik dari segala arah
Batin ku luluh lantak
Rusak binasa tertikam kau pisau bermata dua
Lihat dirimu
Bak raja yang tak tertiup angin fatamorgana
Kau sang darah biru tegak berdiri tanpa iba
Mendongak seolah tiada aku yang sengsara
Wahai kau..
Apa masih pantas bersanding dengan gadis kupu-kupu si muda belia?
Gadis rupawan yang tidak pernah tahu apa-apa
Tentang aku yang begitu terluka
Tentang kau yang keji memahat luka

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Terbenam dalam omong kosong darah bangsawan
Memuja-muja pola pikirnya yg menawan
Terperangkap dalam kebodohan
Menjadi budak hingga mau berserah dgn keadaan
Bagaimana puan, sudah terasa begitu menyakitkan?
Puan, ini bukan lagi arena permainan..
Kau telah berada pada wahana penyiksaan
Benih cinta mu telah tersemai dalam kebencian
Puan sudah sadar bukan?
Ia betul-betul tak patut dipertahankan
wajah sudah tak ada rupa
malu hingga tak tahu harus bagaimana
mencari gara-gara adalah kebodohan paling hina
duhai puan mengapa tak pandai berjaga-jaga?
laku mu telah menghembuskan bau
hadiah mu sudah hancur menjadi abu
wahai puan sadarlah
kau bukan berlian puan
kau hanya kerikil yg dikasihani bangsawan
Nyatanya kau bukan berlian
Kau hanya batu jalanan yang dikasihani sang bangsawan
Andai Tuhan takdirkan bertemu, bukanlah suatu masalah kamu berada di kutub utara dan dia di kutub selatan, sebab pertemuan itu pasti akan terjadi. Tetapi, andai bukan takdirnya bertemu, sedekat apapun dan sesering apapun kalian bertukar sapa, tetap tidak akan bertemu, yang ada justru biasanya malah meninggalkan luka.
Menikmati pergantian tahun di rumah saja bersama keluarga.
@jndmmsyhd
Kau tahu?
Aku benci rindu karena mu
Aku benci cemburu karena mu
Aku muak tangisan ini masih bertumpu padamu
Aku ingin membunuh semua rasa ini secepatnya
Aku ingin meng-enyahkan kau dalam hati ini
Ku coba berulang kali
Ku coba sekuat tenaga menjauhi
Nihil
Kau masih saja membayangi ku
Aku lelah
Aku tidak sanggup menahan rasa yang semenyakitkan ini
Ya Tuhan redakan semua ini jika memang bukan dia yang Kau maksud untuk hidup ku

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Betapa nikmat merasakan cinta
Tapi bila begitu menyiksa, meredalah
Tak ada cipta. Luka menyertai cita. Raga berselimut sampah. Basah di pipi terseka. Dan kematian telah menjadi asa.
Aku terhadapmu.
Adalah lakon hidup tersiksa sembari tersenyum.
Mengajak mu bermain dalam pertempuran batinku.
Berdalih ini hiburan.
Padahal aku yang terlahir dalam kebodohan.
Terjerembab pada luka perasaan.
Ku tanam dalam-dalam harapan.
Ku ucap tiada lagi harapan.
Bila pun ada, ku rasa hanya sebutir debu kebajikan.
Ketulusan mu.
Segala pertolongan dan pemberian mu.
Nampaknya hanya wujud rasa iba mu pada ku.
Hujan sore tadi menuntun mu berceloteh aneka rupa pada ku.
Kau terasa biasa bercerita ini itu.
Yang aku benci, dengan semua itu aku cemburu.
Sakit.
Mata ku berair, dadaku sesak dengan segala cerita mu.
Pada nama wanita lain yang kau selipkan di cerita itu, aku cemburu.
Kau tidak tahu.
Sebab ku tunjukkan dalam tawa seolah aku baik-baik saja.
Lara hati yang dulu muncul kembali
Mengapa masih terasa semenyiksa ini?
Tak pernah lagi ku usung harapan menjadi milik mu
Tak pernah lagi ku bermimpi suatu hari kau akan mempersuntingku
Semenjak malam dini hari itu,
Ku coba sembuhkan luka hati yang sampai hari ini belum mampu ku obati sendiri.
Suka dan luka.
Dua cipta yang selalu ingin ku hilangkan.
Meski susah.
Meski buat ku menderita.
Padahal kau tidak tersenyum padaku
Lalu mengapa aku bisa semerekah itu?
Astaga, bodohnya aku
Meski lisan ini menolak berteduh pada rimbun harap kasih mu
Nyatanya hatiku masih menginginkan senyum dan baik laku mu
Kau, masih menjadi telaga haus dahaga ku

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Sungguh, aku ingin menyudahi sesuatu yang kau mulai ini. Tapi mengapa begitu susah?
Beginilah rindu yang berlaku tak adil pada diri. Mengoyak pikiran menyisakan sembilu di hati. Merindu ia yang tak pernah peduli.
Bagaimana rasanya? Pedih, sebab hanya merindu sendiri sambil menyaksikan ia yang belum jua memberi kasih.