Aldi Taher was right "semua orang bingung, yang ga bingung kalau udah di surga"
Dulu SMA bingung pilih jurusan dan kampus buat kuliah. Setelah kuliah bingung mau pilih kerja sesuai passion dan impactful walau gaji dikit atau kerja apa aja yang penting layak dan hidup mapan. Setelah bekerja bingung pilih pasangan, bingung siapin modal buat kehidupan pernikahan. Selanjutnya bingung gimana cara punya anak, cara punya rumah, cara didik anak, dan milih sekolah yang baik buat anak, juga bingung biaya hidup harian bahkan sampai tabungan buat pensiun. Kalau dipikir-pikir, hidup tuh ternyata perpindahan dari kebingungan yang satu ke kebingungan lainnya. Never ending "bingung" 😂
Pada malam-malam yang penat dan hampa, muncul pertanyaan yang menghampiri "apa sih yang dikejar?" Entah bergerak menyelami diri, juga bergerak mengeksplor sekitar. Sampai lah aku di titik ini, yang mencoba mewajari kebingunganku sendiri wkwk. Gapapa bingung, kalau bingungnya bikin diri bergerak mencari jawaban.
Pada akhirnya, kebingungan ini juga yang akan mengantarkanku ke filter nilai hidup yang cocok untuk dijalani dan dihidupi. Tentu saja setelah melewati fase uji coba gagalnya, kepentoknya, nangisnya, dan bingungnya, sampai akhirnya ketemu di titik tenangnya. Oh ya, jawabannya ga harus ketemu saat ini juga, atau ketemu dalam waktu dekat.
Ra, kamu harus belajar untuk tetap mindful di antara berbagai kebingunganmu. Caranya? Fokus pada apa yang kamu kerjakan sekarang, pada berkat yang kamu terima hari ini. Cobalah menjadi detektif dari hidupmu, anggap hidupmu sebagai eksperimen, nanti akan ketemu kok polanya!
Kebingungan tentang masa depan memang perlu dipersiapkan, masa lalu memang menjadi pembelajaran. Tapi jangan sampai masa depan dan masa lalu begitu memenuhi pikiran. Sampai kebingungan untuk sekadar mengambil napas dan menikmati hari.
Ah iya, dari sekian kebingungan, pilihlah konsekuensinya yang paling bisa dijalani. Pilihlah yang menghidupi nilaimu, tidak membuatmu kehilangan diri sendiri. Selalu pilihlah hal yang diridhoi Tuhanmu.
Ditulis saat lagi bingung, direvisi sedikit pada malam ini.
Surabaya, 18 September 2024




















